Lucas Chevalier saat juara UEFA Super Cup bersama PSG. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)
INDOZONE.ID - Lucas Chevalier langsung mencuri perhatian setelah menjalani debut yang mengesankan sebagai kiper utama Paris Saint-Germain (PSG).
Dalam laga UEFA Super Cup melawan Tottenham Hotspur, Rabu (13/8/2025), pemain berusia 23 tahun itu berperan besar membawa PSG meraih kemenangan dramatis lewat adu penalti.
Baca juga: Kalahkan Tottenham Hotspur di Adu Penalti, PSG Berhasil Keluar Sebagai Juara UEFA Super Cup 2025
Sebelumnya, Chevalier membela Lille dan baru resmi bergabung dengan PSG pada Minggu (10/8/2025).
Namanya menjadi bahan pembicaraan setelah Luis Enrique, manajer PSG, memutuskan untuk mencoret Gianluigi Donnarumma dari skuad dan memaksa kiper asal Italia itu mencari klub baru.
Meski baru bergabung, Chevalier tampil percaya diri di bawah mistar PSG.
Ia melakukan beberapa penyelamatan penting, termasuk aksi heroik menepis tendangan Micky van de Ven di babak adu penalti. Aksi ini menjadi salah satu momen kunci yang memastikan PSG menang 4-3 dan mengangkat trofi UEFA Super Cup.
“Kami mengandalkan Lucas. Dia memang baru datang, tapi ini waktunya untuk menunjukkan kemampuan. Kami sangat senang dia berhasil,” ujar Luis Enrique kepada wartawan usai pertandingan.
Baca juga: Donnarumma Siap Tempuh Jalur Hukum ke PSG Usai Dicoret untuk Piala Super Eropa 2025
Luis Enrique menambahkan bahwa bermain di PSG berarti harus siap menghadapi tekanan.
Menurutnya, Chevalier adalah kiper kelas dunia yang mampu menjalankan tugas dengan baik, dan keberhasilannya ini menjadi sambutan sempurna bagi kariernya di klub dengan hadiah berupa juara UEFA Super Cup.
Luis Enrique berbicara dengan Lucas Chevalier di PSG. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)
“Semua orang membicarakan hal itu. Posisi Chevalier tidak mudah, tapi dia menunjukkan karakter yang luar biasa,” ucap Enrique.
Ousmane Dembele, rekan setim Chevalier, juga memuji penampilan sang kiper.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters