Sabtu, 20 DESEMBER 2025 • 10:35 WIB

Lazio vs Cremonese di Serie A 2025/26: Duel Panas Perebutan Posisi Enam Besar dan Misi Wajib Curi Poin dari Elang Ibu Kota

Author

Penyerang Cremonese, Jamie Vardy. (REUTERS/Claudia Greco)

INDOZONE.ID - Pekan lanjutan Serie A musim 2025/26 akan dibuka dengan pertarungan sengit yang memiliki implikasi besar bagi peta persaingan papan tengah menuju papan atas. 

Lazio akan menjamu Cremonese di Stadio Olimpico dalam laga yang diprediksi akan berjalan ketat pada Minggu (21/12/2025) dini hari nanti. 

Hanya terpisah dua poin di klasemen sementara, duel ini bukan sekadar perebutan tiga angka, melainkan pertaruhan gengsi untuk menembus zona enam besar kompetisi kasta tertinggi Italia tersebut. 

Bagi Kamu para penggemar sepak bola Italia, laga ini menjanjikan drama taktis antara tim mapan yang sedang mencari konsistensi melawan tim kuda hitam yang penuh kejutan.

Baca juga: Bologna Singkirkan Inter Milan Lewat Adu Penalti, Tantang Napoli di Final Supercoppa Italiana

Momentum Kebangkitan Pasukan Maurizio Sarri

Lazio menatap laga ini dengan kepercayaan diri yang sedang melambung tinggi. 

Pekan lalu, tim berjuluk Biancocelesti ini menunjukkan mentalitas baja dengan meraih kemenangan heroik 1-0 di kandang Parma, meskipun mereka harus bermain dengan sembilan orang di lapangan. 

Hasil tersebut menjadi bukti bahwa anak asuh Maurizio Sarri memiliki karakter petarung yang dibutuhkan untuk bersaing di Eropa. 

Kemenangan itu membawa mereka hanya terpaut tiga poin dari posisi enam besar, sebuah celah yang sangat mungkin ditutup akhir pekan ini.

Namun, tantangan terbesar Lazio musim ini adalah konsistensi. 

Statistik mencatat bahwa Sang Elang Ibu Kota belum pernah meraih kemenangan beruntun sepanjang musim ini. 

Baca juga: Cetak Gol Apik Lawan Brentford, Pep Guardiola Puji Kualitas Rayan Cherki

Lini serang mereka pun masih menjadi sorotan dengan hanya mencetak 17 gol dari 15 pertandingan liga. 

Meski demikian, Stadio Olimpico tetaplah benteng yang angker. 

Lazio tak terkalahkan dalam enam laga kandang terakhir di semua kompetisi, mencatatkan empat kali clean sheet alias nirbobol, yang menegaskan betapa solidnya pertahanan mereka di hadapan pendukung sendiri.

Kuda Hitam yang Jago Tandang Bernama Cremonese

Di sisi lain, Cremonese datang dengan misi bangkit setelah posisinya disalip oleh Lazio akibat kekalahan tipis 1-0 dari Torino pada pekan ke-15. 

Meskipun berstatus sebagai tim promosi, performa tim yang diperkuat kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, musim ini jauh dari kata mengecewakan. 

Mereka duduk nyaman di papan tengah dengan rekor yang sangat seimbang, yakni lima kemenangan, lima hasil imbang, dan lima kekalahan, serta selisih gol yang netral. 

Baca juga: Diminati Barcelona, Alessandro Bastoni Akui Tetap Bahagia di Inter Milan

Berada lebih dekat ke zona Eropa daripada zona degradasi adalah pencapaian yang mungkin tidak terbayangkan oleh fans mereka di awal musim.

Skuad asuhan Davide Nicola ini justru memiliki statistik unik yang bisa menjadi ancaman nyata bagi Lazio. 

Dari total 20 poin yang mereka kumpulkan, 11 di antaranya diraih saat bermain tandang. 

Mentalitas "jago tandang" ini tentu akan menjadi modal berharga saat melawat ke Roma. 

Mereka tidak akan gentar menghadapi tekanan suporter tuan rumah dan siap memanfaatkan setiap celah untuk mencuri poin.

Statistik, Sejarah, dan Duel Pemain Kunci

Jika melihat sejarah pertemuan antara kedua tim, Lazio jelas lebih diunggulkan. 

Baca juga: Siapa pun Pelatih Timnas Indonesia, Fans Butuh Hasil Bukan Proses Lagi

Mereka hanya kalah satu kali dalam delapan pertemuan terakhir melawan Cremonese dan belum pernah menelan kekalahan saat menjamu sang lawan di ajang Serie A. 

Namun, statistik musim ini menunjukkan bahwa laga nanti mungkin akan minim gol. 

Melansir data dari Flashscore, rata-rata gol dalam pertandingan Lazio hanya mencapai 1,87 gol per laga, salah satu yang terendah di liga. 

Meski begitu, waspadai drama menit akhir karena Lazio adalah tim tersubur kedua setelah Inter dalam mencetak gol di atas menit ke-80.

Sorotan pemain akan tertuju pada Matteo 

Cancellieri dari kubu Lazio yang rajin mencetak gol di babak pertama. 

Sebaliknya, Cremonese memiliki penyerang veteran Jamie Vardy yang justru berbahaya di babak kedua. 

Baca juga: Kucurkan Rp12 Triliun, FIFA Naikkan Hadiah Piala Dunia 2026 hingga 50 Persen

Tiga dari empat gol Vardy musim ini tercipta setelah turun minum, seringkali menjadi gol penutup laga. Sayangnya, kedua tim harus tampil pincang. 

Lazio kehilangan Toma Bašić dan Mattia Zaccagni karena skorsing, serta Boulaye Dia dan Fisayo Dele-Bashiru yang berangkat ke Piala Afrika. 

Sementara itu, Cremonese tidak akan diperkuat Martín Payero yang terkena hukuman kartu dan Matteo Bianchetti yang cedera. 

Laga ini dipastikan akan menjadi ujian kedalaman skuad bagi kedua pelatih dalam meracik strategi terbaik demi mengamankan posisi di klasemen.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Flashscore.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU