INDOZONE.ID - Klub Bundesliga, Bayern Munich baru saja memecahkan rekor gol di Bundesliga usai mereka meraih kemenangan telak atas St. Pauli di spieltag ke-29 Bundesliga pada Sabtu (11/4/2026) malam WIB.
Dalam pertandingan di Millemtor-Stadion, Hamburg, Bayern Munich sukses mengalahkan tim papan bawah St. Pauli dengan skor 5-0. Kemenangan ini membuat tim Bavarians memecahkan rekor gol Bundesliga dalam satu musim.
Dalam pertandingan tersebut, kelima gol Bayern Munich dicetak oleh Jamal Musiala (9'), Leon Goretzka (53'), Michael Olise (54'), Nicolas Jackson (65') dan Raphael Guerreiro (89').
Kemenangan telak atas St. Pauli membuat Bayern Munich memecahkan rekor gol Bundesliga dalam satu musim dengan 105 gol di Bundesliga.
Dalam laga tersebut, Jamal Musiala sukses membuka keunggulan bagi Bayern Munich pada menit ke-9, yang mana golnya tersebut menyamakan rekor 101 gol milik Bayern di musim 1971-72 saat Franz Beckenbauer masih memperkuat klub asal Munich itu.
Baca juga: Arsenal Takluk dari Bournemouth, Mikel Arteta: Ini Pukulan Telak Buat Kami!
Sementara itu, pada menit ke-53 Leon Goretzka mencetak gol ke-102 bagi Bayern Munich, yang mana gol tersebut menjadi pemecah rekor.
Satu menit berselang tepatnya menit ke-54, Michael Olise berhasil mencetak gol ke-103 bagi Bayern Munich, disusul dengan gol Nicolas Jackson pada menit ke-65 yang menjadi gol ke-104 Bayern di liga, hingga akhirnya pada menit ke-89 Raphael Guerreiro mencetak gol kelima pada pertandingan tersebut, sekaligus mencetak gol ke-105 bagi tim besutan Vincent Kompany di liga.
Dengan pertandingan Bundesliga menyisakan 5 laga lagi, tentunya Bayern Munich berpeluan untuk melampaui rekor Manchester City yang mampu mencetak 106 gol di Premier League musim 2017/18, atau bahkan melampaui rekor gol milik Real Madrid pada musim 2011/12 yang mencetak 121 gol di La Liga.
Tentunya mengejar salah satu target tersebut akan lebih mengesankan, karena Bayern Muncih memiliki 4 pertandingan lebih sedikit, berkat jadwal Bundesliga yang terdiri dari 34 pertandingan.
Rekor gol terbanyak di 5 liga top Eropa sendiri hingga kini masih dipegang oleh Torino di Serie A dengan catatan 125 gol dalam satu musim, yang mana mereka melakukannya pada musim 1947/48 dalam 40 pertandingan.
Baca juga: Alvaro Arbeloa Pede Real Madrid Bisa Comeback dari Bayern Munich Di Leg Kedua
Dalam wawancaranya setelah pertandingan, pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany mengatakan bahwa sudah selayaknya Leon Goretzka mencetak gol pemecah rekor tersebut.
"Saya bilang kepada tim, jika ada satu orang yang percaya pada momennya, itu adalah Leon [Goretzka]," kata Vincent Kompany dalam wawancaranya seusai pertandingan.
"Fakta bahwa dia memecahkan rekor gol itu memang khas dirinya karena dia selalu percaya pada dirinya sendiri. Bagi saya, dia adalah contoh yang bagus bagi para pemain," lanjutnya.
Kompany juga akui ia sempat berbicara dengan legenda Bayern Munich, Uli Hoeness untuk membicarakan timnya untuk memecahkan rekor gol tersebut. Apalagi, rekor gol tersebut sudah bertahan cukup lama sampai akhirnya klub yang bermarkas di Allianz Arena itu mampu memecahkan rekor tersebut di bawah asuhan mantan kapten Manchester City itu.
Baca juga: Masalah Selesai, 4 Pemain Timnas Indonesia Bisa Main Lagi di Belanda
"Saya sangat senang karena kemarin saya berbicara dengan Bapak Hoeness tentang bagaimana kita hampir mencapai rekor ini. Rekor ini telah bertahan begitu lama, yang membuatnya semakin menyenangkan karena sekarang kita telah mengklaimnya," ujar Kompany menjelaskan.
"Secara umum, yang saya anggap bagus adalah tim kami selalu berusaha mencetak gol. Itulah ciri khas FC Bayern dan juga tim kami. Saya rasa para pemain harus bangga akan hal itu -- tetapi tentu saja, kami akan terus maju," tuturnya lagi.
Sebelumnya, Bayern Munich telah memecahkan rekor di 5 liga top Eropa, yang mana mereka mampu memenangkan 14 pertandingan pertama mereka. Menariknya, selama periode tersebut Bayern menjadi klub tercepat di Bundesliga yang mampu membukukan 50 gol.
Meskipun, Bayern Munich cukup superior musim ini, tetapi Vincent Kompany tetap rendah hati. Ia menegaskan bahwa Bayern Munich asuhannya itu belum bisa disebut sebagai tim terbaik sepanjang sejarah.
Baca juga: Profil Timnas Uzbekistan: Tim Peserta Piala Dunia 2026 yang Berpotensi Jadi Kuda Hitam
"Tidak, saya pikir standar yang ditetapkan untuk klub ini, untuk tim ini, sangat, sangat tinggi," tutur Kompany menambahkan.
"Tidak, lihat, kami berada dalam fase yang baik. Setiap pertandingan sangat penting saat ini, jadi kami fokus pada itu dan jika kami mencetak rekor, itu bagus, tetapi kami memiliki pertandingan besar pada hari Rabu, jadi itulah satu-satunya fokus kami sekarang," tutupnya.
Bayern Munich sendiri selanjutnya akan menghadapi Real Madrid di leg kedua perempat final Liga Champions pada Kamis (16/4/2026) mendatang, yang mana saat ini Harry Kane dan kolega unggul 2-1 atas Real Madrid di leg pertama.
Menjelang laga tersebut, di laga melawan St. Pauli tadi malam, Kompany mengistirahatkan beberapa pilar pentingnya seperti Harry Kane hingga Aleksandar Pavlovic.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ESPN