INDOZONE.ID - Megabintang Argentina, Lionel Messi, dan bintang Spanyol, Lamine Yamal, saling berpelukan usai final Piala Dunia 2026. Dalam momen singkat itu, Messi beri wejangan untuk sang bintang muda.
Final Piala Dunia 2026 mempertemukan Argentina dengan Spanyol di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat (AS), Senin 20 Juli 2026, dini hari WIB.
Dalam pertandingan itu, Argentina hadir sebagai juara bertahan bersama Lionel Messi yang tetap bersinar meski sudah berumur 39 tahun.
Namun, Argentina ternyata tidak berdaya di hadapan Spanyol yang tampil digdaya sepanjang 120 menit. Kondisi Argentina makin sulit karena kartu merah Enzo Fernandez pada menit 90+3.
Baca juga: Dari Rival Jadi Kawan, Casemiro Resmi Bersatu dengan Lionel Messi di Inter Miami
Gol tunggul Ferran Torres (106’) jadi pembeda dalam pertandingan tersebut. Menilik jalannya permainan, Spanyol seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol jika tidak karena penampilan apik kiper Argentina, Emi Martinez.
Saat peluit panjang berbunyi, Spanyol pun memastikan diri sebagai juara Piala Dunia untuk kedua kalinya sejak yang pertama pada 2010 silam.
Sementara itu, Messi dan Argentina gagal mempertahankan gelar juaranya. Bagi Messi yang sudah berumur 39 tahun, ini mungkin kesempatan terakhirnya untuk meraih gelar juara Piala Dunia kedua.
Pelukan Hangat dan Wejangan
Setelah pertandingan selesai, Yamal yang juga tampil apik di final, menghampiri Messi. Dua pemain beda generasi itu pun berpelukan hangat yang menunjukkan sportivitas di antara mereka.
Dari pandangan banyak pencinta sepak bola, pelukan hangat itu bak penyerahan masa depan sepak bola dari Messi kepada Yamal.
Yamal pun membeberkan, bahwa Messi memberikan pesan berharga untuk masa depannya di dunia sepak bola.
“Dia mengatakan kepadaku agar terus mengikuti jalanku sendiri dan masa depannya milik generasi kami,” kata Yamal, dilansir dari Espn, Kamis (23/7/2026).
Pemain berumur 19 tahun itu menganggap wejangan Messi sama berharganya dengan medali emas Piala Dunia 2026.
“Kata-kata tersebut sama berharganya dengan medali emas yang menggantung di leherku,” tegasnya.
Yamal amat mengagumi Messi yang merupakan legenda Barcelona dan sepak bola dunia. Uniknya, Yamal mewarisi nomor punggung 10 yang dulu dimiliki oleh Messi.
“Dia adalah seseorang yang selalu saya kagumi. Di akhir pertandingan, saya menunjukkan rasa hormat saya kepadanya,” ungkap Yamal.
Dari Umur 5 Bulan, Lamine Yamal Sudah Bertemu Lionel Messi
Meski perbedaan umur Messi dan Yamal amat jauh, keduanya ternyata sudah bertemu sejak 2007. Pertemuan itu tersaji dalam sesi pemotretan untuk kalender UNICEF dan Barcelona.
Baca juga: Siapa Paling Berpeluang Meraih Ballon d'Or 2026: Rodri, Yamal, Mbappé, atau Messi?
Yamal yang kala itu masih berumur lima bulan, berfoto dengan Messi. Saat itu, Messi yang berumur 20 tahun, sedang meniti kariernya di sepak bola Eropa.
Siapa sangka, bayi yang dulu dimandikan Messi dalam sesi pemotretan, kini membawa Spanyol juara Piala Dunia untuk kedua kalinya.
Tak ayal, pujian pun dilayangkan oleh Messi untuk Yamal yang dianggapnya sebagai pemain luar biasa.
“Dia (Yamal) pemain yang luar biasa, bintang dunia. Dia berumur 19 tahun dan memiliki seluruh karier di depannya,” pungkas Messi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ESPN