Jumat, 27 SEPTEMBER 2024 • 10:54 WIB

Terungkap! Manchester City Selangkah Lagi Menang dalam Gugatan Hukum Terhadap Premier League

Author

Bendera Manchester City di Etihad Stadium (REUTERS/Matthew Childs)

INDOZONE.ID - Manchester City tampaknya semakin dekat dengan kemenangan dalam gugatan hukum mereka terhadap peraturan Associated Party Transactions (APT) yang diterapkan oleh Premier League.

Permasalahan hukum ini mencuat setelah rencana pemungutan suara terkait perubahan sistem APT tiba-tiba dibatalkan pada pertemuan penting yang diadakan pada hari kamis pagi (26/09/2024).

Kemenangan bagi Manchester City

Fans Manchester City saat parade juara Premier League (REUTERS/Jason Cairnduff)

Sumber dari Mail Sport mengungkapkan bahwa perubahan aturan yang dianggap ilegal oleh Manchester City sebenarnya sudah dijadwalkan untuk dibahas dalam pertemuan di London.

Namun, keputusan untuk membatalkan pemungutan suara di menit-menit terakhir memperkuat dugaan bahwa City sedang berada di ambang kemenangan.

Jika aturan ini akan dibatalkan atau menjadi tidak relevan, maka tidak ada alasan lagi untuk melanjutkan proses pemungutan suara.

Meskipun baik pihak Manchester City maupun Premier League belum memberikan pernyataan resmi, tanda-tanda ini memperlihatkan bahwa City mungkin telah berhasil membuktikan argumen mereka.

Hal ini bisa menjadi tonggak penting dalam permasalahan hukum antara Manchester City dan Premier League.

Akar Masalah: Dugaan Pelanggaran Keuangan

Pep Guardiola saat Manchester City bertanding (REUTERS/Phil Noble)

Permasalahan ini terjadi di tengah penyelidikan atas dugaan 115 pelanggaran aturan keuangan oleh Manchester City. Pada bulan Juni lalu, City mengambil langkah hukum dengan menggugat Premier League atas peraturan APT.

Mereka menilai bahwa peraturan tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merugikan secara keuangan. City bahkan meminta kompensasi atas kerugian yang mereka alami.

APT diperkenalkan pada Desember 2021, menyusul pengambilalihan Newcastle United oleh Saudi. Aturan ini dirancang untuk mencegah klub-klub melakukan kesepakatan sponsor berlebihan dengan perusahaan yang terkait dengan pemilik mereka.

Namun, City merasa bahwa aturan ini sebenarnya dirancang untuk membatasi dominasi mereka di kancah sepak bola Inggris.

Mereka menyebutnya sebagai bentuk "tirani mayoritas" dan mengecam sistem voting Premier League yang mengharuskan persetujuan dua pertiga klub untuk setiap perubahan aturan. Menurut City, sistem ini tidak adil.

Apa Selanjutnya?

Bendera corner Manchester City di Etihat Stadium (REUTERS/Rui Vieira)

Dampak dari perkembangan ini terhadap sidang dugaan pelanggaran keuangan Manchester City masih belum dapat dipastikan.

Tuduhan yang menjadi fokus adalah terkait kesepakatan sponsor yang melibatkan perusahaan-perusahaan yang bekerja sama dengan Abu Dhabi, yang merupakan pusat dari 115 dakwaan tersebut.

Premier League menegaskan bahwa peraturan APT saat ini masih dalam tahap evaluasi dan belum ada keputusan akhir yang diambil.

Mereka juga menjelaskan bahwa pembatalan agenda pertemuan adalah hal yang biasa dalam diskusi semacam ini.

Awalnya, klub-klub Premier League dijadwalkan untuk memberikan suara terkait pembatasan akses ke database yang dibuat berdasarkan sistem APT 2021.

Database ini dirancang untuk memantau kontrak komersial klub dan memastikan nilainya sesuai dengan pasar. Namun, pemungutan suara tersebut dibatalkan setelah amandemen dihapus dari agenda pertemuan.

Penutup

Meski juru bicara Manchester City menolak untuk memberikan komentar lebih lanjut terkait situasi ini, langkah pembatalan pemungutan suara memberi sinyal kuat bahwa City mungkin selangkah lebih dekat menuju kemenangan.

Keputusan akhir atas gugatan ini diharapkan akan menjadi titik balik dalam hubungan antara Manchester City dan Premier League, serta memberi dampak besar terhadap kebijakan keuangan klub di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Daily Mail UK, Mail Sport

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU