Senin, 15 JULI 2024 • 19:20 WIB

Kalah atas Spanyol di Final Euro 2024, Rafael Van der Vaart Sebut Declan Rice Beban Timnas Inggris

Author

Declan Rice saat ditenangkan oleh rekan setimnya di Arsenal, David Raya usai gagal membawa Inggris juara Euro 2024

INDOZONE.ID - Legenda sepak bola Belanda, Rafael Van der Vaart, memberikan kritikan pedas kepada bintang Timnas Inggris, Declan Rice, setelah kekalahan The Three Lions atas Spanyol di final Euro 2024.

Pada laga final yang berlangsung di Olympiastadion Berlin, Senin (15/7/2024) dini hari WIB, Inggris harus menelan kekalahan 2-1 atas Spanyol.

Kedua gol La Furia Roja dicetak oleh Nico Williams pada menit ke-47 dan Mikel Oyarzabal pada menit ke-87.

Sementara itu, satu-satunya gol Inggris tercipta melalui sepakan jarak jauh Cole Palmer, usai menerima umpan dari Jude Bellingham pada menit ke-73.

Baca Juga: Dua Sisi Berbeda Jude Bellingham Usai Inggris Gagal Juara Euro 2024

Seusai laga tersebut, legenda sepak bola Belanda, Rafael Van der Vaart mengkritik performa Declan Rice sepanjang turnamen yang digelar di Jerman itu.

Rafael Van der Vaart

Diketahui, Declan Rice selalu tampil penuh 90 menit di setiap pertandingan Euro 2024 bersama Timnas Inggris.

Akan tetapi, Van der Vaart merasa tidak terkesan dengan penampilan yang ditunjukkan oleh pemain berusia 25 tahun tersebut.

Mantan pemain Tottenham Hotspur medio 2010-2012 tersebut menyebut bahwa Rice merupakan pemain yang tidak berguna, meskipun ia dibeli Arsenal di angka 105 juta Pounds atau setara Rp2,2 triliun.

Pada laga melawan Spanyol, Rice tercatat hampir melakukan 40 passing, paling banyak dari rekan-rekan setimnya.

Tetapi, menurut pria berusia 41 tahun tersebut, mantan kapten West Ham United itu bermain bukan untuk melakukan passing ke depan, tetapi hanya untuk melakukan back-pass ke John Stones. Hal tersebut ia ungkapkan dalam wawancaranya baru-baru ini.

Baca Juga: Tiga Klub Inggris Sudah Ajukan Penawaran untuk Bek Jubentus Federico Gatti Tapi Ditolak

"100m untuk Declan Rice... apa yang dia lakukan?" kata Van der Vaart kepada NOS yang dikutip dari Metro UK.

"Dia datang untuk mengambil bola hanya untuk mengopernya kembali ke John Stones. Dia tidak berguna," tutur pengoleksi 109 caps bersama Belanda itu melanjutkan.

"Jika kamu benar-benar bernilai 100m, maka kamu harus bisa memainkan bola ke depan," ujar eks pemain Ajax medio 2000-2005 tersebut menambahkan.

Setelah pertandingan melawan Spanyol, kini Rice telah mengoleksi 58 caps bersama Timnas Inggris, dengan 19 penampilan ia lakoni di turnamen major.

Sementara itu, Van der Vaart semasa bermain untuk Tottenham Hotspur di periode 2010-2012, mencatatkan 28 gol dalam 77 pertandingan bersama The Lilywhites di semua kompetisi.

Sementara bersama Timnas Belanda, ia sukses mengemas 25 gol dalam 109 pertandingan bersama tim Oranje di semua ajang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Daily Mail UK

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU