Kamis, 15 JANUARI 2026 • 12:10 WIB

6 Fakta Real Madrid Tersingkir dari Laga Copa del Rey, Albacete Bikin Kejutan dengan Skor 3-2

Author

Real Madrid tersingkir dari Copa del Rey usai dikalahkan Albacete. (REUTERS/Pablo Morano)

INDOZONE.ID - Pagi ini publik sepak bola Spanyol dibuat kaget. Raksasa La Liga, Real Madrid, harus angkat koper lebih cepat di ajang Copa del Rey setelah tumbang dari Albacete dengan skor tipis 3-2.

Padahal, Albacete adalah tim yang saat ini bermain di La Liga 2. Hasil ini terasa makin pahit karena Madrid sebenarnya tampil dominan sepanjang pertandingan, tapi justru kalah efektif dan lengah di momen-momen krusial.

Laga ini juga jadi sorotan karena menjadi debut resmi Alvaro Arbeloa sebagai pelatih Real Madrid. Sayangnya, laga perdana itu langsung diwarnai kekalahan yang bikin dahi Florentino Perez makin berkerut.

Baca juga: 7 Fakta dan Alasan Xabi Alonso Mundur Jadi Pelatih Real Madrid, Ruang Ganti Jadi Sorotan Utama

Albacete Tampil Percaya Diri Sejak Awal

Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Albacete sama sekali tidak terlihat minder menghadapi nama besar Real Madrid. Sejak menit awal, mereka tampil rapi, disiplin, dan berani menekan. Hasilnya terlihat di menit ke-42 ketika Javi Villar sukses membuka keunggulan untuk Albacete.

Gol tersebut cukup mengejutkan Madrid yang sebenarnya lebih banyak menguasai bola. Albacete justru bermain efektif, menunggu celah, lalu memukul di saat yang tepat.

Madrid Membalas, Tapi Tak Bertahan Lama

Menjelang turun minum, Madrid sempat bernapas lega setelah Franco Mastantuono mencetak gol penyeimbang di menit 45+3. Gol ini membuat Madrid kembali percaya diri dan seolah momentum mulai berpihak pada mereka.

Namun, babak kedua justru menjadi mimpi buruk. Albacete tampil makin berani dan memanfaatkan setiap kesalahan kecil yang dilakukan lini belakang Madrid.

Drama Gol dan Lini Belakang Madrid yang Rapuh

Petaka datang di menit ke-82 saat Jefté Betancor kembali membawa Albacete unggul. Madrid sempat mencoba bangkit dan mencetak gol penyeimbang lewat Gonzalo Garcia Torres di menit 90+1. Sayangnya, harapan itu hanya bertahan sebentar.

Di masa injury time, tepatnya menit 90+4, Jefté Betancor kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol keduanya sekaligus memastikan kemenangan dramatis Albacete atas Real Madrid dengan skor akhir 3-2.

Baca juga: Benzema dan Ronaldo Hadir di Tribun, Real Madrid Tetap Pulang Tanpa Trofi Supercopa Spanyol

Real Madrid Tersingkir dari Laga Copa del Rey. (Foto: Instagram @realmadrid)

Statistik Bicara, Madrid Dominan Tapi Tumpul

Jika melihat statistik pertandingan, Madrid sebenarnya sangat dominan. Mereka mencatatkan 75 persen penguasaan bola, berbanding jauh dengan Albacete yang hanya 25 persen. Jumlah tembakan Madrid juga lebih banyak, yakni 18 percobaan, sementara Albacete hanya 13.

Namun, dominasi itu tidak sejalan dengan efektivitas. Albacete justru lebih klinis di depan gawang. Dari enam tembakan tepat sasaran, tiga di antaranya berbuah gol. Sementara Madrid hanya mampu mencetak dua gol dari lima tembakan mengarah ke gawang.

Jumlah tendangan sudut juga menunjukkan dominasi Real Madrid dengan 11 corner, sedangkan Albacete hanya mendapat tiga. Tapi sekali lagi, sepak bola bukan soal statistik semata, melainkan soal siapa yang paling siap memanfaatkan peluang.

Debut Arbeloa Berujung Pahit

Kekalahan ini terasa makin menyakitkan karena menjadi laga perdana Alvaro Arbeloa sebagai pelatih Real Madrid, usai menggantikan Xabi Alonso. Banyak yang berharap era baru bisa dimulai dengan hasil positif, namun kenyataan di lapangan berkata lain.

Arbeloa tampak masih mencari formula terbaik untuk timnya. Transisi dari era Xabi Alonso ke tangannya terlihat belum sepenuhnya matang, terutama di sektor pertahanan yang terlihat mudah goyah saat ditekan balik.

Kekalahan ini juga langsung memicu tanda tanya besar soal kesiapan Madrid menghadapi sisa musim, apalagi jika inkonsistensi seperti ini terus berlanjut.

Florentino Perez Mulai Pusing

Hasil ini jelas bukan kabar baik bagi manajemen Madrid. Gugur dari Copa del Rey oleh tim La Liga 2 tentu menjadi pukulan telak, baik secara prestise maupun mental tim.

Florentino Perez disebut-sebut mulai pusing memikirkan arah proyek Madrid ke depan, terlebih setelah pergantian pelatih yang belum menunjukkan hasil instan.

Tekanan kini ada di pundak Arbeloa dan para pemain senior Madrid untuk segera bangkit dan membuktikan bahwa kekalahan ini hanyalah kecelakaan, bukan cerminan masalah yang lebih besar.

Baca juga: Real Madrid Taklukkan Atletico 2-1 di Piala Super Spanyol, Siap Panaskan El Clasico Lawan Barcelona!

Real Madrid Tersingkir dari Laga Copa del Rey. (Foto: Instagram @realmadrid)

Kekalahan Real Madrid dari Albacete menjadi pengingat bahwa dalam sepak bola, nama besar tidak selalu menjamin kemenangan.

Dominasi penguasaan bola dan statistik mentereng bisa runtuh jika tak dibarengi fokus dan efektivitas.

Bagi Madrid, ini adalah alarm keras di awal era Arbeloa. Sementara bagi Albacete, kemenangan ini akan dikenang sebagai salah satu malam paling bersejarah dalam perjalanan klub mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU