INDOZONE.ID - Eddie Howe tegaskan dirinya siap mundur sebagai pelatih Newcastle United apabila tak lagi mampu membawa perubahan positif bagi klub.
Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Eddie Howe di tengah performa buruk Newcastle United di ajang Premier League musim ini.
Diketahui, saat ini The Magpies tercecer di peringkat ke-12 klasemen sementara Premier League dengan koleksi 33 poin dari 25 pertandingan, terbaru mereka kalah atas Brentford dengan skor 2-3 pada akhir pekan kemarin.
Dalam wawancaranya baru-baru ini, pelatih berusia 48 tahun itu menyatakan siap untuk mundur dari jabatannya sebagai pelatih Newcastle United saat ia merasa tidak mampu lagi membawa klub berjuluk The Geordies itu berkembang.
Baca juga: Bukan Kaleng-Kaleng! Ini 5 Penghargaan Individu Paling Bergengsi Sepak Bola
"Apabila suatu saat merasa tidak lagi mampu membawa tim berkembang atau tidak bisa memberikan apa yang dibutuhkan para pemain, saya akan mundur dan memberi kesempatan kepada orang lain," ujar Eddie Howe dalam wawancaranya yang dikutip dari BeIN Sports pada Selasa (10/2/2026).
Newcastle United sendiri saat ini tengah berada dalam tren negatif setelah mereka menelan 3 kekalahan beruntun pada pekan lalu, termasuk kalah atas Brentford pada Minggu (8/2/2026) lalu, yang mana situasi ini membuat jawara Carabao Cup musim lalu itu berada di bawah tekanan jelang laga melawan Tottenham Hotspur pada Rabu (11/2/2026) dini hari nanti.
Howe juga menuntut reaksi dari para pemainnya, tapi ia juga siap bertanggung jawab atas situasi yang dialaminya timnya saat ini.
Jelang laga kontra Tottenham Hotspur, Eddie Howe akui bahwa ia perlu untuk melakukan evaluasi perkerjaannya. Tapi, mantan pelatih Bournemouth itu menegaskan tak ada keraguan sedikitpun atas kapasitasnya sebagai pelatih Newcastle United.
Baca juga: Thomas Frank Tak akan Copot Cristian Romero Sebagai Kapten Tottenham Hotspur
"Karena itulah saya duduk di sini. Bila ada keraguan, saya tidak akan berada di sini, karena klub adalah hal yang paling penting. Saya tidak pernah menempatkan diri saya di atas klub," ujar Eddie Howe melanjutkan.
Howe juga menilai bahwa beberapa pengalaman sulit yang pernah ia alami juga menjadi bekal bagi dirinya untuk menghadapi situasi ini bersama The Magpies.
Kamu harus tahu, Newcastle United sendiri saat ini akan menghadapi jadwal padat. Setelah laga melawan Tottenham Hotspur, mereka akan menghadapi Aston Villa di ajang Piala FA pada akhir pekan ini.
Mereka juga akan melakoni pertandingan dua leg playoff Liga Champions melawan Qarabag, yang mana leg pertama playoff digelar 4 hari setelah laga Piala FA melawan The Villans atau pada Kamis (19/2/2026) mendatang.
Belum lagi, The Magpies akan menghadapi Manchester City di ajang Premier League pada Minggu (22/2/2026) mendatang.
Meski begitu, Eddie Howe meminta timnya untuk menunjukkan semangat kolektif agar bisa membawa Newcastle United bangkit. Ia akui bahwa momentum saat ini tidak berpihak kepada Newcastle namun ia optimis bahwa timnya bisa membalikkan keadaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bein Sports