Kebelet Pipis di Tengah Pertandingan: Aksi Nekat Bintang Lapangan Hijau dan Aturan Tegas FIFA
INDOZONE.ID - Sepak bola profesional menuntut fokus, stamina, dan kedisiplinan selama 90 menit penuh di atas lapangan hijau. Namun, sehebat apa pun taktik seorang manajer, ada satu hal tak terduga yang tidak bisa ditahan oleh siapa pun: "panggilan alam".
Banyak kejadian unik dan konyol di luar urusan cetak gol yang terekam kamera, salah satunya adalah momen ketika para pemain harus menahan hasrat untuk buang air kecil (pipis) atau bahkan buang air besar saat pertandingan masih bergulir panas. Sebagian ada yang meminta izin dengan tertib, namun tak sedikit yang mengambil "jalan pintas" dengan aksi nekat di pinggir lapangan.
Berikut adalah deretan kisah pesepakbola dunia yang tak kuasa menahan panggilan alam, serta bagaimana aturan resmi sepak bola (FIFA) menyikapi momen darurat ini.
Baca juga: Top 5 Kiper dengan Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Sepak Bola
Deretan Pesepakbola yang Tunduk pada 'Panggilan Alam'
Kejadian kebelet di tengah lapangan menimpa pemain dari berbagai kasta kompetisi, mulai dari liga amatir, Liga Champions, hingga Piala Dunia. Berikut adalah beberapa kasus yang paling legendaris:
1. Sergio Ramos (Real Madrid vs Eibar, 2018)
Mantan kapten Real Madrid ini tiba-tiba berlari meninggalkan lapangan pada menit ke-73 saat kedudukan imbang 1-1. Sontak, aksinya membuat banyak pihak bingung karena jatah pergantian pemain Madrid sudah habis. Sekitar lima menit berselang, Ramos kembali bermain dan membawa timnya menang 2-1.
Selepas laga, pelatih Zinedine Zidane secara blak-blakan membeberkan alasannya. "Dia pergi ke toilet. Dia sedikit buang air di celananya," ujar Zidane santai.
2. Max Crocombe (Bradford Park Avenue vs Salford City, 2017)
Penjaga gawang Salford City ini terpaksa menerima pil pahit berupa kartu merah pada menit ke-88. Alasannya? Ia nekat buang air kecil di samping gawangnya sendiri. Meski sudah diperingatkan berulang kali untuk menahan dorongan tersebut, Crocombe tak tahan lagi dan akhirnya tertangkap basah oleh asisten wasit. Ia pun meminta maaf secara terbuka seusai laga karena merasa mencederai nilai sportivitas.
3. Jens Lehmann (Stuttgart vs Unirea Urziceni, 2009)
Dalam laga krusial babak penyisihan grup Liga Champions, kiper asal Jerman ini melakukan aksi nekat nan cerdik. Ia melompati papan iklan elektronik (A-board) di belakang gawangnya, kemudian berjongkok untuk membuang air kecil saat pertandingan masih berlangsung! Hebatnya, ia berhasil kembali menjaga gawang tepat sebelum serangan balik lawan masuk ke area pertahanannya. Lehmann beruntung karena wasit tidak melihat kejadian tersebut sehingga ia selamat dari hukuman kartu.
4. Ronaldo Luis Nazario (Brasil vs Hungaria, Olimpiade 1996)
Sang fenomena asal Brasil ini juga pernah tak kuasa menahan kantung kemihnya. Pada laga Olimpiade 1996, tepat saat menanti perayaan gol balasan dari Hungaria, Ronaldo terlihat duduk di tengah lapangan. Dengan bantuan Rivaldo yang berdiri menutupi, serta menggunakan bola untuk menutupi alat vitalnya, Ronaldo dengan tenang mengeluarkan air seninya di atas rumput lapangan Orange Bowl tanpa disadari banyak pihak hingga rekaman videonya viral bertahun-tahun kemudian.
5. Fabien Barthez (Marseille vs Inter Milan, 2004)
Kejadian menggelitik juga pernah menimpa mantan penjaga gawang Manchester United, Fabien Barthez. Pada bulan April 2004, saat membela Marseille melawan Inter Milan di babak perempat final UEFA Cup, Barthez tertangkap kamera dengan santai membuang air kecil di atas lapangan. Momen ini terjadi di Stadion Velodrome yang saat itu disaksikan oleh sekitar 60.000 penonton. Menariknya, Barthez lolos dari hukuman kartu. Bahkan, sebagian besar penonton di stadion justru melewatkan aksi konyol tersebut karena pandangan mereka sedang fokus melihat tim Marseille yang tengah gencar menyerang gawang Inter Milan di sisi lapangan yang lain.
Baca juga: Gak Cuma Jago Gocek! 5 Bintang Sepak Bola Ini Punya Gelar Master hingga Doktor
Selain keenam nama di atas, masih banyak pemain lain yang mengalami hal serupa. Sebut saja Gary Lineker yang buang hajat di lapangan pada Piala Dunia 1990, Eric Dier yang berlari ke toilet hingga dikejar oleh Jose Mourinho di ajang Carabao Cup 2020, hingga Fernando Navarro yang nekat buang air kecil di dalam botol air minum saat duduk di bangku cadangan Sevilla.
Bagaimana Pandangan Aturan Resmi FIFA (IFAB)?
Banyak penonton bertanya-tanya: Apakah ada aturan khusus dari FIFA mengenai pemain yang kebelet di tengah pertandingan?
Secara spesifik, Laws of the Game yang dirumuskan oleh IFAB (Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional) tidak memiliki klausul khusus berjudul "Aturan Buang Air". Namun, tindakan ini diatur secara ketat melalui Hukum Ke-3 (The Players) dan Hukum Ke-12 (Fouls and Misconduct).
Berikut adalah pandangan dan sanksi dari pemangku olahraga terkait insiden ini:
1. Meninggalkan Lapangan Tanpa Izin (Kartu Kuning)
Seorang pemain dilarang keras meninggalkan lapangan permainan tanpa izin eksplisit dari wasit utama. Jika seorang pemain tiba-tiba berlari ke lorong stadion (seperti yang dilakukan Eric Dier atau Sergio Ramos) tanpa memberi tahu wasit, mereka bisa dikenakan hukuman Kartu Kuning atas pelanggaran prosedur.
2. Perilaku Tidak Sportif (Kartu Merah Langsung)
Jika seorang pemain nekat buang air kecil di atas lapangan, di pinggir lapangan, atau di area teknis (seperti kasus Max Crocombe), wasit berhak mengeluarkan Kartu Merah langsung. Tindakan ini dikategorikan sebagai Unsporting Behaviour (perilaku tidak sportif) atau masuk dalam ranah Offensive, insulting or abusive action (tindakan yang menyinggung, menghina, atau melecehkan). FIFA dan otoritas liga memandang tindakan buang hajat di tempat terbuka sebagai hal yang merendahkan martabat olahraga dan melanggar etika publik.
3. Prosedur yang Benar
Jika seorang pemain benar-benar berada dalam kondisi darurat medis atau tak kuasa menahan panggilan alam, mereka harus memberi tahu wasit. Wasit biasanya akan mengizinkan pemain menuju toilet di ruang ganti. Konsekuensinya, tim tersebut harus bermain dengan 10 orang untuk sementara waktu. Pemain baru diizinkan masuk kembali ke lapangan hanya setelah mendapat isyarat dari wasit ketika bola sedang tidak dalam permainan (out of play).
Meskipun terlihat sebagai momen yang mengundang gelak tawa, aksi darurat buang hajat di lapangan memiliki risiko regulasi yang sangat tinggi. Bagi para pesepakbola profesional, menjaga keseimbangan hidrasi sebelum kick-off ternyata sama krusialnya dengan menghafal taktik pelatih!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber