Kamis, 19 FEBRUARI 2026 • 20:14 WIB

Gerakan Pemanasan Sebelum Olahraga, Penting atau Tidak?

Author

Ilustrasi gerakan pemanasan. (Freepik)

INDOZONE.ID - Olahraga telah menjadi tren di antara Milenial dan Gen Z, terutama di kota-kota besar Indonesia. Di tengah tren olahraga, banyak orang justru masih memperdebatkan penting atau tidaknya gerakan pemanasan.

Setiap orang punya cara masing-masing dalam berolahraga, termasuk terkait melakukan pemanasan lebih dulu atau tidak.

Bagi beberapa orang, langsung berolahraga tanpa pemanasan jadi pilihan karena lebih hemat waktu. Akan tetapi, ada juga orang yang rela meluangkan waktunya untuk pemanasan lebih dulu, sebelum berolahraga.

Ilustrasi gerakan pemanasan. (Freepik)

Padahal, pemanasan begitu penting dilakukan sebelum berolahraga. Sebab, tubuh butuh adaptasi lebih dulu sebelum melakukan aktivitas yang membutuhkan kekuatan otot.

Baca juga: Ratri Oktila Jadikan APG 2023 sebagai Pemanasan Paralimpiade 2024

Alasan Pemanasan Penting Sebelum Olahraga

Sebelum berolahraga, tubuh perlu diberi tahu untuk bersiap melakukan aktivitas fisik berat. Tanpa pemberitahuan, tubuh akan terkejut jika langsung diajak berolahraga, apalagi dengan intensitas tinggi.

Risiko cedera akan meningkat jika kamu berolahraga tanpa pemanasan. Pemanasan membuat sistem kardiovaskular akan memompa darah dan meningkatkan suhu tubuh, sekaligus mempersiapkan otot untuk beraktivitas.

Pentingnya pemanasan sebelum berolahraga sudah dibuktikan dalam sebuah studi Norwegia pada 2008. Studi tersebut menunjukkan pemanasan dapat menurunkan risiko cedera.

Studi dilakukan dengan mempelajari tingkat cedera pada 1000 pesepak bola wanita yang melakukan pemanasan sebelum latihan, dan 100 pesepak bola wanita yang latihan tanpa pemanasan.

Hasilnya, pesepak bola wanita yang melakukan pemanasan, mengalami lebih sedikit cedera. Cederanya pun lebih ringan ketimbang pesepak bola wanita yang tidak melakukan pemanasan.

Hasil studi tersebut sudah lebih dari cukup untuk menunjukkan betapa pentingnya pemanasan sebelum berolahraga.

Pemanasan Statis dan Dinamis

Sementara itu, ada dua jenis pemanasan yang dikenal secara umum, yaitu pemanasan statis dan dinamis.

Pemanasan statis menahan posisi peregangan selama kurun waktu tertentu, biasanya 30 hingga 90 detik. Peningkatan kelenturan dan kesiapan otot jadi tujuan dari pemanasan statis.

Di sisi lain, pemanasan dinamis melibatkan gerakan aktif dan berulang, menyerupai aktivitas olahraga yang akan dilakukan. Kehangatan otot, sendi, dan tendon, peningkatan rentang gerak, dan persiapan tubuh untuk gerakan dengan intensitas tinggi, jadi tujuan dari pemanasan dinamis.

Menilik penjelasan tersebut, terlihat jelas perbedaan dari pemanasan statis dan dinamis. Pemanasan statis menahan posisi, sedangkan pemanasan dinamis melakukan gerakan berkelanjutan.

Ilustrasi gerakan pemanasan. (Freepik)

Dalam penerapannya, pemanasan statis dilakukan pada masa pendinginan usai berolahraga. Pendinginan penting untuk mengembalikan tubuh ke kondisi rileks usai berolahraga.

Lalu, sebelum berolahraga, pemanasan dinamis jadi pilihan terbaik supaya tubuh siap melakukan aktivitas dengan intensitas tinggi.

Kamu harus tahu, pemanasan statis juga dapat disisipkan sebelum berolahraga jika gerakan yang ingin dilakukan menuntut kelenturan tubuh.

Contoh Pemanasan Sesuai Olahraga

Pemanasan biasanya dilakukan selama 1 hingga 2 menit, bahkan 3 menit. Pemanasan maksimal diharapkan membuat tubuh terhindar dari risiko cedera selama berolahraga.

Pemanasan terbaik melibatkan otot-otot yang akan digunakan dalam olahraga. Oleh sebab itu, gerakan pemanasan mungkin berbeda tergantung olahraga yang akan dilakukan.

Baca juga: Kejuaraan Asia Ajang pemanasan Jelang Thomas-Uber dan SEA Games

Yui, simak contoh pemanasan sesuai olahraga yang akan dilakukan:

  • Berlari: Mulailah dengan jog ringan untuk menghangatkan kaki.
  • Seni Bela Diri: Beberapa tendangan dan pukulan ringan untuk mempersiapkan otot.
  • Latihan Beban Tubuh: Lakukan beberapa gerakan rotasi dasar leher, lengan, badan, dan kaki.
  • Angkat beban: Lakukan beberapa angkatan dengan beban yang sangat ringan.

Kini, kamu sudah tahu betapa pentingnya pemanasan untuk terhindar dari cedera. Jadi, jangan malas pemanasan sebelum olahraga, yah!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Darebee, Resultspt, Amatan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU