Selasa, 04 FEBRUARI 2025 • 18:35 WIB

Mengenal Luke Xavier Keet, Pemain Keturunan yang Mungkin Bela Timnas Indonesia

Author

Luke Xavier Keet.

INDOZONE.ID - Timnas Indonesia terus memperkuat skuad demi tampil lebih baik lagi di setiap pertandingan. Jika ingin memperkuat sisi kiri permainan, nama Luke Xavier Keet mungkin dapat dipertimbangkan.

Luke seharusnya tidak terlalu asing bagi pencinta sepak bola Indonesia. Sebab, dia sempat berfoto bersama Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, dengan pose salaman pada tahun lalu. 

Erick Thohir salaman dengan Luke Xavier Keet.

Foto dengan Ketum PSSI pun diunggah Luke ke Instagram-nya, @lukekeet, pada 7 Juni 2025. Usai diunggah, pencinta sepak bola Indonesia berspekulasi di kolom komentar, jika Luke akan memperkuat Timnas Indonesia di masa depan.

Namun, kejelasan dari kabar ini belum terdengar kembali hingga kini. Lantas, siapakah Luke Xavier Keet itu? Bagaimana karier sepak bolanya?

Baca Juga: Dipanggil Interview Seleksi Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Zulkifli Syukur Mendapatkan Pengalaman Berharga

Profil Luke Xavier Keet

Lahir di Jakarta, pada 28 Juli 2003, Luke memiliki darah Indonesia dari sang ibu. Sementara itu, ayah Luke berasal dari Australia.

Masa kecil Luke dihabiskan di Jakarta. Hingga umur 9 tahun, Luke pun sempat bermain bola di Indonesia.

Kala itu, Luke mencoba berbagai posisi, bahkan kiper. Setelahnya, Luke mengikuti sang ayah pindah ke Spanyol.

Karier Luke Xavier Keet

Luke mengawali karier sepak bolanya bersama tim klub Spanyol, yaitu Cornella U-19. Kemudian, ia dilepas oleh Cornella ke klub Spanyol lainnya, UE Viladecans. 

Di UE Viladecans, ia bertahan hingga 2022. Pada 1 Juli 2022, ia hijrah ke Inggris, bersama dengan Walthamstow. 

Hanya setahun di Walthamstow, ia kemudian mencoba peruntungan di tanah Balkan, tepatnya bersama klub Yunani bernama Diagoras. 

Tak bertahan lama, Luke kembali berganti klub hingga kini  bermain bersama klub Liga Super 2 Yunani, yaitu Niki Volou. Luke dikontrak oleh Niki Volou hingga 30 Juni 2025.

Sayangnya, pemain 21 tahun yang berposisi asli sebagai winger kiri dan bek kiri itu, belum mendapatkan kesempatan bermain sekali pun bersama Niki Volou.

Sementara itu, Berdasarkan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia, anak berkewarganegaraan ganda diberikan ruang hukum atau kesempatan untuk memiliki 2 (dua) kewarganegaraan secara bersamaan secara terbatas, yaitu hingga usia 18 (delapan belas) tahun atau sebelum itu namun sudah kawin. 

"Batas waktu yang diberikan untuk menyampaikan pernyataan untuk memilih kewarganegaraan tersebut adalah untuk disampaikan dalam waktu paling lambat 3 (tiga) tahun setelah anak berusia 18 (delapan belas) tahun atau sudah kawin," demikian pernyataan di laman Kemenkumham.


Banner Z Creators Undip.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Transfermarkt, YouTube Ocehan Bola

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU