Nasib memang gak pernah ada yang tahu. Seorang ball boy yang dulu pernah ditendang oleh Eden Hazard kini justru menjadi pengusaha sukses dengan kekayaan miliaran rupiah.
Pada 23 Januari 2013, Chelsea berhadapan dengan Swansea City dalam babak semifinal Piala Liga Inggris. Ketika itu, Chelsea tengah tertinggal 0-2 sehingga mereka mesti bergerak cepat untuk membalikkan keadaan.
Saat bola meninggalkan lapangan permainan, si kulit bundar diamankan oleh ball boy Swansea berusia 17 tahun bernama Charlie Morgan. Seolah ingin membuang waktu, Morgan berusaha menjaga bola tersebut dan gak memberikannya ke Hazard.
Tak ayal kondisi ini membuat Hazard kesal. Ia pun lantas menendang Morgan supaya mau memberikan bola. Atas hal ini, Hazard langsung diganjar kartu merah.
Eden Hazard was given a 3 match ban for kicking 17yr old ball boy Charlie Morgan for time wasting.
Kurt Zouma kicks his cat- fined $250,000, racist adidas drop his boot deal, sponsors suspend partnerships with west ham as some asking for him to be prisoned.
#BlackLivesMatter pic.twitter.com/DGod0ild3O— ibrah The Hassla (@Bigman_ibrah) February 11, 2022
Gak hanya itu, Hazard kemudian juga mendapat hukuman larangan bermain tiga pertandingan bersama Chelsea. Kasus Hazard dengan Morgan ini pada akhirnya berujung damai. Sang ball boy memilih untuk menyelesaikannya secara baik-baik.
Baca Juga: Heboh! Lisa Blackpink Foto Bareng Neymar Jr, Ada Apa Tuh Ya?
Kini 10 tahun telah berlalu dan Charlie Morgan menjelma menjadi pengusaha sukses di Inggris berdasarkan laporan yang dimuat Talk Sport, Kamis (26/1/2023). Pada 2016 ia mulai merintis bisnis minuman keras yang diberi nama Au Vodka.
Usaha tersebut ternyata menuai sukses besar. Au Vodka kini menjadi salah satu merek minuman keras ternama di Inggris. Diketahui Charlie Morgan memiliki kekayaan 40 juta pounds (Rp741 miliar).
Sebagai informasi, ayah Charlie Morgan adalah Martin Morgan yang merupakan salah satu direktur Swansea City. Bisa dibilang, Charlie Morgan berhasil memanfaatkan privilege yang dimilikinya dengan baik.
Baca Juga: Fakta Menarik Kemenangan Telak MU atas Nottingham Forest di Semifinal Piala Liga Inggris
Modal usaha yang berasal dari sang ayah mampu ia kelola dengan baik hingga menuai sukses. Charlie Morgan bahkan masuk dalam majalah bergengsi di Inggris, Times’ Rich List.
Sementara itu, saat ini karier Eden Hazard justru meredup. Sejak pindah ke Real Madrid pada 2019, Hazard mengalami penurunan performa. Ia lebih sering mengalami cedera dan gagal menjadi pilihan utama di tim.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: