Selasa, 20 JUNI 2023 • 11:50 WIB

Pesenam Putri Nur Hazizah Persembahkan Emas Pertama di Ajang Special Olympics Summer Games Berlin

Author

Pesenam ritmik asal Provinsi Riau, Nur Hazizah Sinaga mempersembahkan emas pertama untuk anggota delegasi Special Olympics Indonesia di ajang Special Olympics Summer Games 2023 Berlin.

Pesenam ritmik Nur Hazizah Sinaga asal Riau berhasil mempersembahkan emas pertama untuk anggota delegasi Special Olympics Indonesia di ajang Special Olympics Summer Games 2023 Berlin, Senin (19/6/2033).

Nur Hazizah yang turun di level 1 nomor alat bola, unggul atas Anette Viskov dari Esthonia dan Andreia Ruivo dari Portugal yang masing-masing meraih perak dan perunggu.

Baca Juga: Bintang Tenis Ini Mengaku Nyesel Pernah Juara US Open

Kemudian di hari kedua, cabang olahraga senam ritmik juga mempersembahkan 1 medali perak dan 1 perunggu. Medali Perak Cynthia Nainggolan asal Sumatera Utara. Dia kalah bersaing atas Angie Galvis Fedossova yang mewakili Special Olympics Columbia sedangkan Katherine Carrascoso Pujols mendapat perunggu.

Tambahan perunggu diraih oleh Cynthia Nainggolan di level 1 nomor Ribbon, emas diraih oleh Aigerim Issabayeva dari Khazastan dan perak oleh Katherine Carrascoso Pujols dari Republik Dominika. Ini adalah perunggu kedua bagi Cynthia.

Baca Juga: 1.000 Peserta Balap Sepeda Ditargetkan Ikut Tour de IKN

“Alhamudillah kami bisa menang,” ujar pelatih senam Ritmik Special Olympics Indonesia, Elly Pudji Kusumawati yang tak dapat menutup rasa suka citanya seperti dilansir dari situs resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Selasa (20/6/2023).

Hari ini para pesenam ritmik Special Olympics Indonesia turun di enam nomor pertandingan yang digelar di Hall 1, Komplek Berlin Messe. Peraih emas Nur Hazizah Sinaga turun di dua nomor final, Cynthia turun di 4 nomor final, Penampilan Nur Hazizah, lebih baik ketimbang hari sebelumnya.

Harapan meraih medali hari ketiga, Selasa, 21/Juni terbuka. Di cabang atletik pelari asal Lampun Frety Sinta Melia lolos ke final nomor 200 meter, demikian juga pelari putera asal Jawa Barat Dewangga Kanahaya Iskandar. Namun kuarter campuran 4x4 400 meter gagal karena Fretty tak mampu menyelesaikan tugasnya.

Baca Juga: 7 Jenis Permainan Biliar yang Perlu Kamu Ketahui

Di cabang renang Arsyad Al Banjari asal Kalimantan Selatan mencatat waktu tercepat di heat 1 penyisihan di level B 100 meter gaya kupu-kupu. “Kami harap dia akan mampu meraih emas,” ujar pelatih Yulidarti. Arsyad akan berburu medali di final, Rabu,
Dua perenang lain yakni Alfian asal Provinsi Bangka Belitung di gaya bebas dan perenang putri asal Sumatera Barat Nadila juga maju ke final di gaya dada 100 meter.

Sedangkan tim bowling masih dalam menunggu hasil tahap divisioning. Para pebowling Special Olympics Indonesia baru akan bertanding pada Kamis, 22 Juni nomor unified sport, pukul 09.00-11.30 waktu setempat. Sedangkan untuk men singles akan digelar Sabtu, 24 Juni.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kemenpora.go.id

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU