Biasanya, para atlet yang ikut dalam suatu pertandingan didominasi oleh kaum muda belia. Namun, tak menutup kemungkinan jika ada atlet yang memiliki usia di atas 50 tahun, ikut andil dalam pertandingan.
Seperti halnya salah satu atlet berkuda di Olimpiade Tokyo 2020. Dikutip dari Everything Zoomer, Sabtu (7/8), Mary Hanna adalah atlet berkuda asal Australia yang menjadi peserta tertua dalam pesta olahraga tersebut.
Mary diketahui sudah berusia 66 tahun dan telah memiliki 4 orang cucu. Tentu kebanyakan orang seusianya, memilih untuk pensiun dan memilih untuk menikmati usia senjanya. Namun, Mary memilih untuk menjalankan pekerjaan sekaligus ikut dalam kompetisi di berbagai ajang.
"Aku tidak berpikir tentang usia karena ada banyak orang lebih tua yang menunggang kuda dan melakukannya dengan baik. Tua atau muda, itu tidak ada bedanya. Jika kamu sehat dan bugar, kamu bisa terus melakukannya," kata Mary.
Mary Hanna merupakan atlet berkuda wanita tertua kedua dalam sejarah olimpiade setelah sebelumnya Lorna Johnstone. Mary sendiri mengaku jika ia tak tahu lagi apa yang ingin dia lakukan selain berkuda. Ia menyebut pernah mencoba berbagai olahraga lain.
"Aku tidak tahu apalagi yang bisa dilakukan. Aku sudah melakukan ini sangat lama. Dan lihatlah berkuda menjadi salah satu olahraga di mana orang tidak mempedulikan usia atau gendermu," ujarnya.
Disisi lain, kecintaan Mary terhadap kuda ternyata sudah ditunjukkan sejak ia kecil. Mary kecil sudah hobi menunggang kuda. Sejak dulu, keluarganya telah menggunakan kuda sebagai kendaraan untuk bepergian.
"Seperti jika kamu tidak menunggang kuda kamu tidak akan diberi makan. Kami menunggang untuk melakukan pekerjaan, itu bagian dari hidup" katanya.
Meski tak mendapatkan gelar juara pada Olimpiade Tokyo, namun Mary tak menyurutkan tekadnya untuk mengikuti kejuaraan Olimpiade Paris 2024.
"Hanya tiga tahun lagi. Kecuali tubuhku benar-benar hancur. Aku tentu menargetkan Paris," pungkasnya.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: