INDOZONE.ID - Pelatih Singapura, Gavin Lee, senang timnya segrup dengan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Singapura tergabung di Grup A bersama Timnas Indonesia, Kamboja, Vietnam, dan pemenang play off antara Brunei Darussalam atau Timor Leste. Grup B berisikan Thailand, Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos.
Bagi Lee, kualitas Singapura akan teruji dengan berada di Grup A. Pengalaman itu jadi persiapan bagus untuk menuju ke Piala Asia 2027.
Ia juga memberi pesan kepada lawan-lawannya di Grup A, bahwa timnya ingin diuji dan dibuat tidak nyaman sepanjang laga.
Baca juga: Manchester City Setuju Datangkan Marc Guehi dari Crystal Palace dengan Biaya Hanya Rp452 Miliar
"Ada beberapa pertandingan yang menarik. Ini tidak mudah, tetapi itu sesuatu yang sudah kami perkirakan sebelum pengundian. Tidak ada grup yang mudah dan kami suka dengan tantangan ini," ujar Gavin Lee, dikutip dari The Straits Times, Sabtu (17/1/2026).
"Sebagai bagian dari persiapan Piala Asia, kami ingin didorong, di uji dan ditempatkan di dalam sesuatu yang tidak nyaman, dan kami mendapatkan itu dengan grup ini," lanjutnya.
Lebih lanjut, Gavin Lee mengatakan tergabung di Grup A bersama Timnas Indonesia merupakan tantangan bagus bagi timnya. Meski begitu, ia menyatakan fokus Singapura akan tertuju pada satu per satu pertandingan, terdekat FIFA Matchday Maret.
Baca juga: India Open 2026 Banjir Kritik: Lapangan Dipenuhi Kotoran Burung hingga Gangguan Monyet
"Bagi kami, ini adalah tantangan yang bagus yang kami nantikan. Tapi, kami akan menjalaninya satu pertandingan demi satu pertandingan. Untuk saat ini, fokus kami adalah pada jendela Internasional bulan Maret mendatang," tutur Gavin Lee.
Kamu harus tahu, Piala AFF 2026 akan digelar pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Menilik kekuatan setiap tim di Grup A, Singapura bukan tim terkuat, melainkan Timnas Indonesia dan Vietnam.
Namun, bukan tidak mungkin, Singapura justru mampu membuat kejutan di Piala AFF 2026. Oleh sebab itu, Timnas Indonesia harus berhati-hati jika tidak mau menelan pil pahit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Straits Times