Berusia 62 Tahun dan Berasal dari Jerman, Sosok Ini Disebut Bakal Jadi Dirtek Timnas Indonesia
INDOZONE.ID - Waketum PSSI, Zainduin Amali, baru-baru ini mengungkapkan ciri-ciri sosok yang bakal menjadi Direktur Teknik (Dirtek) Timnas Indonesia. Hal itu Zainudin Amali sampaikan dalam sebuah pernyataannya.
"Terkenal ya orangnya, pasti, mantan pemain bola, terkenal, umurnya sekitar 60-an, kalian belum lahir. Posisi saya tidak tahu, mantan pemain mana juga belum terkonfirmasi karena Ketum (Erick Thohir) yang langsung wawancara dia," kata Zainudin Amali beberapa waktu lalu.
Usai pernyataan Zainduin Amali tersebut, para pecinta sepak bola Tanah Air pun mulai menebak-nebak siapa sosok yang dimaksud. Sebagian besar fans sepak bola Indonesia memprediksi legenda Timnas Jerman, yaitu Lothar Matthaus, yang akan jadi Dirtek Timnas Indonesia.
Terlebih Matthaus memang memiliki ciri-ciri seperti apa yang disampaikan oleh Zanudin Amali. Ya, Matthaus merupakan legenda sepak bola Jerman, dan kini telah berusia 62 tahun.
Baca Juga: Resmi! Luis Enrique Jadi Juru Taktik Anyar Baru PSG
Siapa Sih Lothar Matthaus?
Bagi kalian yang asing dengan nama Lothar Matthaus, INDOZONE pun akan memberikan profil singkat mengenai pemilik julukan The Terminator tersebut. Matthaus adalah eks pesepakbola yang lahir di Erlangen, Jerman Barat pada 21 Maret 1961.
Matthaus mengawali karier sepak bolanya dengan bermain untuk sebuah klub kecil di Bavaria, yaitu FC Herzogenaurach, pada awal tahun 70-an. Performa impresif Matthaus bersama FC Herzogenaurach membuat klub Bundesliga, Borussia Monchengladbach, kepincut.
Matthaus pun akhirnya direkrut oleh Borussia Monchengladbach pada 1979, dan bermain untuk klub tersebut hingga 1984. Nama Matthaus semakin dikenal setelah resmi bergabung dengan Bayern Munchen pada musim panas 1984.
Karier Matthaus di Bayern Munchen pun sangat mentereng dengan berhasil membawa klub berjuluk Die Bayern tersebut meraih banyak gelar. Pada 1988, Matthaus coba peruntungan dengan merantau ke Italia untuk bermain bersama Inter Milan.
Di Inter, Matthaus juga berhasil menunjukkan performa yang sangat gemilang. Bahkan pemain yang kala masih aktif bermain di posisi bek serta gelandang itu mampu mengantarkan Inter menjuarai Piala UEFA (kini Liga Europa) dan Copa Italia.
Sementara di level Timnas, Matthaus juga mampu menunjukkan prestasi luar biasa. Ya, Matthaus berhasil jadi aktor penting di balik keberhasilan Timnas Jerman menjuarai Piala Eropa 1980 serta Piala Dunia 1990.
Baca Juga: Presiden PSG ke Mbappe: Tanda Tangan Kontrak Baru atau Silakan Pergi Musim Panas Ini!
Matthaus pun juga pernah dinobatkan sebagai peraih Ballon d'Or pada edisi 1990. Matthaus pun menyelesaikan karier profesionalnya dengan bermain bersama klub Amerika Serikat (AS), yakni New York Cosmos.
Usai gantung sepatu, Matthaus pun coba menjalani karier sebagai pelatih. Sejumlah tim yang pernah dibesut Matthaus ialah Rapid Wien, Partizan Belgrade, Atletico Paranaense, dan Maccabi Netanya, Timnas Hungaria, dan Timnas Bulgaria.
Akan tetapi karier kepelatihan Matthaus tidak sebaik seperti saat dia masih menjadi pesepakbola profesional. Ya, Matthaus dicap sebagai salah satu pelatih yang acap kali gagal mengemban tanggung jawabnya.
Nah, berikut adalah profil singkat Matthaus si calon Dirtek anyar Timnas Indonesia. Kini menarik dinantikan apakah memang benar Matthaus adalah sosok yang akan dipilih PSSI untuk jadi Dirtek Timnas Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: