Miliano Jonathans memegang bendera merah putih. (Instagram/@fc_utrecht)
INDOZONE.ID - Penyerang FC Utrecht, Miliano Jonathans, mengungkapkan rasa antusiasnya untuk segera bermain di depan pendukung Timnas Indonesia.
Namun, proses naturalisasi pemain berusia 20 tahun itu belum sepenuhnya selesai. Saat ini, ia masih menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto.
Lalu, ia juga harus melakukan sumpah kewarganegaraan, sebelum resmi menjadi Warga Negara Indonesia, dan bisa memperkuat Timnas Indonesia di pertandingan resmi FIFA.
Meskipun status naturalisasinya belum tuntas, Miliano sudah mendapat gambaran tentang bagaimana meriahnya atmosfer sepak bola di Indonesia.
Cerita itu ia dengar langsung dari sang ayah, Dennis Jonathans, yang pernah menonton pertandingan Timnas Indonesia beberapa waktu lalu.
Baca juga: DPR RI Setujui Naturalisasi Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra, Erick Thohir Apresiasi
“Ayah saya menonton pertandingan Timnas Indonesia beberapa bulan lalu dan pulang dengan penuh semangat,” ujar Miliano, dikutip dari laman resmi FC Utrecht.
“Dia menggambarkan suasana di stadion begitu meriah dan tidak bisa dibandingkan dengan atmosfer di Belanda. Itu membuat saya semakin penasaran,” tambahnya.
Pengalaman ayahnya tersebut semakin membangkitkan rasa penasaran Miliano, untuk segera merasakan dukungan langsung suporter Timnas Indonesia.
Ia berpeluang melakukan debut pada September 2025 ketika Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, dalam agenda FIFA Matchday.
Baca juga: Justin Kluivert Terpesona dengan Fanatisme Suporter Timnas Indonesia
Miliano bahkan sudah dipanggil Patrick Kluivert untuk masuk dalam Skuad Garuda.
Ia mengaku sangat menantikan momen tersebut, sekaligus ingin membuktikan dirinya bisa berkontribusi membantu Timnas Indonesia bersaing di level internasional, termasuk dalam perjalanan menuju Piala Dunia 2026.
“Saya benar-benar menantikan momen bertemu para pendukung di Surabaya dan melihat bagaimana sambutannya,” ucapnya penuh semangat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Fcutrecht.nl