Lamine Yamal saat menjuarai Copa del Rey di Barcelona. (REUTERS/Borja Suarez)
INDOZONE.ID - Lamine Yamal baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-18. Di momen spesial tersebut, ia juga menandatangani perpanjangan kontrak bersama FC Barcelona.
Namun, kebahagiaan itu berubah menjadi kontroversi usai pesta ulang tahunnya menuai kritik keras dari publik dan organisasi disabilitas.
Yamal diketahui mempekerjakan orang-orang dengan kondisi dwarfisme (kerdil) sebagai penghibur di acara pesta ulang tahunnya tersebut.
Hal tersebut langsung mendapat kecaman karena dianggap tidak sensitif terhadap penyandang disabilitas, dan menghiraukan pandangan diskriminatif yang selama ini ingin dihapuskan.
Baca juga: Lamine Yamal Klarifikasi Status Hubungan usai Liburan Bareng Model Dewasa Berusia 29 Tahun
Asosiasi Orang dengan Achondroplasia dan Gangguan Tulang Lainnya (ADEE), yang merupakan bagian dari Konfederasi Spanyol untuk Penyandang Disabilitas Fisik dan Organik (COCEMFE), mengeluarkan pernyataan resmi atas tindakan Yamal.
Mereka menilai tindakan itu sebagai sesuatu yang tidak pantas, dan harus ditindaklanjuti secara hukum.
“Kami menganggap ini sebagai tindakan yang tidak bisa ditoleransi. Penggunaan orang dengan dwarfisme sebagai hiburan hanya mempermalukan dan merendahkan martabat mereka,” ujar Carolina Puente, Presiden ADEE, dalam pernyataan resminya.
Puente juga menegaskan, sebagai figur publik, Yamal memiliki tanggung jawab sosial yang besar. Aksi seperti ini, menurutnya, bisa memberi contoh buruk bagi masyarakat, terutama kalangan muda.
“Saat seseorang yang punya pengaruh sosial melakukannya, dampaknya lebih besar, terutama bagi generasi muda. Ini menyampaikan pesan yang keliru bahwa diskriminasi bisa diterima,” tambahnya.
Organisasi tersebut juga mengajak para penyandang dwarfisme dan gangguan skeletal lainnya untuk tidak tinggal diam.
Mereka membuka ruang bagi siapa pun yang ingin menyuarakan hak dan mencari perlindungan hukum melalui jalur asosiasi.
ADEE menegaskan, tindakan Yamal berpotensi melanggar Undang-undang Umum tentang Hak Penyandang Disabilitas di Spanyol.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Marca