Senin, 06 JULI 2026 • 13:00 WIB

8 Fakta Pertandingan Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham dan Penalti Harry Kane

Author

Fakta Pertandingan Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026. (Foto: Instagram @fifaworldcup)

INDOZONE.ID - Gelaran Piala Dunia 2026 di benua Amerika benar-benar menyuguhkan drama tingkat tinggi yang bikin jantungan.

Buat kalian yang rela bangun pagi demi menonton siaran langsung pada pagi hari waktu Indonesia, pertandingan sengit di babak 16 besar ini beneran membayar lunas rasa kantuk kalian.

Bertempat di Stadion Mexico City yang legendaris, sang tuan rumah Meksiko harus menjamu raksasa Eropa, Inggris, dalam sebuah laga hidup mati.

Atmosfer stadion beneran pecah karena dipadati suporter lokal Meksiko yang super fanatik sepanjang laga.

Namun, status tuan rumah ternyata belum cukup buat membendung mental baja Tiga Singa.

Melalui laga penuh drama, kejar-kejaran skor, hingga hujan kartu, Inggris akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 3-2.

Berdasarkan amatan, banyak banget momen epik dan data gila yang wajib kita bahas. Biar kalian nggak ketinggalan info updatenya, yuk langsung kita spill fakta-fakta pertandingan Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026 ini!

Baca juga: 5 Fakta Pertandingan Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Tim Singa Atlas Menggila, Skor Akhir 3-0!

Sihir Gol Jude Bellingham yang Bikin Stadion Hening

Laga baru berjalan setengah jam, intensitas permainan sudah langsung berada di level tertinggi.

Sosok pembeda di babak pertama ini tak lain dan tak bukan adalah bintang muda Inggris bernomor punggung 10, Jude Bellingham.

Pemain serba bisa ini benar-benar menunjukkan kelasnya sebagai motor serangan utama tim Tiga Singa.

Sihir Bellingham dimulai pada menit 36 ketika dia berhasil memecah kebuntuan lewat penyelesaian akhir yang berkelas.

Belum sempat para pemain Meksiko menata ulang fokus mereka, Bellingham kembali mengacak-acak lini belakang tuan rumah tepat 2 menit berselang.

Di menit 38, dia mencetak gol keduanya alias brace setelah memanfaatkan umpan matang di kotak penalti.

Seperti yang diabadikan dalam postingan resmi Instagram @fifaworldcup, selebrasi ikonik merentangkan tangan ala Bellingham bersama Harry Kane langsung tersaji di tengah lapangan hijau.

Brace cepat ini sempat membuat ribuan suporter tuan rumah di Stadion Mexico City terdiam seribu bahasa.

Meksiko Melawan Balik Lewat Gol Julian Quinones Sebelum Turun Minum

Tertinggal 2 gol dalam waktu singkat di kandang sendiri jelas bikin harga diri El Tri tersengat.

Alih-alih nge-drop dan kena mental, anak-anak Meksiko justru menaikkan agresivitas serangan mereka demi memperkecil ketertinggalan sebelum babak pertama usai.

Perjuangan pantang menyerah dari Meksiko akhirnya membuahkan hasil manis di menit 42. Penyerang andalan mereka, Julian Quinones, sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah mengonversi peluang matang menjadi sebuah gol yang indah.

Gol dari Quinones ini langsung membakar kembali semangat juang tim Meksiko dan membuat sorak-sorai pendukung tuan rumah kembali bergemuruh di sekeliling stadion. Skor berubah jadi 1-2 dan bertahan sampai wasit meniup peluit tanda jeda babak pertama selesai.

Kartu Merah Jarell Quansah dan Eksekusi Penalti Dingin Harry Kane

Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan justru makin panas dan diwarnai ketegangan tinggi. Inggris mendapat pukulan telak di menit 54 ketika bek muda mereka, Jarell Quansah, harus diusir keluar lapangan oleh wasit setelah menerima kartu merah langsung.

Bermain dengan 10 orang jelas membuat lini pertahanan Inggris goyah digempur Meksiko.Namun, pengalaman berbicara banyak di momen krusial ini.

Meski kalah jumlah pemain, Inggris justru berhasil mendapatkan hadiah penalti setelah terjadi pelanggaran di area terlarang Meksiko pada menit 60.

Striker gaek sekaligus kapten tim, Harry Kane, maju sebagai eksekutor dengan penuh percaya diri.

Dengan sepakan yang sangat tenang dan presisi, penalti Harry Kane sukses merobek jala gawang Meksiko dan membawa Inggris menjauh dengan skor 3-1. 

Balasan Penalti Raul Jimenez yang Bikin Akhir Laga Makin Menegangkan

Unggul 3-1 dengan kondisi kekurangan 1 pemain membuat Inggris memilih bermain lebih rapat dan bertahan.

Situasi ini dimanfaatkan habis-habisan oleh Meksiko untuk mengurung total area pertahanan Inggris dari berbagai sisi lapangan.

Gempuran bertubi-tubi dari tuan rumah akhirnya membuahkan penalti balasan di menit 69 setelah pemain belakang Inggris melakukan pelanggaran di kotak terlarang.

Striker berpengalaman Meksiko, Raul Jimenez, yang ditunjuk sebagai algojo tidak menyia-nyiakan kesempatan emas ini.

Eksekusi penaltinya berjalan mulus tanpa bisa dihalau kiper Inggris, mengubah skor menjadi 2-3.

Di sisa waktu pertandingan, Meksiko terus membombardir pertahanan Inggris, namun solidnya tembok pertahanan Tiga Singa membuat skor tipis ini bertahan hingga laga usai.

Baca juga: 5 Fakta Pertandingan Paraguay vs Prancis di Piala Dunia 2026: Mbappe Lagi-Lagi Jadi Penyelamat!

Fakta Pertandingan Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026. (Foto: Instagram @fifaworldcup)

Statistik Penguasaan Bola Meksiko yang Unggul Jauh Tapi Kurang Efektif

Kalau kita membedah statistik utama pertandingan, kita bakal melihat sebuah anomali yang sangat menarik. 

Meksiko beneran tampil mendominasi permainan secara menyeluruh di atas lapangan hijau.

Tuan rumah tercatat mengantongi angka penguasaan bola hingga mencapai 66%, berbanding terbalik dengan Inggris yang cuma kebagian 34% saja.

Nggak cuma itu, dari segi agresivitas, Meksiko juga menggila dengan melepaskan total 23 tembakan sepanjang laga.

Bandingkan dengan Inggris yang sepanjang 90 menit cuma bisa melepaskan 6 kali tembakan.

Sialnya bagi Meksiko, dari 23 tembakan tersebut, hanya 5 tembakan saja yang benar-benar on target alias mengarah tepat ke gawang.

Jumlah tembakan on target ini sama persis dengan milik Inggris yang juga mencatatkan 5 tembakan tepat sasaran.

Fakta ini membuktikan kalau penyelesaian akhir Inggris jauh lebih klinis dan mematikan ketimbang Meksiko yang terlalu banyak membuang peluang.

Akurasi Operan Kelas Dunia Milik El Tri Sepanjang Pertandingan

Dominasi penguasaan bola dari Meksiko disokong penuh oleh aliran bola yang sangat rapi di lini tengah.

Berdasarkan statistik, para pemain Meksiko sukses melepaskan total sebanyak 465 operan akurat sepanjang laga berjalan.

Hebatnya lagi, tingkat akurasi operan dari anak-anak Meksiko ini menyentuh angka yang sangat tinggi, yaitu sebesar 92%.

Di sisi lain, Inggris yang lebih banyak tertekan dan bermain bertahan setelah kartu merah hanya bisa mencatatkan 261 kali operan dengan tingkat akurasi sebesar 83%.

Meksiko beneran unggul segalanya di sektor ini, tapi efisiensi serangan balik kilat dari Inggris lah yang akhirnya menjadi penentu hasil akhir di papan skor.

Catatan Pelanggaran dan Hujan Kartu Kuning di Stadion Mexico City

Tensi tinggi dari laga hidup mati ini juga tecermin jelas dari catatan disiplin kedua kesebelasan di atas lapangan.

Kontak fisik keras dan tekel-tekel berani sering banget terjadi sepanjang babak pertama hingga babak kedua.

Meksiko tercatat melakukan 13 kali pelanggaran dan dihadiahi 2 kartu kuning oleh wasit.

Sementara Inggris, walau cuma melakukan 6 kali pelanggaran di sepanjang laga, hukuman yang mereka terima jauh lebih berat.

Tiga Singa harus rela mengantongi 4 kartu kuning dan 1 kartu merah langsung yang diterima oleh Jarell Quansah.

Banyaknya kartu untuk Inggris ini jadi bukti sahih betapa repotnya lini belakang mereka dalam meredam pergerakan lincah para penyerang sayap Meksiko.

Dominasi Mutlak Tuan Rumah di Sektor Tendangan Sudut dan Offside

Fakta statistik terakhir yang menegaskan betapa mengurungnya permainan Meksiko bisa kita lihat dari jumlah tendangan sudut yang didapatkan oleh kedua tim nasional tersebut.

Lini belakang Inggris dipaksa jatuh bangun menghalau bola keluar lapangan, yang berujung pada 12 kali tendangan sudut buat Meksiko.

Angka ini jomplang banget kalau dibandingin sama Inggris yang sepanjang laga cuma mendapatkan 2 kali kesempatan corner kick.

Untuk urusan offside, lini serang Meksiko tercatat 1 kali terjebak posisi offside karena terlalu bernafsu mencetak gol, sedangkan Inggris bermain sangat aman di garis belakang lawan dengan catatan 0 kali offside.

Baca juga: 5 Fakta Pertandingan Argentina vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026, Kedua Tim Sama Kuat, Skor Akhir 3-2!

Fakta Pertandingan Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026. (Foto: Instagram @fifaworldcup)

Kemenangan dramatis 3-2 di depan puluhan ribu pendukung lawan ini menjadi modal yang luar biasa besar buat mental bertanding tim nasional Inggris.

Keberhasilan mereka bertahan dari gempuran total Meksiko dengan 10 orang pemain membuktikan kalau mentalitas juara sirkuit turnamen besar sudah tertanam di skuad Tiga Singa.

Bagi Meksiko, kekalahan di hadapan publik sendiri pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 ini tentu menyisakan kesedihan yang mendalam, apalagi mereka tampil sangat dominan di hampir semua lini statistik pertandingan.

Langkah Inggris kini resmi berlanjut ke babak perempat final, dan menarik banget buat kita tunggu taktik seru apalagi yang bakal mereka sajikan di laga selanjutnya yaa!

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU