Minggu, 23 JUNI 2024 • 12:00 WIB

5 Aturan Baru di Euro 2024 dan Inovasi Teknologi yang Diterapkan

Author

Bola untuk Euro 2024.

INDOZONE.ID - Piala Eropa atau Euro 2024 telah dimulai sejak 15 Juni dan akan berlangsung selama kurang lebih sebulan hingga 15 Juli. Kali ini, ada lima aturan dan teknologi baru yang diterapkan oleh UEFA. Apa sajakah itu? Berikut daftarnya.

Hanya Kapten yang Berhak Protes

Setelah wasit membuat keputusan, hanya kapten dari kedua tim yang berhak mendekat dan melayangkan protes. Jika ada pemain lain yang datang untuk berbicara maupun berdebat, wasit akan memberikan kartu kuning.

Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya momen pengerubungan wasit yang kerap dilakukan oleh para pemain. Jika kapten tim merupakan seorang kiper, maka dia boleh menunjuk satu orang untuk mewakilinya.

Baca Juga: Inggris Loyo di Euro 2024, Gary Lineker Sebut Gareth Southgate Miskin Taktik

Gelandang Spanyol, Rodri, menjadi korban pertama dari aturan baru ini. Pemain berusia 27 tahun itu melakukan protes jelang akhir babak pertama melawan Italia yang membuatnya mendapatkan kartu kuning.

Penyiraman Lapangan Lebih Teratur

Tim-tim di Premier League musim lalu sempat berselisih tentang aktivitas penyiraman lapangan. Untuk mencegah perdebatan serupa, UEFA menetapkan jadwal dan aturan yang baru.

Mulai sekarang, penyiraman lapangan harus selesai dilakukan 60 menit sebelum pertandingan dimulai. Lapangan boleh kembali disiram selama maksimal lima menit ketika istirahat babak pertama. Penyiraman itu juga harus dilakukan secara merata di sepanjang area lapangan.

Keputusan VAR Lebih Transparan

UEFA memastikan agar semua keputusan VAR atau Video Assistant Referee dalam Euro 2024 dibagikan secara terbuka kepada penonton di stadion maupun yang menonton melalui siaran.

Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan transparansi dan mencegah kesalahpahaman antara VAR atau wasit di lapangan dengan penonton yang sedang menyaksikan pertandingan.

Teknologi Offside Semi-Otomatis

Kemampuan VAR di Euro 2024 semakin diperluas dengan kehadiran SAOT atau Semi-Automated Offside Technology. Garis offside akan langsung tergambar sehingga wasit tidak perlu melakukannya secara manual.

Teknologi ini hadir dengan 10 kamera khusus yang terpasang di setiap stadion, memantau 29 titik tubuh setiap pemain. Hal ini akan mempermudah wasit dalam menentukan keberadaan offside.

Teknologi "Snicko"

Bola Adidas "Fussballliebe" yang dimainkan selama Euro 2024 telah dipasang sebuah mikrocip "Snicko" atau "Bola Terhubung". Mikrocip itu mampu mendeteksi tiap sentuhan dengan kecepatan 500 kali per detik.

Dengan Snickometer, pelacakan handball dan offside akan lebih dipermudah. Teknologi tersebut baru saja menggagalkan dua gol Romelu Lukaku ketika Belgia melawan Slovakia.

Baca Juga: 2 Bintang Real Madrid Raih Penghargaan Pemain Terbaik di Week Pertama Euro 2024

Pada gol pertama, offside semi-otomatis memastikan Lukaku berada di belakang garis pertahanan Slovakia. Sementara di gol kedua, Snickometer memutuskan Lois Openda melakukan handball sebelum mengoper bola ke Lukaku.


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Euro Sport

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU