INDOZONE.ID - Kylian Mbappe baru-baru ini buka suara soal isu keretakan hubungannya dengan Xabi Alonso yang membuat legenda Timnas Spanyol itu hengkang dari kursi kepelatih Real Madrid.
Diketahui, belakangan ini terdapat rumor bahwa adanya keretakan hubungan antara Kylian Mbappe dan Xabi Alonso yang mana puncak konflik keduanya terjadi setelah pertandingan final Supercopa de Espana melawan Barcelona pada 12 Januari 2026 lalu.
Hal tersebut karena Kylian Mbappe terlihat menolak ajakan Xabi Alonso untuk melakukan guard of honour ke Barcelona usai menjuarai Supercopa de Espana, yang mana perintah Alonso tersebut tidak didengar oleh para pemain Real Madrid.
Ditanya soal hubungannya dengan Xabi Alonso dalam konferensi persnya jelang laga Liga Champions melawan AS Monaco, Kylian Mbappe membantah soal isu tersebut. Ia justru mengatakan bahwa hubungannya dengan Alonso baik-baik saja.
Baca juga: Maroko Gagal Juara AFCON Gara-Gara Tendangan Panenka, Apa Itu?
"Kami tidak memiliki masalah dengan Xabi Alonso. Mengatakan bahwa Xabi tidak sukses itu tidak benar," ujar Kylian Mbappe dalam konferensi persnya jelang laga kontra AS Monaco yang dikutip dari akun X Fabrizio Romano pada Senin (19/1/2026).
Lebih lanjut,Kylian Mbappe juga menyebut bahwa Xabi Alonso merupakan pelatih yang fantastis dan menegaskan bahwa ia memiliki hubungan baik dengan pelatih berusia 44 tahun tersebut.
"Dia pergi sebelum gelar juara diraih. Kami hanya kalah di Supercopa bersamanya. Menurut saya, Xabi akan menjadi pelatih yang FANTASTIS. Saya memiliki hubungan baik dengannya," tutur mantan pemain PSG itu menambahkan.
Sebetulnya rumor soal retaknya hubungan antara Xabi Alonso dengan para pemain Real Madrid sudah cukup santer sejak beberapa bulan lalu.
Baca juga: Performa Menurun, Pep Guardiola Bisa Tinggalkan Manchester City Lebih Cepat dari Perkiraan
Menurut sebuah laporan, hal tersebut karena para pemain Real Madrid tidak senang dengan metode kepelatihan Xabi Alonso di Real Madrid.
Puncak dari rumor keretakan hubungan Alonso dengan para pemain Real Madrid saat El Real kalah atas Barcelona di final Supercopa de Espana, yang mana para pemain Real Madrid menolak perintah Alonso untuk melakukan Guard of Honour kepada Barcelona.
Dari hal itulah membuat Xabi Alonso memutuskan mundur sebagai pelatih Real Madrid beberapa saat setelah kekalahan klub pengoleksi 15 trofi Liga Champions itu atas Barcelona di final Supercopa de Espana.
Kini, Real Madrid asuhan Alvaro Arbeloa akan menghadapi AS Monaco di matchday ke-7 Liga Champions pada Rabu (21/1/2026) pukul 03.00 WIB.
Tentu saja, Jude Bellingham dan kolega bertekad untuk meraih kemenangan atas Monaco. Apalagi, mereka baru saja menang 2-0 atas Levante pada akhir pekan kemaren, tentunya hal tersebut menjadi modal berharga bagi Real Madrid.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: X @FabrizioRomano