Pemandangan di luar stadion Old Trafford (REUTERS/Phil Noble)
INDOZONE.ID - Manajer Chelsea, Enzo Maresca, kembali berhadapan dengan pertandingan yang diprediksi sulit saat timnya bertandang ke markas Manchester United.
Old Trafford masih menjadi stadion yang sulit ditaklukkan, mengingat Chelsea tidak pernah meraih kemenangan di sana selama 12 tahun terakhir.
Terakhir kali Chelsea pulang dengan tiga poin dari Old Trafford terjadi pada Mei 2013 lewat gol Juan Mata. Sejak itu, laga antara kedua tim kerap berakhir dengan hasil imbang.
Bahkan, laga Chelsea melawan Manchester United memegang rekor sebagai pertandingan dengan jumlah seri terbanyak dalam sejarah Premier League, yakni 27 kali.
Baca juga: Salah Ambil Keputusan, PGMOL Coret Wasit VAR Usai Anulir Gol Fulham Saat Melawan Chelsea
Menjelang pertandingan ini, Chelsea berada di posisi kelima klasemen sementara Premier League. Mereka berharap bisa memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi lima pertandingan beruntun.
Di sisi lain, Manchester United justru masih terseok di papan bawah dengan menempati peringkat ke-14.
Tim asuhan Ruben Amorim baru meraih satu kemenangan dari awal musim dan baru saja menelan kekalahan telak 3-0 dari Manchester City akhir pekan lalu.
Baca juga: Kalah di Derby Manchester & Tersingkir dari Piala Carabao, MU Tegaskan Tidak Akan Pecat Ruben Amorim
Meski begitu, Maresca menegaskan bahwa Old Trafford tidak pernah mudah bagi tim tamu.
“Bermain di Old Trafford selalu sulit. Tahun lalu, tahun depan, atau sekarang, tetap saja sulit,” kata Maresca kepada wartawan menjelang pertandingan pada Sabtu (20/9/2025).
“Beberapa pertandingan United musim ini tidak mencerminkan hasil sebenarnya. Bahkan saat melawan Manchester City, mereka sempat menguasai jalannya pertandingan. Jadi, tidak diragukan lagi ini akan menjadi laga yang berat,” tambahnya.
Maresca menilai, meskipun Manchester United sedang terpuruk, kondisi tersebut justru bisa membuat mereka tampil lebih berbahaya.
Ia menekankan bahwa tim yang tengah berada dalam tekanan biasanya memiliki motivasi untuk bangkit di pertandingan berikutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters