INDOZONE.ID - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola sebut bahwa peluang timnya untuk membalikkan keadaan di leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Real Madrid sangatlah tipis.
Diketahui, Manchester City baru saja alami kekalahan 3-0 atas Real Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada Kamis (12/3/2026) dini hari di Santiago Bernabeu.
Dalam pertandingan tersebut, ketiga gol Real Madrid dicetak oleh Federico Valverde hanya dalam kurun waktu 22 menit saja di babak pertama.
Kekalahan tersebut membuat peluang Manchester City untuk lolos ke babak perempat final Liga Champions menipis menjelang pertandingan leg kedua di Etihad Stadium pada pekan depan.
Baca juga: 5 Fakta Pertandingan Real Madrid Bungkam Manchester City dengan Skor 3-0, Valverde Cetak Hattrick!
Kendati begitu, The Citizens diberikan sedikit harapan setelah Gianluigi Donnarumma sukses menepis tendangan penalti Vinicius Jr pada menit ke-59.
Namun dalam wawancaranya setelah pertandingan, Pep Guardiola mengatakan tidak terlalu berharap banyak dengan peluang Manchester City ke babak perempat final Liga Champions.
Kendati begitu, Pep Guardiola akan mengevaluasi permainan City melawan Real Madrid dini hari tadi.
"Sekarang, tidak terlalu banyak. Tentu saja kami akan mencoba. Kami akan membaca apa yang perlu diperbaiki dan lebih aktif di sepertiga akhir lapangan, dan kami akan berusaha," kata Pep Guardiola saat ditanya soal peluang Manchester City lolos ke babak perempat final Liga Champions yang dikutip dari ESPN.
Baca juga: Presiden RFEF Desak UEFA dan CONMEBOL untuk Segera Ambil Keputusan Terkait Pertandingan Finalissima
Menjelang pertandingan kontra Real Madrid, Guardiola mengatakan ada perubahan dalam susunan pemain City. Benar saja, ia menepati janjinya dengan memainkan Jeremy Doku, Savinho dan Abdukodir Khusanov sebagai starter.
Tak hanya itu saja, ia juga memindahkan Nico O'Reilly dari lini tengah ke bek kiri, dan pemain berusia 20 tahun itu melakukan blunder yang berujung pada gol pertama Valverde.
Guardiola juga mengganti Savinho pada babak pertama, saat timnya tertinggal 3-0 atas Real Madrid, setelah itu pelatih asal Catalan tersebut terpaksa membela pemilihan pemainnya itu.
"Sudah berapa kali Nico O'Reilly bermain sebagai bek kiri musim ini? Berapa kali?" ujar pelatih berusia 54 tahun itu.
Baca juga: Daftar Pemain Terpendek di NBA Sepanjang Sejarah, Nomor 1 Tingginya Cuma 160 Cm
"Satu-satunya penyesuaian adalah Khusanov di area itu karena Vinícius datang ke area tersebut dan Anda harus mengendalikannya," lanjutnya.
Guardiola juga mengatakan bahwa ia pernah merotasi pemain saat melawan Newcastle United, dengan 11 pemain berbeda.
"Saya pernah melakukan rotasi di Newcastle dengan 11 pemain berbeda dan itu baik-baik saja, jadi pahami maksud saya," ujar Guardiola memaparkan.
Baca juga: Kyle Walker Resmi Umumkan Pensiun dari Timnas Inggris
"Sebagian dari strategi ini adalah agar pemain sayap mencoba mengoper bola kepada lawan dan pemain di lini tengah berada di posisi-posisi tertentu untuk mendekati kotak penalti, mengontrol bola ke penyerang utama dan penyerang kedua dengan pemain berpengalaman dan cepat di belakangnya," kata mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu menutup sesi konferensi pers.
Manchester City akan menjamu Real Madrid di Etihad Stadium pada pertandingan leg kedua Liga Champions pada Rabu (18/3/2026) mendatang.
Namun, sebelum laga leg kedua, Manchester City akan menghadapu West Ham United terlebih dulu di ajang Premier League pada Minggu (15/3/2026) pukul 03.00 WIB.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ESPN