Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI) memberikan masukan kepada PSSI untuk tetap mempertahankan Shin Tae-yong sebagai pelatih meski Timnas gagal merebut Piala AFF 2020.
"Setelah ini kami harap Shin Tae-yong dipertahankan, agar ada kesinambungan program," kata Ketua Umum PSTI Ignatius Indro dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.
Hal tersebut disampaikan Indro saat pengurus PSTI bertemu dan berdiskusi dengan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan di Jakarta, Minggu (2/1) kemarin.
Menurut dia, kunjungan PSTI bertujuan memberi apresiasi kepada Timnas Indonesia yang telah berjuang dengan gigih dalam ajang Piala AFF 2020 yang berlangsung di Singapura.
Baca juga: Terbaru! Ranking FIFA Timnas Indonesia usai Piala AFF 2020
"Kami mengapresiasi seluruh pemain dan ofisial timnas Piala AFF 2021 ini. Meski baru mencapai 'runner up', namun permainan mereka menunjukkan progres yang luar biasa," ujar Indro.
Selain mempertahankan Shin Tae-yong, PSTI juga menekankan beberapa hal yang terpenting untuk membangun sepak bola Indonesia setelah pelaksanaan Piala AFF.
"Sistem sepak bola harus dibenahi. Mulai dari pelaksanaan liga yang lebih profesional, pembinaan usia dini dengan diadakannya kompetisi usia muda dengan menggunakan 'sport science'," tutur Indro.
Pemberantasan mafia bola juga tak luput dari sorotan PSTI demi perbaikan prestasi sepak bola di Tanah Air.
"Dan yang paling penting adalah pemberantasan mafia sepak bola. Dengan begitu, bisa diharapkan sepak bola kita semakin maju ke depannya," ungkap Indro.
Sementara itu, Ketua umum PSSI Mochamad Iriawan menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan suporter kepada para pemain Timnas karena suporter adalah salah satu bagian terpenting dari sepak bola.
Iwan Bule, sapaan akrab Iriawan, juga menjanjikan Shin Tae-yong akan bertahan demi terciptanya kesinambungan pembinaan, terutama karena Indonesia juga akan menghadapi sejumlah ajang berikutnya.
Iwan pun sepakat dengan PSTI tentang perbaikan sistem, pembinaan pemain usia muda dan pemberantasan mafia sepak bola.
"Terkait mafia sepak bola, kita akan keras. Silakan semua stake holder yang memiliki bukti, laporkan ke kami, akan kami tindak bersama Satgas Anti Mafia Sepak bola," pungkas Iwan Bule.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: