INDOZONE.ID - Penampilan stabil Vanja Milinkovic-Savic bersama Torino bikin namanya ramai dibicarakan.
Kiper jangkung asal Serbia itu disebut-sebut jadi incaran dua raksasa Inggris, Manchester United dan Manchester City.
Tak cuma duo Manchester, beberapa klub top Eropa lain seperti Napoli dan klub tajir Liga Arab, Al-Hilal, juga ikut memantau situasi Vanja.
Torino dikabarkan memasang harga awal sekitar 20 juta euro. Tapi angka itu bisa naik, tergantung seberapa banyak klub yang serius mengincarnya.
Baca Juga: Sedih! Kevin de Bruyne Akui Terkejut saat Tahu Manchester City Tidak Perpanjang Kontraknya
Tampil Konsisten di Serie A
Musim ini, Vanja sudah tampil dalam 33 pertandingan bersama Torino di semua kompetisi.
Ia mencatatkan 10 clean sheet dan kebobolan 36 gol.
Dengan tinggi badan 202 cm, kelebihan utama Vanja ada di jangkauan tangannya yang panjang.
Keunggulan ini jadi poin menarik, terutama karena kiper-kiper yang dimiliki City dan United saat ini belum benar-benar stabil musim ini.
Baca Juga: Wojciech Szczesny Dipastikan Perpanjang Kontrak di Barcelona Satu Tahun Lagi
Duo Manchester Butuh Tambahan di Bawah Mistar
Baik United maupun City memang sedang menghadapi persoalan di lini belakang.
Dalam 33 laga Premier League musim ini, United sudah kebobolan 46 gol, sementara City kebobolan 42 gol.
Angka itu tergolong tinggi, apalagi untuk tim yang menargetkan gelar.
Kehadiran Vanja bisa jadi solusi untuk memperkuat sektor penjaga gawang musim depan.
Al-Hilal Andalkan Koneksi Keluarga
Di luar Eropa, Al-Hilal juga ikut membidik Vanja. Klub Liga Arab Saudi itu punya satu senjata unik, Sergej Milinkovic-Savic, kakak kandung Vanja, yang sudah lebih dulu bergabung ke sana.
Faktor kedekatan keluarga bisa jadi pertimbangan. Tapi bukan cuma itu.
Manchester United juga punya cerita lama dengan Vanja.
Pernah Jadi Proyek Masa Depan United
Vanja sempat jadi pemain United dari 2014 hingga 2016.
Ia direkrut dari klub Serbia, Vojvodina, dengan status sebagai prospek jangka panjang.
Namun, kariernya di Inggris tak berkembang karena terkendala visa kerja.
Akhirnya, ia dilepas ke klub Polandia, Lechia Gdansk, sebelum akhirnya berkembang pesat di Serie A bersama Torino.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Get Football