Senin, 03 MARET 2025 • 13:48 WIB

Perjuangan Pembalap Muda Indonesia di IATC 2025: Nyaris Podium hingga Drama Jatuh

Author

Badly tampil impresif dengan menembus posisi lima besar sebelum akhirnya finis di posisi keenam.

INDOZONE.ID - Para pembalap muda Indonesia yang dibina oleh PT Astra Honda Motor (AHM) menunjukkan kegigihan mereka di putaran pertama Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2025.

Meski menghadapi berbagai tantangan, mereka tetap tampil kompetitif di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, akhir pekan lalu (1-2 Maret 2025).

M Badly Ayatullah menjadi salah satu sorotan dalam balapan ini. Memulai dari luar 10 besar, ia berhasil melesat ke depan dan bahkan sempat memimpin beberapa lap sebelum mengalami insiden jatuh.

Sementara itu, Nelson Cairoli Ardheniansyah tampil konsisten dan berhasil mengamankan posisi ketujuh di klasemen sementara.

Pada race pertama, yang digelar Sabtu (1/3/2025), drama langsung terjadi.

Balapan harus dihentikan sementara akibat kecelakaan di tikungan sembilan, yang melibatkan beberapa pebalap, termasuk Davino Britani dan Alvaro Hetta Mahendra. Setelah jeda 30 menit, balapan kembali dimulai dengan format 10 lap.

Badly tampil impresif dengan menembus posisi lima besar sebelum akhirnya finis di posisi keenam.

Nelson juga menunjukkan performa apik dengan menyelesaikan balapan di posisi delapan.

Baca Juga: Hasil MotoGP Thailand 2025, Marc Marquez Menang hingga Pimpin Klasemen Sementara!

Race Kedua: Nyaris Podium, Tapi Takdir Berkata Lain

Race kedua, yang berlangsung Minggu (2/3/2025), semakin menegangkan.

Badly tampil agresif sejak awal, melewati 10 pembalap sekaligus untuk langsung bersaing di barisan terdepan. Aksi saling overtake terjadi sepanjang balapan.

Namun, di lap kesembilan, Davino mengalami kendala setelah sempat jatuh, membuatnya harus mengakhiri balapan lebih awal.

Ketika balapan menyisakan dua lap, Badly masih bertahan di zona podium. Sayangnya, nasib berkata lain. Ia mengalami low side dan gagal menyelesaikan balapan.

Poin podium yang sudah di depan mata pun sirna. Di sisi lain, Nelson mampu mempertahankan kecepatannya dan finis di posisi ketujuh, sementara Alvaro mengakhiri balapan di urutan ke-16.

Baca Juga: Pembalap Moto2 Indonesia Mario Aji Cetak Rekor Baru, Pertama Kali Masuk Q2 Sepanjang Sejarah

Evaluasi dan Harapan ke Depan

Meski belum berhasil naik podium, para pebalap tetap mendapatkan poin penting. Nelson saat ini mengoleksi 18 poin dan berada di posisi ketujuh klasemen sementara. Sementara itu, Badly mengumpulkan 10 poin dan menempati peringkat ke-11.

“Saya sangat percaya diri di Thailand ini. Meskipun tidak mendapat hasil kualifikasi yang bagus, saya tetap yakin bisa bersaing di top group. Sayang pada race pertama, peluang podium lepas karena saya membuat sedikit kesalahan di tikungan terakhir. Sementara di race 2, saya sedang dalam posisi bersaing di posisi pertama, tapi saya low side dan membuyarkan kemenangan yang sudah di depan mata. Saya akan berusaha lebih baik lagi di balapan berikutnya,” ujar Badly.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, mengapresiasi mentalitas para pebalap muda ini.

“Perjuangan para pebalap muda binaan kami di putaran pertama IATC 2025 merupakan awal yang bagus dalam persaingan di lintasan balap Asia. Kami optimis dengan modal mentalitas yang kuat dan semangat Satu Hati, mereka dapat menorehkan prestasi yang semakin membanggakan pada balapan-balapan berikutnya,” katanya.

Putaran kedua IATC 2025 akan berlangsung di Lusail International Circuit, Qatar, pada bulan April mendatang.

Perjuangan mereka masih panjang, dan dukungan dari para pecinta balap tanah air tentu akan menjadi dorongan besar bagi para pembalap muda ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: AHM

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU