Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 19:47 WIB

Daftar Lengkap Market Value Klub Liga 1: Persib Bandung Teratas, Diikuti Persija Jakarta!

Author

Beckham Putra merayakan golnya ke gawang Persija Jakarta bersama penggawa Persib Bandung. (ANTARA FOTO/Abdan Syakura)

INDOZONE.ID - Market value klub Liga 1, atau yang kini disebut Super League, dapat menunjukkan kesiapan mereka untuk mengarungi sebuah musim. 

Pada musim 2025/2026, ada empat klub Super League yang memiliki market value atau nilai pasar tembus Rp100 miliar.

Meski memiliki skuad mahal, cuma dua di antara empat klub tersebut yang menempati papan atas. Dua klub lainnya justru berada di papan tengah karena performa tidak konsisten.

Yuk, simak penjelasan selengkap soal market value klub Liga 1, melansir dari Transfermarkt, Rabu (18/2/2026).

Baca juga: Daftar Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Super League: Ada yang Masih 20 Tahun!

Market Value Klub Liga 1

1. Persib Bandung - Rp144,44 Miliar

Pesepak bola Persib Bandung Thom Haye (tengah) pada pertandingan lanjutan BRI Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu (21/12/2025). (ANTARA FOTO/Novrian Arbi)

Daftar ini akan dimulai dengan Persib Bandung yang memiliki nilai pasar Rp144,44 miliar. Diperkuat 12 pemain asing, Persib punya komposisi skuad yang dalam dengan kualitas tidak main-main.

Teranyar, Maung Bandung baru saja mendatangkan mantan pemain Paris Saint-Germain (PSG), Layvin Kurzawa.

Selain pemain asing, Persib juga diperkuat oleh banyak pemain Timnas Indonesia. Sebut saja, Thom Haye, Marc Klok, Eliano Reijnders, dan Beckham Putra.

Komposisi skuad sekarang membawa Persib memuncaki klasemen sementara Super League musim ini. Maung Bandung mengoleksi 47 poin hasil dari 15 kali menang, 2 kali kalah, dan 3 kali menang.

Baca juga: Mauro Zijlstra Datang, Persija Berambisi Kejar Poin Persib di Puncak Klasemen Super League

2. Persija Jakarta - Rp125,58 Miliar

Shayne Pattynama resmi gabung Persija Jakarta. (Instagram/@persija)

Di posisi kedua, ada rival abadi Persib, Persija Jakarta, yang memiliki nilai pasar Rp125,58 miliar. Persija memiliki 11 pemain asing pada musim ini.

Komposisi pemain asing Persija berubah pada bursa transfer musim dingin 2026, dengan masuknya Jean Mota, Paulo Ricardo, dan Alaeddin Ajaraie. Mereka menggantikan Alan Cardoso dan Gustavo Franca.

Selain itu, Persija juga mendatangkan pemain Timnas Indonesia, Shayne Pattynama. Ia bersatu dengan pemain berlabel Timnas Indonesia lainnya di Persija, yaitu Rizky Ridho dan Jordi Amat.

Penambahan pemain di bursa transfer Januari, menunjukkan keseriusan Persija dalam perburuan gelar juara Super League.

Macan Kemayoran kini menempati posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 44 poin. Persija telah meraih 14 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 5 kekalahan.

3. Dewa United Banten FC - Rp106,46 Miliar

Para pemain Dewa United Banten FC merayakan gol. (Instagram/@dewaunitedfc)

Selanjutnya, ada Dewa United Banteng FC yang musim lalu merupakan runner up Liga 1. Kala itu, Dewa United kalah saing dari Persib yang menjadi juara untuk kedua kalinya secara beruntun.

Pada musim ini, Dewa United diharapkan bisa berbicara banyak. Apalagi, Dewa United memiliki skuad mumpuni dengan nilai pasar mencapai Rp106,46 miliar.

Baca juga: Resmi Gabung Persija, Shayne Pattynama Targetkan Juara Super League 2025/2026

Keberadaan 11 pemain asing dari total 30 pemain di skuad musim ini, juga membuat Dewa United diprediksi akan berada di papan atas klasemen sementara.

Namun, Dewa United justru tampil tidak konsisten. Ricky Kambuaya dan kolega bahkan terdampar di posisi 11 klasemen sementara dengan koleksi 27 poin. Dewa United baru menang 8 kali, imbang 3 kali, dan kalah 10 kali.

4. Bali United - Rp100,73 Miliar

Bali United sebelum memulai babak kedua lawan Persija Jakarta. (Instagram/@baliunitedfc)

Seperti Dewa United, Bali United pun tidak bisa berbicara banyak pada musim ini. Padahal, nilai pasar skuad Bali United menyentuh Rp100,73 miliar.

Diperkuat 31 pemain yang 10 di antaranya pemain asing, Bali United justru gagal unjuk gigi. Padahal, Bali United digadang-gadang sebagai salah satu penantang gelar juara Super League pada awall musim ini.

Namun, fakta di atas lapangan hijau justru berkata sebaliknya. Bali United menang 7 kali, imbang 7 kali, dan kalah 7 kali, sehingga mengoleksi 28 poin di posisi ke-10.

Bagi manajemen Bali United dan Dewa United, performa tim tentu jadi perhatian khusus yang harus dievaluasi pada akhir musim ini.

Sementara itu, di bawah keempat tim di atas, ada 14 klub lainnya yang punya nilai pasar di bawah Rp100 miliar. Berikut daftarnya:

  1. PSM Makassar - Rp98,12 miliar
  2. Borneo FC Samarinda - Rp92,73 miliar
  3. PSIM Yogyakarta - Rp87,34 miliar
  4. Persik Kediri - Rp87,08 miliar
  5. Persebaya Surabaya - Rp78,22 miliar
  6. Bhayangkara Presisi Lampung FC - Rp77,09 miliar
  7. Malut United FC - Rp73,87 miliar
  8. Arema FC - Rp73,79 miliar
  9. Persita Tangerang - Rp71,70 miliar
  10. Persis Solo - Rp69,27 miliar
  11. Semen Padang FC - Rp65,79 miliar
  12. Persijap Jepara - Rp63,88 miliar
  13. Madura United FC - Rp61,62 miliar
  14. PSBS Biak - Rp40,41 miliar

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Transfermarkt

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU