INDOZONE.ID - Pelatih Tottenham Hotspur, Thomas Frank komentari soal keputusan Manchester United (MU) yang memecat Ruben Amorim sebagai pelatih.
Diketahui, pemecatan Ruben Amorim sebagai pelatih MU terjadi pada Senin (5/1/2026), atau tepat sehari setelah tim setan merah ditahan imbang 1-1 oleh Leeds United.
Pemecatan Ruben Amorim sebagai pelatih MU tentunya membuat para penggemar tim setan merah terkejut.
Padahal, performa United dibawah kepelatihan Amorim pada musim ini sedang bagus-bagusnya, yang mana klub yang bermarkas di Old Trafford itu kini bertengger di posisi ke-6 klasemen Premier League 2025/26.
Baca juga: Ole Gunnar Solskjaer Bersedia Kembali Latih Manchester United usai Ruben Amorim Dipecat
Namun, menurut kabar beredar pemecatan Amorim terjadi karena adanya konflik dengan direktur sepak bola MU, Jason Wilcox. Belum lagi pernyataan kontroversial Amorim membuat situasi hubungannya dengan Wilcox semakin memanas.
Menurut laporan Sky Sports, dalam pernyataannya seusai laga kontra Leeds United, Amorim mengatakan bahwa ia datang ke Manchester United ingin menjadi manajer bukan sekedar sebagai pelatih kepala.
Namun, pemecatan Ruben Amorim sebagai pelatih Manchester United mendapat sorotan dari Thomas Frank.
Pelatih Tottenham Hotspur itu menilai bahwa Manchester United akan sulit berkembang jika mengganti pelatih atau direktur olahraga di tengah jalan saat kompetisi bergulir.
Baca juga: Alami Patah Tulang Tibia, Josko Gvardiol Terancam Absen Perkuat Kroasia di Piala Dunia 2026
"Sangat sulit mencapai kesuksesan berkelanjutan jika Anda mengganti personel kunci. Seperti pelatih, direktur olahraga," ujar Thomas Frank dalam konferensi persnya yang dikutip dari akun X Fabrizio Romano pada Selasa (6/1/2026).
Tak cuma itu saja, pelatih asal Denmark itu juga menegaskan bahwa untuk menjadi klub terbaik itu harus memiliki keselarasan mulai dari kepemilikan, kepemimpinan dan juga kepelatihan.
Ia pun juga mencontohkan klub-klub seperti Arsenal, Liverpool dan Man City memiliki keselarasan mulai dari kepemilikan hingga kepelatihan.
Baca juga: Petenis Indonesia Janice Tjen Gugur dari ASB Classic 2026: Duel Lebih dari 2 Jam, Ujungnya Kalah!
"Klub-klub terbaik memiliki keselarasan mulai dari kepemilikan, kepemimpinan, dan pelatih seperti Liverpool, Man City, dan Arsenal," tutur pelatih berusia 52 tahun itu menambahkan.
Tentu saja pernyataan Thomas Frank ada benarnya, sebab jika mengganti pelatih di tengah-tengah kompetisi berjalan membuat sebuah tim sulit untuk berkembang.
Tentu saja, dengan dipecatnya Ruben Amorim membuat para pemain Manchester United harus beradaptasi lagi dari awal dengan sistem permainan yang diusung pelatih baru.
Kini manajemen MU menunjuk Darren Fletcher untuk menjadi pelatih interim, dan akan memimpin tim setan merah pada pertandingan pekan ke-21 Premier League melawan Burnley pada Kamis (8/1/2026) pukul 03.15 WIB.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: X @FabrizioRomano