Wasit Kontroversial Asal Portugal Ini Kawal Laga Argentina vs Swiss, Messi dkk Bakal Tersingkir dari Piala Dunia 2026?
INDOZONE.ID - Komite Wasit FIFA resmi merilis nama pengadil lapangan yang akan memimpin laga super sengit di babak perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina kontra Swiss.
Keputusan menarik diambil FIFA dengan menunjuk wasit berpaspor Portugal, Joao Pinheiro, untuk memegang kendali penuh pada pertandingan hidup-mati yang akan berlangsung di Kansas City, Minggu (12/7/2026) pagi WIB.
Penunjukan Joao Pinheiro langsung memicu perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola dunia. Selain karena tensi tinggi perebutan tiket semifinal pesta bola terakbar ini, wasit berusia 37 tahun tersebut dikenal memiliki rekam jejak yang kerap mengundang perdebatan di sejumlah pertandingan internasional.
Dalam menjalankan tugasnya nanti, Pinheiro akan didampingi oleh trio kompatriotnya sesama asal Portugal, yakni Bruno Jesus dan Luciano Maia sebagai asisten wasit.
Baca juga: Cristiano Ronaldo Prediksi Finalis Piala Dunia 2026, Argentina Jadi Jagoannya?
Sementara itu, posisi wasit keempat akan diisi oleh Drew Fischer dari Kanada, didampingi Michael Barwegen sebagai asisten wasit cadangan.
Rekam Jejak Kontroversial di Liga Champions dan Catatan di Piala Dunia 2026
Sorotan publik terhadap Pinheiro bukan tanpa alasan. Salah satu momen paling kontroversial dalam kariernya terjadi pada babak semifinal Liga Champions musim lalu saat Paris Saint-Germain (PSG) menghadapi Bayern Munchen.
Dalam laga krusial tersebut, Pinheiro banjir kritik setelah tidak memberikan penalti kepada Bayern Munchen atas dugaan handball yang dilakukan pemain PSG, Joao Neves, di kotak terlarang.
Keputusan itu semakin diperdebatkan lantaran tim Video Assistant Referee (VAR) sama sekali tidak meminta Pinheiro untuk meninjau ulang insiden lewat layar di pinggir lapangan.
Baca juga: FBI Selidiki Federasi Sepak Bola Argentina terkait Dugaan Penipuan dan Pencucian Uang
Meski begitu, di gelaran Piala Dunia 2026 sendiri, Pinheiro sejatinya sudah memiliki jam terbang yang cukup matang. Tercatat, ia telah memimpin dua pertandingan penting sebelum laga perempat final ini:
- Fase Grup (Swiss vs Bosnia dan Herzegovina): Pinheiro menjadi pengadil saat Swiss menang telak 4-1. Laga ini menunjukkan ketegasannya di mana ia mengeluarkan tiga kartu kuning dan satu kartu merah langsung kepada pemain Bosnia, Tarik Mehremovic.
- Babak 16 Besar (Afrika Selatan vs Kanada): Berbeda dengan performa agresif sebelumnya, dalam laga ini Pinheiro tampil lebih tenang dan tercatat hanya mengeluarkan dua kartu kuning saja sepanjang 90 menit.
Ujian Pertama Argentina, Pertemuan Kedua bagi Swiss
Laga di Kansas City besok akan menjadi momen perdana bagi timnas Argentina dipimpin oleh Joao Pinheiro di sepanjang turnamen ini.
Kubu Albiceleste dipastikan harus cepat beradaptasi dengan gaya kepemimpinan sang wasit yang tidak ragu bertindak tegas.
Sebaliknya, bagi Swiss, ini merupakan kali kedua mereka menggalang taktik di bawah pengawasan wasit asal Portugal tersebut.
Dengan modal kemenangan manis 4-1 saat dikawal Pinheiro di fase grup, Granit Xhaka dan kawan-kawan tentu berharap aura positif tersebut bisa kembali menaungi mereka untuk menjegal langkah sang juara bertahan.
Dengan rekam jejak kontroversi VAR di masa lalu serta ketegasannya dalam mengeluarkan kartu, kepemimpinan Pinheiro dipastikan bakal berada di bawah mikroskop miliaran pasang mata. Mari kita tunggu bagaimana jalannya pertandingan sengit ini menuju babak semifinal!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Fifa.com