Pertandingan sepak bola kembali dihiasi kecurangan. Kali ini, fenomena sepak bola gajah terjadi di liga Afrika Selatan.
Tim Matyasi FC wajib menang dengan 18 gol untuk bisa promosi ke divisi dua Afrika Selatan. Mereka berada di posisi ketiga klasemen dengan selisih gol yang jauh lebih rendah dari 2 tim teratas dan hanya kemenangan besar yang bisa memberi Matyasi peluang promosi ke kasta lebih tinggi.
Matyasi pun berambisi mengejar kemenangaan dengan selisih 18 gol. Alhasil, sepak bola gajah pun muncul di pertandingan melawan Nsami Mighty Birds yang berakhir dengan skor 59-1 dengan 41 gol bunuh diri.
Baca Juga: Komentar Pelatih Aceh Terkait Isu Sepak Bola Gajah yang Libatkan Timnya di PON Papua
Dilansir Marca, Rabu (8/6/2022), otoritas pengawas sepak bola negara Afrika langsung turun tangan menyelidiki pertandingan itu dan menyimpulkannya sebagai bentuk kecurangan.
Akibatnya, kedua tim yang terlibat pertandingan itu dilarang bermain seumur hidup. Konyolnya lagi, selain Matiyasi, tim Shivulani Dangerous Tigers yang memiliki poin sama dengan Matiyasi FC tetapi unggul selisih gol juga terlibat sepak bola gajah. Shivulani mengakhiri pertandingan dengan skor 33-1 melawan Kototo Happy Boys diwarnai 7 gol bunuh diri.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: