Arda Guler saat bermain di Real Madrid. (REUTERS/Stephanie Lecocq)
INDOZONE.ID - Real Madrid akan menghadapi Juventus pada babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025, Rabu, 2 Juli 2025 pukul 02.00 WIB.
Di tengah persiapan menuju pertandingan ini, nama Arda Guler mulai menjadi perhatian. Guler yang dijuluki “Messi dari Turki” ini perlahan namun pasti mengukuhkan dirinya sebagai pemain penting di bawah kepemimpinan pelatih anyar, Xabi Alonso.
Musim ini bisa jadi menjadi titik balik bagi Guler. Setelah sempat kesulitan mendapatkan menit bermain bersama Carlo Ancelotti musim lalu, kini gelandang berusia 20 tahun itu mulai menemukan ritme permainan terbaiknya di Real Madrid.
Arda Guler datang ke Real Madrid dari Fenerbahce dengan status wonderkid. Ia langsung menunjukkan kualitasnya di musim debut dengan mencetak enam gol dari hanya 10 laga La Liga dan berkontribusi membawa Los Blancos meraih gelar juara.
Tak hanya bersinar di level klub, Guler juga tampil memukau bersama Timnas Turki di EURO 2024. Gol spektakulernya ke gawang Georgia dari jarak 25 yard menjadi salah satu momen ikonik turnamen tersebut.
Baca juga: Arda Guler Jadi MVP Pada Laga Turki VS Georgia di Euro 2024
Namanya pun semakin harum yang langsung disejajarkan dengan bintang Real Madrid lainnya seperti Vinicius Jr., Eduardo Camavinga, hingga Fede Valverde.
Namun, musim 2024/2025 justru menjadi ujian berat. Di bawah Ancelotti, Guler lebih sering duduk di bangku cadangan. Ia bahkan tidak dimainkan saat Madrid tersingkir dari Arsenal di babak perempat final Liga Champions.
Sepanjang musim, ia hanya mencatatkan kurang dari 1.800 menit bermain, jumlah yang sangat minim untuk pemain dengan potensi sebesar dirinya.
Xabi Alonso saat melatih di Real Madrid. (REUTERS/Hannah Mckay)
Datangnya Xabi Alonso ke kursi pelatih mengubah nasib Arda Guler. Alonso langsung melihat potensi dalam diri Guler dan memberikan kepercayaan kepadanya dalam dua pertandingan terakhir fase grup Piala Dunia Antarklub melawan Pachuca dan RB Salzburg.
Guler menjawab kepercayaan itu dengan penampilan yang mengesankan. Ia mencetak satu gol ke gawang Pachuca dan menjadi pemain dengan jumlah operan terbanyak saat menghadapi Salzburg.
Baca juga: Disebut Mirip Steven Gerrard, Fede Valverde Dipuji Xabi Alonso Setinggi Langit
Di dua laga itu, Alonso justru mencadangkan nama-nama senior seperti Luka Modric, Brahim Diaz, dan Dani Ceballos.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Global Herald