INDOZONE.ID - Keputusan mengejutkan Ruben Amorim untuk mencoret Marcus Rashford dan Alejandro Garnacho dari skuad dalam Derby Manchester melawan Manchester City menimbulkan berbagai spekulasi.
Sebagai pelatih baru, Amorim menunjukkan ketegasan dalam memilih pemain yang tidak dianggap memenuhi standar Manchester United, namun keputusan tersebut menimbulkan pertanyaan.
Apakah ini menandakan bahwa Rashford dan Garnacho tidak lagi menjadi bagian dalam rencana jangka panjang Manchester United?
Sebelum pertandingan dimulai, Amorim menjelaskan bagaimana cara pendekatannya terhadap seleksi pemain.
“Kami mengevaluasi segala hal: latihan, performa di lapangan, komitmen terhadap tim, hingga upaya untuk saling mendorong antar pemain,” ungkap Amorim kepada Sky Sports.
Pendekatan seleksi pemain yang ketat ini terbukti berhasil, dengan Amad Diallo yang dipercaya sebagai penyerang bersama Hojlund, menjadi pahlawan dengan kontribusinya dalam kemenangan 2-1 United di Etihad Stadium.
Baca Juga: Bawa Manchester United Comeback di Menit Akhir, Ruben Amorim Percaya Magis 'Fergie Time'
Rashford Tidak Lagi Jadi Pilihan Utama?
Keputusan berani Amorim tampaknya mendapat dukungan penuh dari INEOS, pemilik baru Manchester United.
Berdasarkan laporan terbaru, hanya ada enam pemain yang dianggap tidak akan dijual oleh United untuk tahun 2025 dan Marcus Rashford bukan salah satunya.
Beberapa laporan mengungkapkan bahwa Manchester United terbuka untuk menjual Rashford dengan harga yang lebih rendah dibandingkan dua tahun lalu, dengan harga £40 juta.
Kekhawatiran tentang sikap Rashford di dalam tim mulai muncul, dengan beberapa sumber menggambarkan dirinya sebagai pemain yang sulit diarahkan oleh staf kepelatihan.
Jika situasi ini tidak membaik, kepergiannya dari klub pada 2025 menjadi semakin mungkin.
Baca Juga: Manchester United Ingin Jual Marcus Rashford Karena Gaya Hidupnya yang Bermasalah
Roy Keane: Mungkin Ini Waktunya Berpisah
Jika Marcus Rashford benar-benar meninggalkan Manchester United, itu akan menjadi keputusan yang emosional bagi banyak fans.
Rashford, yang berasal dari akademi Manchester United, telah menjadi bagian dalam sejarah klub.
Namun, legenda United, Roy Keane, memberikan pandangan yang berbeda mengenai masa depan sang pemain.
“Kepindahan bisa menjadi hal yang baik untuk Marcus dan tantangan baru akan menyegarkan kariernya,” ujar Keane melalui Sky Sports.
“Dia sudah berada di sana terlalu lama. Ketika Anda berada di klub besar tapi sikap Anda tidak tepat dan itu terlihat akhir-akhir ini, mungkin lebih baik bagi semua pihak untuk berpisahm" tegas Keane.
Ketegasan Ruben Amorim & INEOS
Keputusan Ruben Amorim dan dukungan INEOS terhadap perombakan besar di skuad Manchester United menunjukkan bahwa masa depan Rashford di Old Trafford semakin tidak pasti.
Jika situasi ini berlanjut, tidak menutup kemungkinan bahwa Rashford dan Garnacho akan mencari perjalanan baru di klub lain.
Meskipun begitu, kepergiannya tentu akan menjadi momen emosional bagi para penggemar, mengingat perjalanan panjangnya di Manchester United.
Kini, semua mata tertuju pada tahun 2025, apakah Rashford akan tetap bertahan atau benar-benar melangkah pergi dari klub yang membesarkannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sky Sports