INDOZONE.ID - Lompat jauh merupakan salah satu cabang olahraga atletik yang mengandalkan kecepatan, kekuatan, serta ketepatan.
Dalam olahraga ini, atlet melakukan lari awalan di lintasan tertentu sebelum menumpukan kaki pada papan lepas landas, dan melompat sejauh mungkin ke arah bak pasir.
Hasil lompatan diukur dari tepi papan tolakan hingga bekas pendaratan terdekat di pasir. Atlet yang mencatatkan jarak terjauh dari lompatan sah dinyatakan sebagai pemenang.
Oleh karena itu, pemahaman mengenai batas jarak awalan dan aturan lompat jauh, menjadi hal yang sangat penting, baik bagi atlet maupun pelajar.
Baca juga: Mengenal Lompat Jauh: Pengertian, Sejarah, Teknik, dan Aturan dalam Atletik
Aturan Lompat Jauh dalam Atletik
Untuk menjaga keadilan dan keseragaman perlombaan, lompat jauh memiliki aturan baku yang diterapkan dalam setiap kompetisi resmi. Mulai dari tingkat daerah hingga internasional.
Batas Jarak dan Lintasan Awalan Lompat Jauh
Dalam kompetisi atletik seperti Olimpiade, lintasan awalan lompat jauh memiliki panjang sekitar 40 meter.
Panjang lintasan ini dinilai cukup untuk membantu atlet mencapai kecepatan maksimal, sebelum melakukan tolakan.
Lintasan awalan biasanya dilapisi permukaan karet sintetis (sama seperti lintasan lari) untuk memberikan daya cengkeram yang baik, dan meminimalkan risiko cedera.
Di ujung lintasan terdapat papan lepas landas yang terbuat dari kayu, atau bahan sintetis dengan lebar 20 sentimeter dan dipasang sejajar dengan permukaan lintasan.
Baca juga: Mengapa Latihan Daya Ledak Penting untuk Atlet Lompat Jauh?
Garis Pelanggaran dalam Lompat Jauh
Salah satu aturan paling menentukan dalam lompat jauh adalah garis pelanggaran.
Atlet dinyatakan melakukan pelanggaran apabila kaki tolakan menginjak atau melewati papan lepas landas. Jika pelanggaran terjadi, lompatan otomatis dianggap tidak sah dan tidak diukur.
Dalam kejuaraan besar seperti Olimpiade, pelanggaran biasanya dipantau menggunakan kamera beresolusi tinggi yang dipasang di sekitar papan tolakan.
Sementara itu, pada kompetisi lokal, sering digunakan plastisin yang diletakkan setelah papan untuk melihat bekas pijakan atlet. Keputusan akhir tetap berada di tangan petugas pertandingan.
Pengukuran Jarak Lompatan
Atlet bebas menentukan titik awal lari awalan selama berada di belakang papan lepas landas. Namun, jarak lompatan tetap diukur dari garis tolakan hingga bekas pendaratan terdekat di pasir.
Karena itu, atlet berusaha melakukan tolakan sedekat mungkin dengan papan lepas landas tanpa melanggar garis pelanggaran agar memperoleh jarak lompatan maksimal.
Jumlah Percobaan dalam Lompat Jauh
Pada kompetisi seperti Olimpiade atau Kejuaraan Dunia, perlombaan lompat jauh diawali dengan babak kualifikasi.
Di babak ini, setiap atlet umumnya mendapat tiga kali kesempatan untuk mencapai jarak minimum yang telah ditentukan.
Pada babak final, delapan atlet terbaik dari hasil tiga lompatan pertama berhak melanjutkan pertandingan dan memperoleh tiga lompatan tambahan untuk menentukan peringkat akhir.
Baca juga: Kisah Atlet Lompat Jauh ASEAN Para Games 2022, Dapat Emas dari 'The Power of Kerokan'
Penentuan Pemenang Lompat Jauh
Selama perlombaan, seluruh lompatan yang sah dicatat oleh juri. Namun, hanya lompatan terjauh dari setiap atlet yang dijadikan dasar penilaian akhir.
Atlet dengan catatan lompatan sah terpanjang dinyatakan sebagai pemenang.
Jika terjadi jarak yang sama, maka lompatan sah terpanjang berikutnya akan digunakan sebagai penentu kemenangan.
Pengaruh Kecepatan Angin
Kecepatan angin juga memengaruhi keabsahan lompatan. Berdasarkan aturan, kecepatan angin tidak boleh melebihi 2,0 meter per detik atau sekitar 7,24 kilometer per jam.
Apabila angin melampaui batas tersebut, hasil lompatan tidak diakui secara resmi.
Baca juga: Lakukan Kesalahan Besar, Atlet Lompat Indah Kanada Hanya dapat Nilai 0,0
Penggunaan Sepatu Lari untuk Lompat Jauh
Sepatu lari cepat sebenarnya boleh digunakan dalam lompat jauh, karena mampu memberikan akselerasi yang baik saat awalan.
Namun, sepatu jenis ini bukan pilihan ideal untuk tolakan dan pendaratan.
Minimnya bantalan serta dukungan di bagian tumit dapat meningkatkan risiko cedera dan menimbulkan ketidaknyamanan, sehingga berpotensi memengaruhi performa atlet.
Jumlah Langkah Awalan Lompat Jauh
Jumlah langkah awalan lompat jauh berbeda-beda tergantung tingkat kemampuan atlet. Atlet profesional umumnya menggunakan sekitar 18 hingga 22 langkah.
Baca juga: Alysha Newman, Atlet Lompat Galah Wakil Kanada di Olimpiade, Si Seksi yang Berprestasi
Atlet tingkat menengah mengambil 14 hingga 18 langkah, sementara pemula biasanya menggunakan 10 hingga 14 langkah.
Jumlah Lompatan dalam Perlombaan Lompat Jauh
Dalam sebagian besar kompetisi kejuaraan, setiap atlet memperoleh enam kali kesempatan melompat.
Namun, atlet dengan hasil terpendek sering kali tersingkir setelah tiga percobaan pertama.
Pada kejuaraan besar, format lomba umumnya terdiri dari babak kualifikasi yang dilanjutkan dengan babak final untuk menentukan pemenang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: World Athletics