Alexander Isak saat bermain di Newcastle. (Action Images via Reuters/Lee Smith)
INDOZONE.ID - Nama Alexander Isak menjadi salah satu topik panas dalam bursa transfer musim panas ini.
Striker asal Swedia berusia 25 tahun itu dikabarkan ingin meninggalkan Newcastle United untuk bergabung dengan Liverpool.
Sejak awal bursa transfer, Isak sudah menyampaikan keinginannya kepada klub untuk pindah, namun Newcastle memilih menolak tawaran besar dari Liverpool yang mencapai £110 juta.
Keinginan Isak hengkang semakin terlihat jelas setelah ia memutuskan mogok latihan. Sang striker bahkan menolak bermain untuk Newcastle, termasuk saat laga melawan Aston Villa pekan lalu.
Aksi ini membuatnya mendapat sanksi denda setara dua pekan gajinya. Dalam pernyataannya awal pekan ini, Isak menuding manajemen Newcastle ingkar janji terkait masa depannya.
Baca juga: Alexander Isak Tuding Newcastle Ingkar Janji, Isyaratkan Ingin Hengkang
Alexander Isak berlatih sendiri di Newcastle United. (Dok. Newcastle United)
Di tengah situasi rumit ini, Troy Deeney muncul dengan saran yang cukup ekstrem.
Ia menyebut Isak bisa melakukan cara serupa dengan yang pernah ia lakukan saat memaksa pindah dari Walsall ke Watford pada 2010 silam.
“Secara pribadi, agen saya dulu berkata, ‘Kamu harus membuat keributan. Ikut latihan seperti biasa, tapi ketika bola datang, kamu rusak permainannya. Jangan biarkan orang lain tahu, tapi buat sesi latihan jadi kacau.’" tulis Deeney di kolomnya untuk The Sun.
"Itu sulit, karena kamu akan merasa bersalah, tapi pada akhirnya kamu melakukannya demi diri sendiri,” tambahnya.
Lebih lanjut, Deeney menilai bahwa Isak kini menghadapi situasi yang bisa mengubah arah kariernya.
Dari Newcastle, Isak memiliki kesempatan untuk bergabung dengan Liverpool, salah satu klub terbesar di dunia. Menurutnya, jika transfer ini terwujud, Isak berpeluang meraih gelar-gelar bergengsi bersama The Reds.
Baca juga: Komentar Newcastle United Soal Tudingan Alexander Isak: Kami Sangat Kecewa!
Meski tekanan terus meningkat, Newcastle masih enggan melepas Isak.
Klub hanya akan mempertimbangkan menjualnya jika berhasil mendapatkan striker pengganti yang sesuai target.
Hingga kini, manajemen tetap berusaha mempertahankan penyerang andalannya tersebut, meskipun sang pemain sudah menunjukkan keinginan untuk hengkang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Sun, Daily Mail UK