INDOZONE.ID - Usai laga krusial antara Indonesia dan Australia di babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, perhatian publik tertuju pada sosok kiper baru timnas Indonesia, Maarten Paes.
Dia menjadi man of the match pada laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), dengan melakukan 6 penyelamatan krusial.
Sejak baru bergabung menjadi bagian Timnas, Paes telah menarik perhatian banyak penggemar sepak bola karena gaya bermainnya yang mirip dengan legenda hidup Jerman, Manuel Neuer.
Kehadiran Paes tidak hanya membawa angin segar bagi lini belakang Garuda, tetapi juga memberi harapan besar bahwa gaya sweeper-keeper modern akan membawa timnas Indonesia ke level yang lebih tinggi.
Gaya Sweeper-Keeper yang Mirip
Baik Maarten Paes maupun Manuel Neuer dikenal sebagai kiper dengan karakter yang aktif di lapangan.
Gaya sweeper-keeper, di mana kiper tidak hanya bertahan di garis gawang tetapi juga sering keluar dari kotak penalti untuk memotong serangan lawan, menjadi ciri khas keduanya.
Neuer, yang telah merevolusi peran kiper modern, kerap dianggap sebagai pionir gaya ini.
Baca Juga: Maarten Paes: Tembok Tak Tertembus yang Buat Australia Frustrasi di GBK
Di sisi lain, Paes mulai menunjukkan kemampuan serupa, dengan refleks cepat dan keberanian keluar dari area pertahanan untuk menghentikan bola jauh sebelum sampai ke gawang.
Gaya bermain ini menambah dimensi baru dalam permainan Indonesia. Sebelum kedatangan Paes, Indonesia sering mengandalkan kiper yang lebih konservatif dalam posisinya.
Namun, dengan kemampuan distribusi bola yang akurat dan kepercayaan diri untuk mengambil risiko, Paes membawa elemen kejutan yang bisa menguntungkan dalam menghadapi lawan.
Distribusi Bola dan Kontrol Permainan
Salah satu kesamaan paling mencolok antara Maarten Paes dan Manuel Neuer adalah kemampuan mereka dalam mendistribusikan bola.
Neuer dikenal sebagai kiper yang mampu memulai serangan balik cepat dengan umpan panjang akurat.
Paes menunjukkan potensi serupa, sering kali membuat umpan terukur yang bisa membalikkan keadaan dari posisi bertahan menjadi menyerang saat melawan arab saudi.
Kemampuan distribusi bola yang baik sangat penting dalam menghadapi tim dengan pressing tinggi seperti Australia.
Dengan menggunakan pendekatan ini, Indonesia bisa memanfaatkan ruang di lini belakang lawan yang terbuka saat mereka menyerang dengan agresif.
Selain itu, Paes juga mampu menenangkan tempo permainan ketika situasi menuntutnya, sebuah kualitas penting yang mengingatkan kita pada ketenangan Neuer di lapangan.
Postur Tubuh dan Dominasi di Udara
Postur tubuh besar menjadi aset penting bagi seorang kiper. Dengan tinggi badan yang hampir setara dengan Neuer, Paes memiliki keuntungan fisik yang memungkinkan dirinya mendominasi situasi bola-bola udara.
Kehadiran Paes di bawah mistar gawang membawa rasa aman bagi lini belakang Indonesia.
Sama seperti Neuer yang dikenal sebagai tembok besar bagi Bayern Munich dan timnas Jerman, Paes telah terbukti bisa menghadirkan ketangguhan serupa saat Indonesia menghadapi Australia, yang memiliki penyerang-penyerang berpostur besar.
Mentalitas di Lapangan
Meski masih baru di timnas Indonesia, Maarten Paes menunjukkan karakter kuat dan tenang. Hal ini mengingatkan kita pada Manuel Neuer yang telah lama menjadi kapten timnas Jerman dan Bayern Munich.
Seorang kiper dengan ketenangan yang baik tidak hanya melindungi gawangnya, tetapi juga mengatur pertahanan dan memberi instruksi kepada rekan-rekan setimnya.
Baca Juga: Menyala Bang Maarten Paes! Indonesia Sukses Tahan Imbang Arab Saudi 1-1
Di laga besar melawan Australia, mentalitas Paes sudah terbukti teruji. Sebagai salah satu kiper yang mulai mendapat perhatian lebih, Paes menunjukkan ketenangan dan kepemimpinan seperti yang sering diperlihatkan Neuer dalam laga-laga penting.
Pahlawan Baru Timnas Indonesia
Dengan kesamaan gaya bermain seperti yang dimiliki Manuel Neuer, kehadiran Maarten Paes bukan hanya sekadar tambahan dalam skuad, tetapi juga sebuah simbol transformasi yang bisa mengangkat kualitas permainan timnas ke level yang lebih tinggi.
Dalam sepak bola modern, peran kiper tidak lagi terbatas sebagai penjaga gawang. Mereka juga merupakan pemain kunci yang bisa menentukan alur serangan dan hasil akhir pertandingan.
Performa dan gaya sweeper-keeper yang ditunjukkan dalam laga kontra Australia, memberikan harapan Indonesia dapat melangkah lebih jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dukungan penuh dari suporter, kerja keras tim, dan keyakinan pada kemampuan Paes bisa menjadi kombinasi sempurna untuk menciptakan momen bersejarah di lapangan.
Dalam laga-laga selanjutnya, kita akan melihat apakah Maarten Paes bisa melangkah lebih jauh mengikuti jejak Manuel Neuer dan menjadi pahlawan baru bagi timnas Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram@maartenpaes, Instagram@manuelneuer