INDOZONE.ID - Persib Bandung, salah satu klub sepak bola paling bergengsi di Indonesia, kini berada di ambang mengakhiri penantian panjang selama satu dekade untuk meraih gelar juara. Setelah melewati perjalanan panjang dan penuh tantangan, Maung Bandung berpeluang besar meraih trofi Liga 1 2023/2024.
Keberhasilan ini semakin dekat setelah mereka memastikan tempat di Final Championship Series, sebuah pencapaian yang sangat dinantikan oleh para penggemar setianya.
Partai Final yang Menentukan
Untuk memastikan gelar juara, Persib harus terlebih dahulu mengalahkan Madura United dalam partai final yang digelar dengan format kandang-tandang. Leg pertama telah berlangsung pada Minggu, 26 Mei 2024, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, di mana Persib berhasil mencetak kemenangan meyakinkan 3-0.
Kemenangan ini disambut dengan euforia oleh ribuan Bobotoh yang memadati jalan-jalan Kota Bandung, merayakan kemenangan dengan atribut biru khas mereka.
Leg kedua akan digelar di Gelora Bangkalan, Madura, pada Jumat, 31 Mei 2024. Dengan keunggulan tiga gol, Persib hanya membutuhkan hasil seri untuk memastikan gelar juara.
Bahkan jika kalah dengan selisih dua gol, mereka masih bisa mengangkat trofi juara. Keyakinan akan kemenangan ini juga didukung oleh banyak pihak, termasuk mantan pelatih Persib, Jajang Nurjaman, yang percaya bahwa tahun ini adalah tahunnya Bandung.
Perjalanan Panjang dan Menantang
Perjalanan Persib menuju final tidaklah mudah. Tim ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pergantian pelatih di tengah musim hingga mencatat rekor tidak terkalahkan yang mengesankan.
Persib memulai musim dengan Luis Milla sebagai pelatih. Milla, yang sebelumnya membawa Persib finis di urutan ketiga, diharapkan mampu membawa tim meraih gelar juara. Namun, start musim ini tidak berjalan mulus.
Persib hanya meraih tiga poin dari tiga hasil imbang di awal musim. Situasi memburuk ketika Milla secara mengejutkan mundur pada 15 Juli 2023, membuat tim terlempar ke zona degradasi pada pekan ke-4.
Manajemen Persib segera bertindak dengan menunjuk Bojan Hodak sebagai pelatih baru pada 26 Juli 2023. Hodak, pelatih berpengalaman asal Kroasia, membawa perubahan signifikan. Di bawah arahannya, Persib kembali ke jalur yang benar, meraih kemenangan demi kemenangan, dan mengamankan tempat di Final Championship Series.
Baca Juga: Tuah Di Jalak, Persib Galak Masih Eksis Bagi Maung Bandung
Di bawah Hodak, Persib mengubah gaya permainan dengan fokus pada efektivitas dan memaksimalkan peluang. Hasilnya, Persib menjadi tim paling produktif di Liga 1 musim ini dengan total 65 gol dari 34 pertandingan di babak Reguler Series, ditambah empat gol di babak Championship Series.
Kunci produktivitas Persib adalah duet pemain asal Brasil, David da Silva dan Ciro Alves. Kedua pemain ini menyumbangkan setengah dari total gol Persib. David da Silva mencatatkan 27 gol dan hampir pasti meraih sepatu emas musim ini. Sementara Ciro Alves mencatatkan 15 gol dan 12 assist, menjadikannya salah satu pemain kunci di lini depan Persib.
Rekor Tidak Terkalahkan
Meskipun hanya menempati urutan kedua di Reguler Series dengan 62 poin, Persib mencatatkan rekor mengesankan dengan hanya kalah empat kali dari 34 pertandingan.
Mereka mencatat rekor tidak terkalahkan dalam 14 pertandingan berturut-turut dengan 9 kemenangan dan 5 imbang. Setelah rekor ini terputus, Persib kembali ke tren positif dengan 11 pertandingan tanpa kalah.
Kekuatan Mental dan Permainan
Keberhasilan Persib tidak hanya karena kejeniusan sang pelatih dan kualitas pemain, tetapi juga karena kekuatan mental tim. Dalam dua musim terakhir, Persib selalu finis di zona tiga besar, menunjukkan konsistensi mereka dalam bersaing di papan atas. Keberhasilan ini menambah kepercayaan diri mereka untuk kembali menjuarai Liga Indonesia.
Baca Juga: Persib Bandung Buka Pameran 'Dari Masa ke Masa': Merayakan Sejarah Klub Sepakbola yang Ikonik
Dukungan dari Mantan Pelatih
Menurut Jajang Nurjaman, mantan pelatih Persib, regulasi kompetisi yang menggunakan sistem playoff menguntungkan Persib. Pada tahun 2014, Persib juga menjuarai liga dengan sistem yang serupa, di mana mereka finis di urutan kedua di musim reguler sebelum memenangkan playoff.
Situasi ini memberikan harapan dan keyakinan bahwa Persib akan kembali mengangkat trofi tahun ini.
Penantian yang Segera Berakhir
Dengan kemenangan 3-0 di leg pertama, Persib telah menempatkan satu kaki di tangga juara. Tugas mereka kini hanya menjaga keunggulan di leg kedua di Gelora Bangkalan.
Seluruh elemen tim dan para pendukung berharap, musim ini akan menjadi musim yang bersejarah, mengakhiri penantian panjang selama 10 tahun untuk meraih gelar juara Liga 1.
Baca Juga: Persib Bandung Buka Pameran 'Dari Masa ke Masa': Merayakan Sejarah Klub Sepakbola yang Ikonik
Sebelumnya, malam Senin tanggal 26 Mei 2024 akan selalu dikenang sebagai malam yang luar biasa bagi masyarakat Kota Bandung.
Kota Kembang menjadi lautan biru, dipenuhi ribuan Bobotoh yang merayakan kemenangan gemilang Persib. Harapan dan doa kini tertuju pada leg kedua, di mana Maung Bandung siap mengakhiri musim dengan gelar juara di tangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan