Jumat, 29 MEI 2026 • 20:17 WIB

Perbedaan Man of the Match dan MVP: Sekilas Mirip, tapi Beda Kok!

Author

Perbedaan Man ot the Match dan MVP, Luka Modric terpilih jadi MOTM (Reuters/Hannah Mckay)

INDOZONE.ID - Man of the Match (MOTM) dan Most Valuable Player (MVP) merupakan dua istilah yang akrab dengan dunia olahraga

Meski tampak sama, dua istilah itu memiliki perbedaan yang cukup nyata dalam dunia olahraga. Lantas, apa perbedaannya?

Pemain Timnas Senegal, Sadio Mane, jadi MVP Piala Afrika 2025. (REUTERS/Siphiwe Sibeko)

Tak perlu bingung, Indozone akan menjelaskannya kepada kamu. Jadi, kamu tidak akan malu karena menggunakan dua istilah sesuai konteksnya.

Yuk, simak perbedaan Man of the Match dan MVP!

Baca juga: Cita-Cita Mulia Stephaun Branch Bertekad Jadi MVP: Ingin Jadi Inspirasi untuk Semua Orang

Man of the Match Itu Apa?

Man of the Match merupakan penghargaan yang diberikan kepada pemain dengan penampilan terbaik dalam sebuah pertandingan.

Nah, setiap olahraga punya indikator masing-masing untuk menentukan MOTM diberikan kepada siapa.

Ambil contoh di Premier League, penghargaan Man of the Match diberikan kepada pemain yang menurut penggemar tampil terbaik di lapangan dalam pertandingan.

Para penggemar memberikan suaranya melalui situs Premier League atau aplikasi seluler, baik di Android maupun iOS. Setiap halaman pertandingan akan memiliki bagian Man of the Match untuk penggemar memberikan suaranya usai peluit panjang berbunyi.

MVP Adalah?

Sementara itu, sesuai kepanjangannya, MVP adalah penghargaan untuk pemain yang menunjukkan performa luar biasa dengan kontribusi signifikan terhadap kesuksesan tim dalam satu musim, turnamen, atau seri tertentu.

Jika menilik jauh ke belakang, setiap olahraga punya sejarah masing-masing perihal penghargaan MVP. Tapi, konsep ini sudah ada sejak hampir seabad silam.

Pada awalnya, MVP diberikan kepada pemain yang dapat suara terbanyak atau penilaian subjektif dari jurnalis olahraga. 

Seiring perkembangan zaman dengan kecanggihan teknologi untuk memantau statistik, hal-hal yang menentukan penghargaan MVP didapatkan oleh siapa, jadi lebih bervariasi.

Apa indikator yang menentukan seorang pemain layak dapat penghargaan MVP? Berbicara soal indikator, setiap kompetisi atau liga memiliki tolok ukur masing-masing. 

Tak ayal, indikator dalam sebuah liga sepak bola mungkin tidak dapat dijadikan tolok ukur untuk olahraga lainnya. Tapi, indikator umum dalam menentukan MVP adalah:

- Dominasi statistik.

- Dampak pada kesuksesan tim.

- Kepemimpinan dan hal-hal di luar lapangan.

- Konsistensi.

- Pembeda di momen-momen krusial.

Banyak hal lain yang bisa menentukan seorang pemain layak dapat penghargaan MVP. Meski begitu, satu hal yang sama, adalah penghargaan MVP didapatkan oleh pemain dengan performa apik sepanjang musim.

Baca juga: Disindir Fans Manchester City Pakai Banner 'Stop Crying Your Heart Out', Vini Justru Jadi MVP!

Perbedaan Man of the Match dan MVP

Berdasarkan penjelasan di atas, kamu tentu tahu perbedaan mendasar dari Man of the Match dan MVP. MOTM didasarkan pada penampilan pemain dalam satu pertandingan, sedangkan MVP didasari performa atlet dalam satu musim, kompetisi, atau seri.

Meski sama-sama penghargaan untuk pemain terbaik, ada perbedaan pada jangka waktu penilaian terhadap performa atlet. Jadi, jangan tertukar lagi saat menggunakan dua istilah MOTM dan MVP, yah!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Discount Sports Rings, Premier League

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU