INDOZONE.ID - Timnas Indonesia U19 berniat untuk memperkuat skuadnya agar mampu bersaing di kancah Internasional.
Salah satu langkah konkrit Timnas Indonesia U19 untuk memperkuat skuadnya adalah dengan mendatangkan pemain naturalisasi.
Dari hal itu membuat pelatih Timnas Indonesia U20, Indra Sjafri menyodorkan 3 nama pemain naturalisasi untuk Timnas U19.
Hal tersebut ia ungkapkan dalam wawancaranya baru-baru ini. Adapun, alasan dibalik Timnas Indonesia U19 ingin menaturalisasi pemain karena performa buruknya di ajang Turnamen Touloun.
Baca Juga: Makin Panas! Jurnalis asal Italia Serang Balik Kevin de Bruyne Usai Disebut Bodoh
"Kemarin di Touloun ditambah beberapa pemain (diaspora) yang sudah kami pantau, tapi kan tidak segampang itu. Apalagi ini usia muda. Tidak segampang itu dia melakukan perpindahan kewarganegaraan," kata Indra Sjafri dalam wawancaranya sebagaimana yang dikutip dari Instagram @liputanbola.timnas pada Rabu (3/7/2024).
"Karena adaa pertimbangan-pertimbangan yang saya sebagai pelatih juga tidak bisa gegabah menentukan kualitas. Kecuali kalau pemain senior yang capsnya sudah banyak, profilenya sudah jelas, mungkin cepat ditentukan dia memang pemain bagus. Tapi kalau usia 18 tahun ini harus cukup hati-hati," tutur pelatih berusia 61 tahun tersebut melanjutkan.
Indra Sjafri juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan beberapa nama dari semua pemain yang ditemuinya saat berkunjung ke Belanda, ia juga telah berkonsultasi ke PSSI terlebih dulu.
Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF U19, Kans Juara di Depan Mata
Hal itu karena eks pelatih Evan Dhimas di Timnas U19 tersebut mendengar bahwa ada aturan yang sesuai dengan Undang-Undang nomor 12 tahun 2006 dan juga tidak sesuai dengan aturan FIFA.
"Kami telah memberikan beberapa nama dari semua pemain yang pernah ketemu sama saya di Belanda. Saya sudah bicarakan dengan PSSI. Itu nanti PSSI yang menelusuri. Pertama, PSSI-lah ini yang menelusuri silsilahnya," tutur Indra Sjafri memaparkan.
"Karena saya mendengar ada yang sesuai dengan Undang-Undang 12 tahun 2006 dan juga tidak sesuai dengan aturan FIFA. Makanya, sekarang tim PSSI sedang mencoba menelusuri secara administrasi memungkinkan untuk atau tidak," sambungnya.
Kemudian, Indra Sjafri ungkapkan bahwa ia telah punya rekomendasi satu penyerang, satu gelandang dan juga satu untuk posisi bek kiri. Meski begitu, Indra Sjafri menyerahkan semuanya ke PSSI untuk ditelusuri silsilah pemain yang direkomendasikan.
"Kalau Jens kan sudah. Saya ada merekomendasikan posisi depan satu, tengah satu dan kalau tidak salah bek kiri satu. Biar PSSI yang merilis karena nama tersebut akan valid setelah silsilahnya ditelusuriri dan memang bisa untuk di proses dan orang tuanyaya mau," tutur Indra Sjafri mengakhiri wawancara.
Sebelumnya, Indonesia U20 telah menaturalisasi Jens Raven, Dion Marx, Victor Geypens hingga Welber Jardim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @liputanbola.timnas