INDOZONE.ID - Penampilan kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes bersama Ajax Amsterdam musim ini, masih mendapatkan kritikan dari legenda Ajax, Wim Kieft, baru-baru ini.
Kritikan Wim Kieft terhadap penampilan Maarten Paes, disampaikan setelah Ajax alami kekalahan atas FC Twente pada pertandingan pekan ke-29 Eredivisie pada Minggu (5/4/2026) lalu.
Sebab pada laga tersebut, klub ibukota Belanda ini menelan kekalahan 1-2 atas Twente.
Dalam analisisnya baru-baru ini, Wim Kieft menilai, Maarten Paes masih gagal untuk memainkan peran sebagai kiper yang mampu melakukan build-up dari belakang.
Mantan pemain berusia 63 tahun itu juga merasa heran, dengan Maarten Paes yang selalu memberikan umpan kepada Josip Sutalo.
Ia menilai, permainan Ajax pada pertandingan tersebut sangat mengerikan.
Baca juga: Daftar 7 Bek dengan Rekor Gol Terbanyak yang Sulit Disamakan oleh Pemain Era Sekarang
"Ajax benar-benar mengerikan. Mereka (Paes-Sutalo) terus melakukan ini (build-up) di Ajax. Paes terus memberikan umpan-umpan kepada Josip Sutalo. Saya benar-benar tidak mengerti apapun tentang itu," kata Wim Kieft, dikutip dari NOS pada Rabu (8/4/2026).
Dalam laga kontra Twente pada akhir pekan lalu, Maarten Paes mencatatkan statistik yang kurang mentereng. Ia hanya mendapatkan rating 6,5 dari situs SofaScore.
Sepanjang pertandingan tersebut, kiper berusia 27 tahun ini hanya mampu melakukan 3 penyelamatan saja. Tidak hanya itu, Paes juga memiliki presentase akurasi umpan sebesar 74 persen.
Sementara rekan Maarten Paes, Josip Sutalo, juga diberi rating 6,5 oleh situs SofaScore. Bek asal Kroasia ini mampu memberikan 7 defense contribution.
Ia mampu melakukan 3 inteceptions, 3 clearances dan melakukan 1 blok tembakan.
Baca juga: Jadwal Moto3 2026: Kapan Veda Ega Pratama Unjuk Gigi Lagi?
Dalam pertandingan yang digelar di Johan Cruijff Arena itu, satu-satunya gol Ajax dicetak oleh Wout Weghorst pada menit ke-32.
Sementara kedua gol FC Twente dicetak oleh Ramiz Zeerowski (18'), dan juga Bart van Rooij (79').
Kekalahan atas FC Twente membuat Ajax masih tertahan di posisi kelima klasemen Eredivisie dengan koleksi 48 poin.
Pada pertandingan berikutnya, Ajax akan menghadapi Heracles Almelo pada Minggu (12/4/2026) pukul 02.00 WIB.
Tentu, laga kontra Heracles Almelo akan menjadi momen kebangkitan Ajax. Klub berjuluk De Godenzonen ini berambisi untuk meraih kemenangan demi lolos ke kompetisi Eropa musim depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: NOS