Senin, 24 JUNI 2024 • 17:14 WIB

Hina Serbia, Penyerang Albania ini Dilarang Bermain Dua Laga di Euro 2024

Author

Mirlind Daku

INDOZONE.ID - Penyerang Albania, Mirlind Daku telah mendapat larangan dua pertandingan oleh Euro 2024 oleh UEFA karena melontarkan nyanyian yang menghina para penggemar negara kelahirannya, Serbia usai bermain imbang 2-2 melawan Kroasia.

Penyerang berusia 26 tahun tersebut bermain sebagai pemain pengganti sebelum Klaus Gjasula mencetak gol dramatis pada menit ke-95 yang membuat laga antara Albania dan Kroasia berakhir imbang 2-2.

Setelah pertandingan berakhir, Daku menggunakan toa untuk bergabung dengan para pendukung Albania untuk menyanyikan chants nasionalis, dan memimpin penggemar untuk menyanyikan "f*** Macedonia, f*** Serbs".

Baca Juga: Spalleti Siapkan Perubahan Pada Timnas Italia usai Kekalahan Melawan Spanyol

Kemudian, para penggemar Albania juga terdengar menyanyikan yel-yel "Bunuh, bunuh, bunuh orang Serbia itu", dan UEFA langsung mengkonfirmasi kepada federasi sepak bola Albania untuk memberi hukuman kepada Mirlind Daku.

"Daku akan dilarang untuk total dua pertandingan kompetisi tim perwakilan UEFA yang seharusnya ia ikuti," bunyi pernyataan resmi UEFA sebagaimana yang dikutip dari Sportsmole pada Senin (24/6/2024).

"(Daku) gagal mematuhi prinsip-prinsip umum perilaku, melanggar aturan dasar perilaku yang layak, menggunakan acara olahraga untuk manifestasi yang bersifat non-olahraga dan menjelek-jelekkan olahraga sepak bola," imbuhnya.

Baca Juga: Manchester United Inginkan Mantan Striker Van Nistelrooy Gabung Tim Pelatih Erik Ten Hag

Albania dan Daku Mendapat Hukuman dari UEFA di tengah Hinaan Kepada Serbia

Mirlind Daku usai Laga melawan Kroasia

UEFA telah meminta kepada federasi sepak bola Albania (FSHF) untuk membayar denda sebesar 25 ribu Euro atau setara Rp439 ribu karena menyampaikan pesan provokatif yang tidak pantas di event olahraga.

Selain itu, federasi sepak bola Albania juga diberi denda tambahan sebesar 22,5 ribu Euro atau setara Rp395 juta.

Kabar tersebut muncul setelah Serbia mengancam akan keluar dari Euro 2024 kecuali UEFA memberi hukuman kepada Albania dan Kroasia yang juga terlibat bergabung dalam pelecehan tersebut.

Baca Juga: Bangganya David Beckham Tanam Bawang Daun dan Beternak Ayam

UEFA sendiri juga telah mendenda Kroasia sebesar 28 ribu Euro atau setara Rp491 juta karena melemar kembang api, dan telah dikonfirmasi bahwa investigasi akan dilakukan karena adanya potensi pelecehan rasis atau perilaku diskriminasi oleh suporter saat pertandingan berlangsung.

Daku yang telah mengemas 6 caps bersama Albania telah meminta maaf atas tindakannya tersebut  setelah permintaan dari federasi sepak bola Makedonia Utara.

"Meminta maaf adalah hal yang jantan, dan saya merasakan kewajiban moral dan profesional untuk melakukannya, bagi semua orang yang telah terluka," bunyi pernyataan resmi Daku.

"Seperti pesepakbola lainnya, pada momen-momen itu emosi berada pada level lain, yang hanya bisa dipahami di lapangan. Sulit untuk menggambarkan perasaan bermain untuk tim nasional ini, untuk para penggemar luar biasa yang memberikan kami cinta tanpa batas," imbuhnya.

Baca Juga: Timnas Indonesia Alami Tren Positif, Begini Kata Erick Thohir

Daku Tanggapi Hukuman dari UEFA

Mirlind Daku saat perkuat Albania dalam laga melawan Kroasia di Euro 2024

Di postingan terpisah, Daku meminta maaf atas tindakannya setelah laga melawan Kroasia yang memimpin chants yang bernada hinaan kepada Serbia. Ia pun juga berterimakasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya.

"Pertama, saya ingin berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kami di saat-saat baik dan sulit di Euro 2024," kata Daku.

"Seperti halnya pesepakbola lainnya, pada saat-saat itu emosi berada pada level lain, di mana hanya di dalam lapangan yang dapat dipahami, sulit untuk menggambarkan perasaan bermain untuk tim nasional ini, untuk para penggemar luar biasa yang memberi kami cinta tanpa batas, apa adanya. dan moto kami 'Cintai Albania tanpa batas," ujar pemain Rubin Kazan menambahkan.

Baca Juga: Niclas Fullkrug Selamatkan Jerman dari Kekalahan di Euro 2024

"Merasa jika saya menyinggung seseorang setelah pertandingan melawan Kroasia, efek permainannya berdampak buruk, saya terus bekerja sama dengan seluruh kelompok untuk mewujudkan impian kami. Ada banyak pengampunan, dan saya merasakan kewajiban moral dan profesional untuk melakukannya, bagi semua orang yang terluka," tutur pemain berusia 26 tahun tersebut mengakhiri penyataan resminya.

Daku sendiri merubah kewarganegaraan menjadi Albania pada Juni 2023 lalu setelah bermain sebanyak 5 kali untuk tanah kelahirannya Kosovo, bekas provinsi etnis-Albania di Serbia yang mendeklarasikan kemerdekaan pada tahun 2008.

Mirlind Daku akan absen pada laga Albania vs Spanyol di Dusseldorf pada Selasa (25/6/2024) dini hari WIB dan juga mendapat larangan bermain di babak 16 besar jika tim besutan Sylvinho berhasil lolos dari fase grup.

Albania hanya meraih satu poin dari dua pertandingan grup pembuka mereka, bersama dengan Kroasia, dan mereka secara realistis harus mengalahkan Spanyol, yang telah memastikan tiket mereka ke babak 16 besar, jika mereka ingin mengamankan posisi dua teratas di Grup B. atau lolos ke babak sistem gugur sebagai salah satu dari empat tim peringkat ketiga terbaik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU