INDOZONE.ID - Kylian Mbappe tepis soal cedera yang ia alami dalam laga perempat final kontra Maroko pada Jumat (10/7/2026) dini hari WIB, yang mana pemain Real Madrid itu sempat berbenturan dengan pemain Maroko.
Diketahui, Mbappe sempat menerima perawatan medis sesaat setelah benturannya dengan pemain Maroko sebelum akhirnya di tarik keluar pada menit ke-77 dan digantikan oleh Jean-Philippe Mateta.
Mbappe berjalan keluar lapangan sambil bertepuk tangan menyambut sorak sorai para penggemar dan ia tampaknya tidak merasakan sakit pada pergelangan kakinya.
Namun, setelah pertandingan usai, Mbappe menegaskan bahwa dirinya baik-baik saja. Ia mengatakan bahwa Jean-Philippe Mateta mampu untuk bermain selama 15 menit terakhir.
Baca juga: Resmi! Justin Bieber akan Ramaikan Half-Time Show Final Piala Dunia 2026
"Saya baik-baik saja. Pergelangan kaki saya sempat terbentur, tapi tidak apa-apa. JP [Mateta] lebih mampu bermain di 15 menit terakhir daripada saya," ujar Mbappe dalam wawancaranya yang dikutip dari ESPN pada Jumat (10/7/2026).
Sementara itu, seorang sumber terdekat Timnas Prancis mengatakan bahwa tidak ada kekhawatiran sama sekali dengan kondisi pergelangan kaki Kylian Mbappe.
Diketahui, dalam pertandingan yang digelar di Boston Stadium, Prancis berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Maroko, yang mana kemenangan tersebut terjadi dalam kurun waktu 4 tahun setelah kemenangan dengan skor yang sama di babak semifinal Piala Dunia 4 tahun lalu di Qatar.
Mbappe sendiri juga menjelaskan pola pikir Timnas Prancis menjelang laga kontra Maroko, yang mana dia juga berteman dekat dengan Achraf Hakimi yang merupakan rekan setimnya saat masih di PSG.
Memang tak dipungkiri bahwa Maroko banyak diperkuat pemain diaspora yang lahir di Prancis, namun para pemain dari kedua negaratersebut memiliki hubungan yang cukup erat.
"Di sini, tidak ada sentimen. Tidak ada emosi. Saya di sini untuk menang dan dia [Hakimi] juga di sini untuk menang," kata Mbappe melanjutkan.
"Tapi memang benar bahwa ketika saya menemuinya di ruang ganti, itu akan membuat saya terharu, karena dia adalah teman yang sangat dekat," imbuhnya.
Setelah, gagal mengeksekusi penalti, pemain Real Madrid itu mampu menyamai torehan gol Messi di Piala Dunia 2026 yakni dengan 8 gol, yang mana ia membuka keunggulan untuk Timnas Prancis di menit ke-60, sebelum Ousmane Dembele menggandakan keunggulan bagi Les Bleus menjadi 2-0 pada menit ke-66 yang memanfaatkan assist dari Mbappe.
Baca juga: Jelang Laga Kontra Norwegia, Inggris Perlu Siapkan Rencana untuk Matikan Pergerakan Erling Haaland
Mbappe kini telah mencatatkan keterlibatan 10 gol di Piala Dunia, termasuk 8 gol, 2 assist di Piala Dunia 2022 dan 8 gol, 3 assist di Piala Dunia 2026. Dengan catatan tersebut membuat Mbappe menjadi satu-satunya pemain sejak edisi 1966 yang mampu mencapai prestasi tersebut di dua turnamen.
Sementara itu, 11 golnya di tahun 2026 juga menjadi yang terbanyak sejak Gerd Muller pada tahun 1970 yang mana saat itu legenda Jerman itu mampu mencetak 10 gol dan 3 assist.
Prancis sendiri kini menunggu pemenang laga antara Spanyol vs Belgia untuk menentukan lawan mereka di babak semifinal Piala Dunia 2026, yang mana laga semifinal tersebut akan digelar di Dallas Stadium.
Mbappe sendiri juga mengaku senang Prancis bisa melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2026, namun ia menyadari bahwa perjalanan timnya di Piala Dunia masih panjang dan semua kemungkinan masih bisa terjadi.
Akan tetapi, Mbappe menegaskan bahwa timnya akan segera pulih jelang laga semifinal dan akan menyaksikan laga Spanyol kontra Belgia untuk mengetahui lawan mereka selanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ESPN