INDOZONE.ID - Pelatih Tottenham Hotspur, Igor Tudor minta pemainnya tetap tenang dan fokus setelah timnya diambang degradasi usai kalah atas Crystal Palace pada pertandingan pekan ke-29 Premier League pada Jumat (6/3/2026).
Dalam pertandingan yang digelar di depan pendukungnya sendiri, Tottenham Hotspur harus alami kekalahan 1-3 atas Crystal Palace.
Dalam laga tersebut, Spurs sempat membuka keunggulan melalui Dominic Solanke pada menit ke-34, sebelum Crystal Palace mampu memborong 3 gol di babak pertama melalui brace Ismaila Sarr (40' via penalty, 45+7) dan juga Jurgen Strand Larsen (45+1').
Dalam wawancaranya, Igor Tudor menegaskan bahwa pemainnya harus tetap tenang dan fokus. Ia juga yakin bahwa timnya bisa membalikkan keadaan.
Baca juga: Tren Padel Picu Keluhan Kebisingan, Solusinya Ada di Teknologi Peredam
"Kami harus tetap tenang dan terus bekerja keras. Itu akan mengubah situasi," kata Igor Tudor dalam wawancaranya yang dikutip dari laman resmi Tottenham Hotspur.
Pelatih berusia 48 tahun itu juga merasa optimis bahwa timnya bisa bangkit dan meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya. Apalagi, Tottenham Hotspur juga masih memiliki 9 pertandingan tersisa di Premier League.
"Saya percaya kami mampu mengubah situasi ini," imbuhnya.
Kekalahan atas Crystal Palace, membuat Tottenham Hotspur belum meraih satupun kemenangan di tahun 2026. Dari 11 pertandingan terakhir, The Lilywhites alami 7 kekalahan dan sisanya berakhir imbang.
Baca juga: UEFA Tegaskan Rencana Laga Finalissima Spanyol vs Argentina di Qatar Masih Berlanjut
Situasi tersebut membuat Spurs semakin tenggelam menuju jurang degradasi. Pasalnya, mereka kini berada di posisi ke-16, dengan koleksi 29 poin, dan hanya berselisih satu poin dengan West Ham United yang berada di peringkat ke-18 atau zona degradasi dengan koleksi 28 poin.
Igor Tudor, yang baru tangani Tottenham Hotspur pada pertengahan Februari lalu mengaku kecewa dengan kekalahan atas Crystal Palace.
Ia juga menilai bahwa timnya sudah bermain bagus pada laga melawan The Eagles dan unggul lebih dulu melalui gol Dominic Solanke pada menit ke-34. Kendati begitu, kartu merah yang diterima Micky van de Ven justru merubah jalannya pertandingan.
Baca juga: Kalah atas Crystal Palace, Dominic Solanke Sebut Tottenham Hotspur Gak Punya Alasan Lagi
Meskipun Tottenham Hotspur kembali meraih hasil minor, tetapi mantan pelatih Juventus itu tidak melimpahkan tanggung jawab kepada pemain. Ia justru menegaskan bahwa skuadnya telah menunjukkan performa maksimalnya.
"Pada akhirnya, kunci dalam sepak bola adalah bertahan dengan baik dan jangan membuat kesalahan. Anda bisa mencetak satu atau dua gol, tetapi yang paling penting adalah tidak melakukan kesalahan," kata Tudor menutup wawancara.
Kamu harus tahu, Tottenham Hotspur sempat menghabiskan satu musim di divisi kedua pada tahun 1950 lalu, sebelum mereka menjadi pendiri sekaligus anggota tetap Premier League sejak tahun 1992.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Tottenhamhotspur.com