Sabtu, 18 APRIL 2026 • 19:00 WIB

Imbang Lawan Blackburn Rovers, Coventry City Resmi Kembali ke Premier League Setelah 25 Tahun Absen

Author

Perayaan skuad Coventry City usai memastikan promosi ke Premier League (REUTERS)

INDOZONE.ID - Coventry City baru saja alami malam bersejarah usai memastikan tiket promosi ke Premier League Setelah bermain imbang 1-1 melawan Blackburn Rovers pada pekan ke-43 Divisi Championship yang digelar pada Sabtu (18/4/2026) dini hari tadi.

Hasil imbang melawan Blackburn Rovers sudah cukup membawa Coventry City kembali ke Premier League pertama kalinya dalam 25 tahun.

Coventry City sendiri merupakan klub anggota pendiri Premier League pada musim 1992/93 lalu, namun mereka belum pernah kembali lagi ke divisi teratas sepak bola Inggris sejak mereka terdegradasi pada musim 2000/01 lalu.

Kini, klub asal West Midlands itu telah memastikan promosi ke Premier League setelah mereka menjalani musim yang fenomenal di divisi Championship dibawah kepelatihan Frank Lampard.

Coventry City sendiri hanya membutuhkan hasil imbang melawan Blackburn Rovers untuk memastikan tiket promosi ke Premier League.

Baca juga: Bukan Sekadar Pembawa Tas! Mengupas Peran Caddy sebagai 'Otak' di Balik Kemenangan para Atlet Golf

Selebrasi Bobby Thomas usai mencetak gol penyama kedudukan bagi Coventry City di laga melawan Blackburn Rovers pada Sabtu (18/4/2026) dini hari tadi (REUTERS)

Dalam laga tersebut, klub berjuluk The Sky Blues itu sempat tertinggal terlebih dulu oleh Blackburn Rovers usai Ryoya Morishita mencetak gol pada menit ke-54.

Sebelum akhirnya Coventry mengamankan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol Bobby Thomas pada menit ke-84. Hasil imbang tersebut bertahan hingga peluit akhir.

Keberhasilan Coventry City promosi ke Premier League disambut bahagia oleh para pemain, pelatih, serta para penggemar mereka.

Dalam wawancaranya seusai pertandingan, Frank Lampard merasa senang timnya bisa mencetak gol penyama kedudukan.

Baginya, malam di Ewood Park itu terasa spesial bagi Coventry City karena berhasil kembali ke Premier League setelah sekian lama mereka berkutat di divisi bawah Liga Inggris.

Baca juga: Kejurnas Drag Race 2026 Resmi Dibuka di Surabaya

"Saya senang dengan gol itu [gol peny equalizer]. Ini adalah malam yang luar biasa bagi klub sepak bola ini, yang lebih besar dari kita semua," ujar Frank Lampard dalam wawancaranya seusai pertandingan yang dikutip dari ESPN pada Sabtu (18/4/2026).

Salah satu titik terendah Coventry City adalah saat mereka terdegradasi ke divisi 4 Liga Inggris pada 2017 lalu, tetapi mereka berjuang kembali, dan kekalahan atas Luton Town di final playoff pada tahun 2023 lalu, Coventry berhasil menggebrak Championship dibawah asuhan Lampard musim ini untuk amankan promosi ke Premier League dengan 3 laga tersisa.

Meski begitu, mereka harus menunggu untuk memastikan gelar juara, yang mana Ipswich Town kini tertinggal 11 poin di posisi kedua dengan 5 pertandingan tersisa.

Lampard juga memuji semua orang yang terlibat dalam perjalanan mereka dari League Two hingga akhirnya kembali ke Premier League, ia juga memuji pendahulunya Mark Robins.

Baca juga: Lionel Messi Resmi Beli Klub Divisi 5 Liga Spanyol Cornella

"Tidak pernah sejelas ini ketika Anda melihat para penggemar di akhir pertandingan. Sebuah klub yang telah menderita selamat 25 tahun sejak mereka berada di Premier League dan perjalanan mereka hingga terdegradasi ke League Two," ujar Lampard memaparkan.

"Pujian setinggi-tingginya kepada semua orang yang terlibat di tahun-tahun sulit itu. Mark Robins, tentu saja, pantas mendapatkan apresiasi. Tapi ini adalah pencapaian yang sangat, sangat besar dari semua orang yang terlibat dan ini benar-benar istimewa," lanjutnya.

"Saya ingin melakukannya sedikit di luar kandang. Saya tahu bagaimana rasanya melakukan hal ini, para penggemar selalu datang, di luar kandang. Mereka adalah penggemar yang sangat setia dan mereka menikmati malam yang tak terlupakan. Itulah alasan kami melakukan pekerjaan ini," tutupnya.

Baca juga: Erick Thohir Bocorkan Bakal Ada Kompetisi Baru pada Musim Depan

Hasil pertandingan pada dini hari tadi juga menandakan kembalinya Frank Lampard ke Premier League, yang telah memenangkan 3 gelar Premier League bersama Chelsea saat masih jadi pemain, selain itu ia juga sempat menjadi pelatih The Blues selama 18 bulan, dan diikuti menjadi pelatih Everton selama satu tahun.

Terakhir kali, Lampard menjadi pelatih di kasta tertinggi adalah menjadi pelatih interim Chelsea pada musim 2022/23, yang mana saat itu ia memimpin klub asal London Barat itu dalam 9 pertandingan.

Coventry City sendiri menghabiskan 34 tahun berturut-turut di divisi teratas sepak bola Inggris dan sempat beberapa kali berjuang untuk menghindari degradasi, sebelum akhirnya mereka benar-benar terdegradasi pada tahun 2001 lalu.

Tak hanya itu, Coventry City juga sempat menjuarai FA Cup 1987, yang mana itu menjadi trofi major satu-satunya bagi mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ESPN

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU