Kamis, 29 JANUARI 2026 • 17:31 WIB

Mengenal Olahraga Lompat Jauh, Beserta Sejarah dan Teknik Dasar

Author

Atlet lompat jauh Indonesia, Maria Natalia Londa. (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

INDOZONE.ID - Lompat jauh merupakan salah satu olahraga yang mungkin kurang populer di dunia. Olahraga ini merupakan salah satu bagian dari olahraga atletik yang menuntut pada kekuatan dan teknik yang tepat.

Lompat jauh merupakan cabang dari olahraga atletik yang menuntut pada kecepatan dan kekuatan kaki. Selain itu, teknik untuk melompat sejauh mungkin dari titik awal juga penting.

Bahkan, olahraga ini juga sering dipertandingkan di berbagai event olahraga, seperti Olimpiade, Asian Games hingga SEA Games. Bahkan, jlompat jauh juga dipertandingkan khusus di kejuaraan atletik dunia.

Baca juga: Diisukan Gabung Manchester United, Liam Rosenior Tegaskan Cole Palmer Bahagia di Chelsea

Pengertian Lompat Jauh

Ilustrasi olahraga lompat jauh. (Freepik)

Sebelum membahas sejarah olahraga ini, tentunya kita harus paham dulu dengan pengertian lompat jauh. Melansir dari World Athletics, lompat jauh merupakan bagian dari olahraga atletik yang menguji para atletnya dalam melakukan lompatan sejauh mungkin.

Dalam cabang olahraga ini, para atlet akan berlari di lintasan sepanjang 40 meter, kemudian melakukan lompatan di tumpuan sebesar 20 cm. Nantinya, para atlet akan mendarat di atas pasir yang sudah disediakan.

Untuk menjadi atlet lompat jauh yang sukses, kalian memerlukan kombinasi dari berbagai kemampuan fisik.

Adapun, syarat untuk menjadi atlet lompat jauh, yaitu kalian harus memiliki kecepatan di atas rata-rata, kekuatan, kelenturan, dan kelincahan. Tentu saja, semua komponen tersebut harus berjalan seimbang agar bisa menghasilkan lompatan yang baik dan maksimal.

Baca juga: Sejarah Berdirinya FIFA, Beserta Tugas dan Fungsi Bagi Perkembangan Sepak Bola Dunia

Sejarah Lompat Jauh

Olahraga lompat jauh ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang, bahkan olahraga ini sudah ada sejak zaman Yunani Kuno.

Olahraga ini lahir terbilang cukup unik. Sebab, olahraga ini lahir dari kebiasaan manusia zaman dulu yang sering menyebrangi ritangan, seperti sungai maupun jurang.

Di era Yunani Kuno, para atet tersebut memiliki cara unik dalam berlomba. Mereka diwajibkan membawa beban di kedua tangan yang disebut halteres dengan berat sekitar 1 hingga 4,5 kg.

Nantinya, beban tersebut diayunkan untuk meningkatkan momentum. Lalu, para atlet akan melemparkan beban di tengah lompatan untuk menambah dorongan.

Baca juga: Peringkat FIFA Futsal Indonesia Naik Drastis, Tembus 24 Dunia dan 6 Besar Asia!

Kamu harus tahu, olahraga lompat jauh pertama kali diperlombakan di ajang olimpiade modern pada 1896. Akan tetapi, saat itu, baru putra saja. Untuk kategori putri, baru diperlombakan pada 1948 lalu.

Di olahraga ini, ada atlet yang memecahkan rekor dunia. Untuk kategori putra, Mike Powell dari Amerika Serikat yang mencatatkan lompatan sejauh 8,95 meter di Kejuaraan Dunia Atletik di Tokyo pada 1991.

Sementara itu, di kategori putri, ada Galina Chistyakova dari Rusia, dengan lompatan sejauh 7,52 meter yang dicatatkan pada 1988.

Baca juga: Matheus Cunha Terancam Sanksi FA Buntut Ucapan Kasar saat Selebrasi Lawan Arsenal

Teknik Dasar Lompat Jauh

Dalam olahraga lompat jauh setidaknya ada 4 teknik yang wajib kalian kuasai, diantaranya:

1. Awalan (Approach)

Tahapan pertama yang wajib dilakukan dalam olahraga lompat jauh adalah melakukan approach. Sebab, approach merupakan tahapan yang sangat penting untuk melakukan lompat jauh. 

Untuk melakukan ini, kalian harus berlari untuk membangun kecepatan di dalam lintasan sepanjang 40 meter.

Biasanya, para atet akan menggunakan 20-22 langkah dalam lari awalan mereka. Kecepatan lari sangat menentukan hasil lompatan kalian.

Baca juga: Sukses Gilas Korea Selatan 5-0, Hector Souto Bidik Kemenangan Kedua Lawan Kirgistan di Piala Asia Futsal 2026

2. Tolakan (Take-off)

Saat kalian mencapai papan tolakan, kalian harus menempatkan kaki dengan tepat untuk menghasilkan lompatan maksimal.

Posisi kaki harus datar saat menolak dan tidak boleh bertumpu pada tumit. Sebab, itu bisa mengurangi momentum kalian dalam melakukan lompatan.

Untuk mencapai hasil maksimal, sudut tolakan idealnya harus 20 derajat atau kurang. Selain itu, posisi tubuh harus tetap tegak dengan pinggul di dorong ke depan saat melakukan tolakan tersebut.

Baca juga: Arsenal Keok atas Manchester United, Mikel Arteta Siap Bertanggung Jawab Penuh

3. Aksi di Udara (Action in the Air)

Saat berada di udara, kalian perlu untuk mengatur posisi tubuh kalian untuk bisa memaksimalkan jarak. Di fase ini, keseimbangan dan teknik yang tepat sangat penting untuk mencapai hasil maksimal.

Meski tidak bisa menambah jarak di udara, gerakan yang tepat bisa membantu mempertahankan momentum dan mempersiapkan pendaratan yang baik.

Baca juga: Mengenal Shuttle Run: Latihan Lari Bolak-Balik untuk Melatih Kelincahan dan Kecepatan

4. Pendaratan (Landing)

Teknik pendaratan yang baik bisa berpengaruh untuk menambah jarak lompatan kalian. Oleh karena itu, kalian wajib usahakan untuk mendarat dengan dua kaki sejajar dan dorong tubuh ke depan.

Melansir dari laman resmi Olympic, para atlet juga terlihat sering menggunakan gerakan menyapu  dengan lengan Tujuannya adalah membantu menjaga kaki agar tetap terangkat dan mendorong tubuh ke depan saat mendarat.

Itu tadi sobat INDOZONE, ulasan terkait sejarah beserta pengertian dan teknik dasar dalam melakukan olahraga lompat jauh yang wajib kalian ketahui dan juga pelajari.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: World Athletics

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU