Jumat, 07 FEBRUARI 2025 • 17:15 WIB

Profil Sandy Walsh, Perintis Diaspora dari Belgia yang Dicintai Banyak Penggemar di Indonesia

Author

Sandy Walsh usai bertanding.

INDOZONE.ID - Tidak ada negara di manapun di dunia ini yang disetiap pertandingan Timnasnya selalu menimbulkan histeria dan memancing jutaan reaksi seperti Indonesia.

Perkembangan sepak bola berkembang secara pesat berkat perencanaan naturalisasi yang cerdas membuat kita semua sebagai warga Indonesia tiba tiba bermimpi bahwa asa ke Piala Dunia 2026 teryata ada.

Salah satu pemain diaspora yang dianggap berjasa untuk membangkitkan gairah sepakbola seluruh warga Indonesia semenjak dinaturalisasi adalah pemuda asal Belgia, Sandy Walsh.

Sandy Walsh dan istrinya Aislinn Konig yang tinggal di apartemen di Kota Antwerp, Belgia baru saja kembali dari Indonesia dan membagikan kesannya dibagikan oleh-oleh dari fansnya di Indonesia yang dibuka dari koper seberat 20 kilogram

Baca Juga: Sandy Walsh: Dari Penampilan Gemilang ke Bangku Cadangan

“Kami harus meninggalkan tiga koper lainnya di belakang, ada bantal, cangkir, kopi, teka-teki, dan buku kenangan yang ditinggalkan oleh fans dengan wajahnya (atau pasangannya) yang menempel di atasnya “ ujar Walsh.

Selain hadiah yang berkesan, terdapat pula hadiah yang lebih mahal seperti pakaian dari desainer, miniatur F1 dari Lego, serta figur koleksi eksklusif kolektor dari superhero Iron Man.

“Para fans saya di Indonesia tahu bahwa hal-hal ini yang saya suka,” senyum bek sayap KV Machelen tersebut “meskipun saya tahu kalau ini sudah berlebihan” katanya.

Ketika Sandy Walsh dianggap sebagai orang yang populer dI KV Machelen, orang-orang mungkin tidak menyangka kalau hadiah yang didapatkan oleh Sandy Walsh tersebut sebenarnya diberikan oleh penggemar sepak bola asal Indonesia.

Sesuatu dimana orang Belgia dan orang di luar sana sulit memahami kalau seorang seperti Walsh diperlakukan istimewa oleh penggemarnya disana.

Karir Sandy Walsh Sebagai Perintis Diaspora Bersama Timnas Indonesia

Sandy Walsh saat ini telag berganti kewarganegaraan menjadi negara Indonesia, negara dengan jumlah populasi terbanyak keempat di dunia setelah China, India, dan Amerika Serikat berjumlah 270 juta penduduk.

Lantas apa hubungan antara Sandy Walsh dengan Indonesia? padahal dia lahir di Belgia dengan ibu yang berkewarganegaraan Belanda dan Ayah dengan Berkewarganegaraa Inggris.

Baca Juga: Demi Jalani Debut Bersama Timnas Indonesia, Ini yang Jadi Fokus Sandy Walsh

Sandy Walsh mengatakan kalau usulnya itu “berasal dari negara dan kakek saya dari ibu,”ujarnya.

Setelah China, India, dan AS, negara kepulauan ini dapat menyebut dirinya sebagai negara terbesar keempat di dunia dengan populasi sebanyak 270 juta jiwa.

Sandy Walsh mengakui kalau dia dekat kakek dan neneknya, jadi dia bisa mengetahui soal Indonesia, sampai akhirnya tertarik memperkuat Timnas Indonesia.

“Saya selalu sangat dekat dengan dengan kakek dan nenek saya. Mereka meninggalkan Indonesia untuk mencari kehidupan yang lebih baik, tetapi selalu bercerita kepada saya tentang budaya dan akar mereka.

Oleh karena itu, negara ini selalu memiliki tempat khusus di hati saya - bahkan sebelum saya memutuskan untuk bermain untuk tim nasional,” jelas Walsh.

“Sejak saat itu cinta saya untuk Indonesia bertambah. Terutama ketika saya debut di kota kelahiran kakek saya di Surabaya, saya merasakan koneksi yang besar,” ujar Walsh sambil meyakini kakeknya nonton dari atas.

Proses Sandy Walsh menjadi diaspora sebenarnya telah berlangsung sejak tahun 2017, dimana tahun tersebut adalah kontak pertamanya dengan pihak federasi

“Pertama kali nama saya muncul di media Indonesia saat saya bermain di Racing Genk di babak perempat final Liga Europa,” kenang Walsh.

“Pihak federasi Indonesia mengatakan kalau saya memiliki akar disana dari kakek dan nenek. Kemudian pelatih Timnas Indonesia saat itu (Luis Milla) menghubungi saya melalui DM Instagram saat semuanya belum seprofesional seperti sekarang.

Sandy Wals

Mereka bertanya apakah saya tertarik bermain untuk Timnas Indonesia dan mengundang saya bertemu ke Jakarta, saya saat itu dengan cepat menjawab tertarik,” ujar Walsh.

Pilihan Sandy Walsh untuk memilih bergabung Timnas Indoensia bukan jalan yang mudah, karena dia akan jauh dari keluarga dan klub serta akan sering melakukan pekerjaan jauh.

Tanpa sadar, Sandy Walsh telah menjadi perintis bagi pemain Diaspora Timnas Indonesia yang sekarang berjumlah cukup banyak.

Jelas bukan pilihan yang mudah. Karena itu berarti kamu akan banyak jauh dari keluargamu dan dari klubmu karena perjalanan yang jauh. Sandy Walsh Dengan pernyataan itu, Walsh melakukan pekerjaan perintis.

Karena langkah yang dilakukan Sandy Walsh sebagai perintis, sekarang telah banyak pemain diaspora yang tidak ragu untuk menjadi WNI.

Baca Juga: Bosan Dengar Cerita Messi dari Maarten Paes, Sandy Walsh Curhat Mau Ganti Teman Sekamar di Timnas Indonesia

Tidak pernah terbayangkan di era sebelumnya seseorang yang bermain di kompetisi eropa yang sangat disegani berani untuk menjadi diaspora.

Sayang debut Sandy Walsh yang seharusnya sudah bisa debut bersama Timnas Indonesia di tahun 2018 harus tertunda karena kondisi politik yang sensitif di Indonesia karena tidak semua orang yang antusias dengan pemain diaspora.

Bahkan beberapa pengamat mengklaim kalau pemain diaspora merusak identitas Timnas Indonesia.

Baru pada tahun 2022 ketika Sandy Walsh yang telah berbulan-bulan belajar Bahasa Indonesia akhirnya mendapatkan paspornya.

Walsh diresmikan oleh sebuah acara kenegaraan yang resmi dengan berbalut pakaian tradisional dengan mengucapkan sumpah, mencium bendera merah-putih, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Gelombang Diaspora Setelah Sandy Walsh

Tercatat terdapat 13 pemain yang dinaturalisasi oleh Timnas Indonesia setelah Sandy Walsh, diantaranya terdapat kiper FC Dalllas, Marteen Paes, Bek Twente Mees Hilgers, dan bek asal Kopenhagenn Kevin Diks.

Seluruh pemain yang menjadi diaspora berasal dari Belanda karena memiliki hubungan kolonial di masa lalu.

Erick Thohir adalah aktor dibalik ramainya gelombang diaspora asal Belanda. Erick yang merupakan ketua federasi melakukan starategi diaspora ke Timnas Indonesia untuk mempercepat kualitas yang dapat diraih.

Aturan FIFA sekarang memungkinkan untuk bermain membela negara tempat kelahiran orang tua serta kakek dan neneknya.

Sandy Walsh yang merupakan pemain perintis yang menjadi diaspora mengaku senang jika dihubungi oleh pemain diaspora lain yang tertarik untuk memperkuat Timnas Indonesia.

"Saya semakin banyak menerima telepon dan pesan dari pemain yang juga ingin pindah ke Indonesia.

Mereka bertanya kepada saya bagaimana seluruh prosesnya, bagaimana suasana di tim, bagaimana perjalanan dilakukan ... Saya selalu siap membantu siapa saja. Karena itu hanya akan meningkatkan level tim,” jelasnya.

Mimpi Piala Dunia Sandy Walsh

Timnas Indonesia sejak kedatangan pemain diaspora perlahan-lahan mulai menapaki jalan ke Piala Dunia. Indonesia yang awalnya berada di peringkat FIFA ke 173 sebelum gempuran pemain diaspora sekaeang telah naik kurang lebih hampir 50 peringkat.

Sandy Walsh dan pemain Timnas Indonesia lainnya mengejutkan panggung asia setelah berhasil mengalahkan Arab Saudi dan juga menambahan imbang Australia.

“Sama seperti seluruh kelompok. Kemenangan melawan Arab Saudi telah memberikan banyak kepercayaan diri kepada semua orang.

Di bulan Maret, semacam final menanti kami dalam pertandingan melawan Australia. Jika kami menang, kami tiba-tiba memiliki segalanya di tangan kami sendiri,” jelas Walsh.

Baca Juga: Sandy Walsh Kagum dengan Fans Sepak Bola di Indonesia: Militan dan Penuh Semangat

Sandy Walsh Percaya mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 berada di tangan kita sendiri, jadi jika Indonesia benar-benar melangkah maka itu bukanlah sebuah keberuntungan, melainkan karena kerja keras. 


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk, bikin cerita dan konten serumu, serta dapatkan berbagai reward menarik! Let’s join Z Creators dengan klik di sini.

Banner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Sporza.be

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU