Sudah Juara Dunia, Aldi Satya Mahendra Tetap Membumi Balap Bareng Komunitas di Sirkuit Mandalika
INDOZONE.ID - Aldi Satya Mahendra, sang jawara dunia World Supersport 300 (WorldSSP300), tetap menunjukkan sisi rendah hati dengan ikut memeriahkan rangkaian balap di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB.
Acara ini adalah bagian dari seri final bLU cRU Yamaha Sunday Race (YSR) 2024 pada 26-27 Oktober, yang berhasil menarik 187 starter dari berbagai kategori.
Di kelas R25 Community B, persaingan semakin seru dengan partisipasi 32 starter, menjadikannya kelas dengan peserta terbanyak.
Sementara itu, kategori Idemitsu bLU cRU R15 Junior Pro diikuti oleh pembalap-pembalap muda usia 11-15 tahun dengan total 19 starter.
Baca Juga: Biaya Fantastis! Yamaha Indonesia Beberkan Dana untuk Aldi Satya Mahendra Jadi Juara Dunia WSSP300
Balapan ini tak hanya sekadar seru, namun juga jadi ajang penentuan juara umum di berbagai kelas, baik komunitas maupun profesional.
Pembuktian Aldi
Aldi Satya Mahendra turut ambil bagian dalam kelas R25 Pro dan R15 Pro bersama tim Yamaha Akai Jaya MBKW2.
Pada race pertama, Aldi meraih podium kedua di kelas R15 Pro dan R25 Pro. Pada race kedua, ia berhasil meraih podium juara di kelas R25 Pro.
Prestasinya yang baru saja mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang menjadi juara dunia di ajang World Supersport 300, terasa begitu hangat di gelaran ini.
Baca Juga: Aksi Aldi Satya Mahendra di Sirkuit Mandalika: Bukti Mental Juara Dunia
Sebagai bentuk apresiasi, pihak pengelola Sirkuit Mandalika, MGPA, memasang foto Aldi sebagai simbol prestasinya di level dunia.
Prosesi ini dilakukan bersamaan dengan sesi awarding bLU cRU Yamaha Sunday Race 2024.
Tak hanya balapan, Aldi juga menyempatkan diri untuk meet and greet bersama para rider muda di kelas Idemitsu bLU cRU R15 Junior Pro.
Ia membagikan kisah perjalanan karirnya, mulai dari awal hingga berhasil menembus kancah dunia, memberikan inspirasi bagi generasi penerus.
Sesi tanya jawab pun berlangsung akrab, memberikan kesempatan bagi pembalap muda untuk belajar langsung dari seorang juara dunia.
Dalam kelas R25 Pro, Rey Ratukore, meski tengah dalam masa pemulihan cedera pergelangan kaki, sukses mempertahankan gelar juara umum yang ia pegang selama beberapa tahun terakhir.
"Persaingan di kelas R25 Pro sangat keras karena banyak pembalap-pembalap muda. Saya harus berlatih keras. Walaupun saat ini masih dalam penyembuhan cedera pergelangan kaki, tetapi saya dapat mempertahankan gelar juara umum R25 Pro yang saya raih dalam beberapa tahun belakangan," ujarnya.
Untuk kategori Idemitsu bLU cRU R15 Junior Pro, Fadil Algassani (GHP RS) berhasil merebut juara umum. Pembalap muda asal Yogyakarta ini dilatih oleh Galang Hendra Pratama.
"Selain mengikuti bLU cRU Yamaha Sunday Race 2024, saya juga sering mengajaknya mengikuti Track Day di Mandalika. Langkah evaluasi terus kita lakukan untuk mempertajam waktu dan race pacenya," ungkap Galang, yang juga meraih podium juara di race 1 R25 Pro final.
"Saya sangat senang menjuarai kelas Idemitsu bLU cRU R15 Junior Pro. Jalannya balapan sangat seru, saya optimis di trek jadi ikut bantu saat balapan. Terimakasih Yamaha, jadi bagian di kelas ini menambah pengalaman saya untuk terus maju ke depan raih prestasi," tambahnya.
Keseruan balapan juga terasa di kelas-kelas komunitas. Acara bLU cRU Yamaha Sunday Race ini menjadi wadah bagi komunitas untuk menyalurkan passion balap mereka di sirkuit resmi.
Event ini juga menarik banyak tim komunitas baru yang ikut serta dan diperkirakan akan kembali di tahun mendatang.
Tidak kalah menarik, balapan ini juga diikuti oleh 17 pembalap dari SMK binaan Yamaha, yang berhasil merebut 10 podium di kelas-kelas komunitas seperti R15 Comm A, R15 Comm B, dan lainnya. Mereka merupakan hasil binaan dari berbagai SMK yang bekerjasama dengan Yamaha Indonesia.
Acara ini didukung oleh sponsor seperti Idemitsu, Yamalube, IRC Tire, KYB, GS Astra, Pirelli, dan lainnya. Gelaran bLU cRU Yamaha Sunday Race 2024 ini membuktikan bahwa ajang balap tak hanya untuk para profesional, namun juga sebagai wadah bagi komunitas dan pembalap muda yang ingin mengasah kemampuan di trek resmi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung