Senin, 22 DESEMBER 2025 • 18:42 WIB

Manchester United Kalah dari Aston Villa, Roy Keane Sebut Banyak Pemain yang Tidak Mau Bekerja Keras

Author

Leny Yoro gagal menghalau tendangan Morgan Rogers. (REUTERS/David Klein)

INDOZONE.ID - Roy Keane menilai Manchester United terlalu banyak diisi pemain yang tidak mau memberikan kontribusi maksimal di lapangan.

Kritik pedas itu disampaikan menyusul kekalahan Setan Merah saat bertandang ke markas Aston Villa, Minggu (21/12/2025).

Mantan kapten Manchester United tersebut secara terbuka menyoroti performa Leny Yoro dan Diogo Dalot yang dinilai gagal menunjukkan bertanggung jawab dalam kekalahan United di Villa Park.

Baca juga: Diogo Dalot Bangga Bisa Capai 150 Pertandingan Premier League Bersama Manchester United

Kekalahan ini terasa menyakitkan bagi Manchester United. Pasalnya, mereka baru pertama kali tumbang di kandang Aston Villa sejak 1995.

Dua gol Morgan Rogers memastikan kemenangan kesepuluh beruntun bagi tim asuhan Unai Emery sekaligus menjaga posisi Villa di papan atas klasemen Premier League.

Roy Keane Kritik Mentalitas Pemain Manchester United

Meski mengakui kualitas Morgan Rogers, Roy Keane menegaskan bahwa masalah utama Manchester United bukan terletak pada sistem atau kemampuan teknis pemain, melainkan pada mentalitas dan kemauan bekerja keras.

“Kamu bisa saja memiliki talenta terbaik di dunia, tetapi kerja keras adalah hal yang tidak bisa ditawar,” ujar Keane kepada Sky Sports seusai pertandingan.

Baca juga: Dikritik Legenda Klub, Ruben Amorim Akui Performa Manchester United Belum Maksimal

Menurutnya, saat laga berjalan semakin berat, pemain seharusnya memiliki kesadaran untuk berkorban demi tim. Namun hal tersebut justru jarang terlihat dalam skuad Manchester United saat ini.

“Terlalu banyak pemain, termasuk Dalot, yang tidak bekerja cukup keras ketika tim membutuhkannya,” kata Keane.

Dalot dan Yoro Jadi Sasaran Kritik Usai Gol Aston Villa

Diogo Dalot saat berhadapan dengan Ian Maatsen. (Dok. Manchester United)

Dalot dan Yoro mendapat banyak tekanan dari lini depan Aston Villa yang agresif sepanjang laga.

Keduanya juga menjadi sasaran kritik di media sosial setelah dianggap gagal memberikan tekanan kepada Youri Tielemans dalam situasi sepak pojok yang berujung pada gol kedua Morgan Rogers.

Baca juga: Bellingham Marah Saat Diganti Rogers, Tuchel: Masalah Ini Tidak Perlu Dibesar-besarkan

Keane menilai kesalahan tersebut bukan semata soal posisi, melainkan kurangnya kesadaran dalam bertahan.

“Saya tidak akan menyebutnya curang, tetapi mereka jelas tidak melakukan cukup banyak,” tegasnya.

“Setelah pertandingan, saya akan menatap mereka dan bertanya, apakah benar-benar ada niat untuk menghentikan situasi berbahaya itu,” lanjut Keane.

Kekalahan di Villa Park Rugikan MU 

Selebrasi Morgan Rogers setelah mencetak gol di Aston Villa. (REUTERS/David Klein)

Roy Keane juga menyoroti gol pertama Aston Villa yang dinilainya sudah bisa diantisipasi sejak awal.

Saat Rogers menerima bola di sisi lapangan, ancaman sudah terlihat jelas, namun pemain Manchester United gagal membaca situasi.

Baca juga: Ruben Amorim Sudah Tidak Sabar Ingin Melihat Leny Yoro Bermain untuk Manchester United

“Kita semua tahu ada bahaya di sana. Pertanyaannya, apakah mereka tidak menyadarinya?” ucap Keane.

Hasil kekalahan di Villa Park membuat Manchester United gagal mendekati perolehan poin Chelsea dan Liverpool.

Padahal, kemenangan dalam laga tersebut seharusnya membuka peluang bagi tim asuhan Ruben Amorim untuk menempel ketat persaingan menuju posisi empat besar Premier League.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Sky Sports

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU