INDOZONE.ID - Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memuji Lamine Yamal yang telah memberikan penampilan terbaiknya meski kalah 0-2 dari Atletico Madrid di leg I perempat final Liga Champions 2025/2026, pada Kamis (9/4/2026), dini hari WIB.
Dalam pertandingan tersebut, Lamine Yamal sempat menciptakan 1 peluang emas dan mencatatkan 3 umpan kunci.
Meski Lamine Yamal, Hansi Flick tetap puas dengan penampilan pemain Timnas Spanyol itu. Hal tersebut diungkapkan pelatih Jerman itu dalam wawancaranya setelah pertandingan di Camp Nou.
"Lamine frustrasi. Dia menampilkan pertandingan yang fantastis dari awal hingga akhir, baik dalam bertahan maupun menyerang," ujar Hansi Flick, dikutip dari akun X Fabrizio Romano.
Baca juga: Sudah Main 6 Pertandingan Bersama Ajax, Penampilan Maarten Paes Masih Tuai Kritikan
Flick juga mengimbau para penggemar untuk mendukung Lamine Yamal. Baginya, Lamine Yamal yang baru 18 tahun, mampu menunjukkan permainan kelas dunia.
"Itu luar biasa. Seperti yang saya katakan kemarin, dia baru berusia 18 tahun. Bagi saya, dia memberikan penampilan yang LUAR BIASA. Kita harus mendukungnya, itu yang terpenting," tutur mantan pelatih Bayern Munchen dan Timnas Jerman itu.
Selain itu, Flick juga menilai Lamine Yamal akan menjadi pemain terbaik sepanjang sejarah sepak bola Spanyol. Apalagi, Lamine Yamal punya banyak waktu untuk memberikan yang terbaik bagi Barcelona dan Timnas Spanyol.
"Lamine baru berusia 18 tahun, ayolah…dan untuk negaramu, dia akan menjadi salah satu pemain terbaik dalam SEJARAH," jelas Flick.
Baca juga: Daftar 7 Bek dengan Rekor Gol Terbanyak yang Sulit Disamakan oleh Pemain Era Sekarang
Sementara itu, Barcelona kalah karena gol-gol dari Julian Alvarez (45') dan juga Alexander Sorloth (70'). Di leg II, Lamine Yamal dan kolega harus berjuang lebih keras untuk bisa membalikkan kedudukan. Barcelona dijadwalkan akan menghadapi Atletico Madrid di Wanda Metropolitano, pada Rabu 15 April 2026.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: X @FabrizioRomano