Ruben Amorim saat melatih di Manchester United. (REUTERS/Phil Noble)
INDOZONE.ID - Mantan kapten Manchester United, Wayne Rooney, menilai kondisi mantan klubnya semakin memburuk sejak ditangani Ruben Amorim.
Amorim resmi ditunjuk pada 1 November tahun lalu, untuk menggantikan Erik ten Hag yang dipecat.
Namun, setelah lebih dari 10 bulan bekerja, manajer asal Portugal itu dianggap belum mampu memberikan perubahan positif bagi Setan Merah.
Baca juga: Sempat Kalah Dua Kali Beruntun, Manchester City Ngamuk di Derby Manchester
Kritik dari Rooney muncul, setelah Manchester United menelan kekalahan telak 3-0 dari Manchester City dalam Derby Manchester di Etihad Stadium, Minggu (14/9/2025).
Kekalahan itu bukan hanya soal skor, tapi juga karena banyak suporter United terlihat meninggalkan stadion lebih cepat, sebagai tanda kekecewaan mendalam.
“Saya selalu ingin mendukung manajer dan para pemain, tapi sulit untuk mengatakan kita melihat perkembangan. Sejauh ini tidak ada hal yang menjanjikan untuk masa depan,” kata Rooney di acara The Wayne Rooney Show.
Rooney menjelaskan, pada akhir pertandingan dirinya melihat banyak suporter Manchester United meninggalkan Etihad Stadium.
Ia menilai meskipun sempat terdengar dukungan terhadap Ruben Amorim, kenyataannya kekecewaan fans jauh lebih besar hingga memilih meninggalkan pertandingan sebelum peluit panjang berbunyi.
Menurut Rooney, reaksi tersebut menunjukkan betapa dalam rasa kecewa fans terhadap performa tim.
Ia juga menambahkan, sulit membayangkan kondisi ini bisa terus berlanjut tanpa adanya perubahan di tubuh Manchester United.
Sebagai legenda klub, Rooney juga mempertanyakan pola permainan yang diterapkan Ruben Amorim.
Ia menyoroti, minimnya tanda-tanda perkembangan yang bisa membawa tim ke arah lebih baik, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Wayne Rooney Show