Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
INDOZONE.ID - Marcus Rashford kini berada dalam situasi yang penuh tekanan terkait masa depannya di Manchester United.
Ruben Amorim disebut siap mengambil tindakan tegas dan berpisah dengan sang penyerang, jika ia gagal memperbaiki performa dan sikapnya, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Menurut laporan Sky Sports News, pemain berusia 27 tahun ini telah mengalami ketegangan dengan pihak manajemen INEOS sejak bulan Januari 2024.
Ketegangan ini disebabkan oleh pelanggaran aturan internal yang terus diulang, yang sebelumnya diterapkan oleh mantan manajer Erik ten Hag.
Sekarang, di bawah kepemimpinan pelatih baru Ruben Amorim, Rashford kembali menjadi pusat perhatian yang negatif.
Amorim dilaporkan kecewa dengan sikap dan komitmen Rashford selama sesi latihan. Hal ini akhirnya membuat sang pelatih memutuskan untuk mencoret namanya dari skuad ketika bertandang ke markas Manchester City.
Selain Rashford, Alejandro Garnacho juga harus menyaksikan pertandingan dari rumah karena alasan yang sama.
Namun, Garnacho dipandang sebagai pemain muda yang masih punya waktu untuk belajar, sementara Rashford, sebagai pemain senior, seharusnya menjadi contoh bagi rekan-rekannya.
Baca Juga: Dicoret saat Derby Manchester, Waktunya Rashford dan Garnacho Tinggalkan Manchester United?
Sejak Januari, Manchester United sebenarnya terbuka terhadap tawaran untuk Rashford. Namun, hingga saat ini tidak ada klub yang berminat memboyongnya.
Hal ini disebabkan oleh masalah sikap dan perilaku di luar lapangan, penurunan performa, serta tingginya gaji yang dimiliki Rashford.
Amorim sendiri telah mencoba berbagai pendekatan untuk membangkitkan semangat Rashford.
"Dengan pemain seperti Rash, Anda sudah mencoba berbagai cara, tapi tidak berhasil, apakah kita akan terus melakukan hal yang sama? Atau mencoba pendekatan berbeda?" ujar Amorim.
Keputusan mencoret Rashford dari pertandingan melawan Manchester City tampaknya membuahkan hasil.
Baca Juga: Legenda Manchester United Puji Ketegasan Ruben Amorim: Rashford dan Garnacho Harus Sadar Diri
Sang pemain menunjukkan peningkatan dalam sesi latihan dan memperlihatkan sikap yang lebih positif.
Rashford bahkan mengunggah foto perayaan tim di media sosial usai gol kemenangan Amad, disertai caption, "Yaaa! Aku menyukainya, teman-teman." Hal ini dianggap sebagai respons langsung terhadap komentar Amorim yang menekankan pentingnya kebersamaan tim dalam setiap pertandingan.
Namun, masih ada pertanyaan, apakah perubahan sikap Rashford ini akan bertahan lama? Rashford memiliki sejarah merespons dengan baik terhadap hukuman, tetapi konsistensi selalu menjadi masalah.
Pada Desember 2022, setelah dicadangkan oleh Ten Hag akibat datang terlambat ke pertemuan tim, ia mencetak gol kemenangan melawan Wolves dan berkata, "Jika saya pelatih, saya akan melakukan hal yang sama. Standar harus dijaga."
Sayangnya, perbaikan semacam itu tidak pernah berlangsung lama. Manchester United berharap bahwa tindakan tegas Amorim dengan mencoretnya dari pertandingan bisa menjadi titik balik yang akhirnya membawa Rashford kembali ke jalur yang benar.
Baca Juga: Manchester United Ingin Jual Marcus Rashford Karena Gaya Hidupnya yang Bermasalah
Masa depan Rashford di Manchester United kini bergantung sepenuhnya pada dirinya. Jika ia gagal membuktikan bahwa ia bisa menjadi pemain yang diandalkan, klub tak segan untuk mencari jalan lain.
Dengan performa dan sikap yang lebih baik, Rashford masih memiliki kesempatan untuk membuktikan kualitasnya dan mendapatkan kembali tempat di skuad utama Manchester United.
Namun, jika perubahan tersebut tidak berlangsung lama, maka masa depannya di klub besar ini akan semakin terancam.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sky Sports